Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Aliansi Bali Lawan Covid-19 Pasang Water Dispenser Untuk Masyarakat

Bali Tribune / Aliansi Bali Lawan Covid 19 pasang water dispenset di sejumlah titik yang kerap menjadi pusat aktifitas masyarakat Bali di Denpasar, Sabtu (28/9).
balitribune.co.id | Denpasar - Aliansi Bali Lawan Covid 19 yang terdiri dari PMKRI Cabang Denpasar, PD KMHDI Bali, GADA Bali, Narmada Bali, Permata Universitas Warmadewa, BEM Universitas Ngurah Rai, KMK Universitas Warmadewa, KMK Dwijendra, Rumah Pelangi, Duta Hijau Bali dan sejumlah Stekholders melakukan pemasangan water dispenser di sejumlah titik yang kerap menjadi pusat aktifitas masyarakat Bali di Denpasar, Sabtu (28/9). Pemasangan water dispenser ini dilakukan dengan tujuan untuk memudahkan masyarakat untuk menjangkau tempat untuk membersihkan tangan, guna melawan Covid 19.
 
Koordinator Aliansi Bali Lawan Covid 19, Endang Astuti Bunga mengatakan, penyebaran virus corona di Indonesia semakin mengkhawatirkan. Hari Sabtu (28/03) terjadinya peningkatan kasus positif sebanyak 1155, pasien sembuh 55 dan meninggal dunia 102 orang. Menurutnya, Covid 19 merupakan masalah yang harus diselesaikan bersama, sehingga partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan.
 
Selain mengikuti protokol penanganan Covid-19 oleh pemerintah, masyarakat juga harus bergerak, salah satunya adalah dengan menjaga pola hidup bersih, secara khusus rajin mencuci tangan, apalagi selepas melakukan kegiatan.
 
Masyarakat Bali diimbau tetap menjaga komitmen bersama untuk melawan Covid 19, dengan menerapkan pola hidup sehat serta rajin mencuci tangan. "Sekitar 98 persen penyebaran penyakit bersumber dari tangan. Mencuci tangan hingga bersih menggunakan sabun dan air mengalir efektif membunuh kuman, dan virus, termasuk virus Corona," ungkapnya.
 
Sejumlah titik strategis yang dipasang water dispenser, seperti di Pasar Badung, Jalan Gajah Mada, Jalan Akasia, Pasar Kreneng, Jalan Jaya Giri, Jalan Akasia, Jalan Thamrin, Desa Mambal dan PMKRI. Masyarakat yang jauh dari jangkauan tempat mencuci tangan dapat mencuci tangan ditempat tersebut. "Masyarakat yang sedang lewat atau sedang beraktifitas dapat mencuci tangan dengan water dispenser yang kami sediakan ini. Setelah itu dapat melanjutkan aktifitasnya. Kita juga sediakan dengan sabun cuci tangan," jelas Endang.
 
Humas Aliansi Bali Lawan Covid 19, Rofinus Bou mengimbau masyarakat agar dalam kondisi seperti sekarang ini selayaknya bersikap solider antara satu dengan yang lainnya. Warga bantu warga, lakukan satu dua hal yang dapat berguna buat lingkungan sekitarnya dalam menangkal Covid 19. Gerakan ini mengusung ide #wargabantuwarga#. "Aliansi Bali Lawan Covid 19 dengan segala keterbatasannya memberikan kontribusi buat warga Bali dengan memasang water dispenser di tempat - tempat yang strategis untuk digunakan warga," ujarnya.
 
Rofin juga meminta pemerintah Provinsi Bali dengan seluruh kelengkapannya dapat membuat water dispenser yang lebih bagus, diletakan ditempat - tempat yang strategis untuk dapat digunakan masyarakat Bali. Menariknya adalah bahan - bahan yang digunakan oleh Aliansi Bali Lawan Covid 19 dalam pembuatan water dispenser adalah ember cat ukuran sedang yang dipasang pipa air. 
 
Sementara stakeholder, Veronika Karundeng mengingatkan masyarakat untuk menjaga kebersihan dan juga menghimbau agar masyarakat yang berkelebihan bisa membantu masyarakat yang lainnya. "Selain tetap di rumah, masyarakat juga harus tetap menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Dan untuk yang berkelebihan, bisa membantu warga yang lainnya. Sekarang warga bantu warga," imbuhnya. 
wartawan
Bernard MB
Category

Warga Sukawati Geger! Ular Sanca 5 Meter Masuk Rumah Warga

balitribune.co.id | Gianyar - Musim hujan, giliran tamu tak diundang berupa hewan liar mengusik kenyamanan warga. Kali ini ular besar gegerkan keluarga I Wayan Balik Eka Putra,  warga Gang Angsa Utara, Banjar Tangkuban, Desa Batuyang, Kecamatan Sukawati. Lantaran ukurannya sangat besar, warga pun melapor ke petugas Damkar Gianyar, Senin (12/1) dini hari.

Baca Selengkapnya icon click

Giliran PHDI Pusat Tegaskan Pakem Nyepi: Tawur Saat Tilem Kesanga, Nyepi Esok Hari

balitribune.co.id | Denpasar - Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat menegaskan kembali pakem pelaksanaan Hari Suci Nyepi. Melalui Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Universitas Hindu Indonesia (UNHI), Denpasar, Minggu (11/1), Sabha Pandita PHDI Pusat menyimpulkan bahwa upacara Tawur Kesanga dilaksanakan pada Tilem Sasih Kesanga, sementara Hari Raya Nyepi jatuh keesokan harinya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tak Kantongi PBG, Satpol PP Badung Stop Puluhan Proyek Vila di Kerobokan Kelod

balitribune.co.id | Mangupura - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung menghentikan sementara pembangunan puluhan vila di wilayah Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung.

Proyek akomodasi pariwisata tersebut diduga belum mengantongi perizinan lengkap, khususnya Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Baca Selengkapnya icon click

Terseret Arus 25 KM, Jenazah Petani Banyuwangi Ditemukan Mengapung di Perairan Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Misteri penemuan sesosok jenazah laki-laki tanpa identitas yang mengambang di Perairan Pengambengan, Kabupaten Jembrana, Bali, akhirnya terungkap. Pengungkapan identitas ini sekaligus mengakhiri pencarian panjang dan penuh kecemasan yang dialami keluarga korban di Banyuwangi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jadi Tersangka Menghilangkan Arsip Negara, Made Daging Juga Dilaporkan Pemalsuan Surat ke Polda Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Setelah menyandang status tersangka atas dugaan penyalahgunaan wewenang jabatan, Kepala Kanwil  Pertanahan Provinsi Bali, I Made Daging, A.Ptnh, MH kembali dilaporkan ke Polda Bali dengan tuduhan pemalsuan surat saat ia menjabat sebagai Kepala Pertanahan Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Bali, Sepi Tapi Rindu

balitribune.co.id | Sebagai destinasi wisata dunia, Bali akan selalu menjadi perhatian semua orang, apa yang terjadi di Bali, seketika menjadi isu yang hangat dibicarakan, baik di level lokal maupun di level internasional, misalnya soal sampah, macet, dan banjir, ketiganya menjadi topik perbincangan global yang hangat, dan hal-hal semacam itu dianggap menjadi penyebab turunnya pamor Bali di mata wisatawan, mereka enggan ke Bali karena tidak nyaman dan f

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.