Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Amankan Nataru, Polres Jembrana Kerahkan 549 Personel

RAKOR – Rapat Koordinasi di Mapolres Jembrana terkait pengamanan Natal dan Tahun Baru 2019 dimana Polres Jembrana menyiagakan 549 personelnya.

 BALI TRIBUNE - Polres Jembrana akan mengerahkan 549 personel untuk pengamanan Hari Raya Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 (Nataru) di wilayah hukum Polres Jembrana. Selain itu, untuk mengatensi peningkatan arus lalu lintas saat masa angkutan Nataru nanti, sebanyak 6 Pos Pengamanan (Pos Pam) juga akan dibangun di sepanjang Jalur Denpasar-Gilimanuk, di Kabupaten Jembrana. Demikian terungkap saat Rapat Koordinasi (Rakor) Pengamanan Nataru dipimpin langsung Kapolres Jembrana, AKBP Budi P Saragih, di Ruang Pertemuan Utama (Rupatama) Mapolres Jembrana, Jumat (14/12). Rakor diikuti sejumlah instansi dan lembaga terkait, seperti Pemkab Jembrana, Kodim 1671/Jembrana, Musyawarah Pelayanan Antar Gereja (MPAG), Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP), Batalyon C Brimob Gilimanuk serta PT ASDP Unit Pelabuhan Gilimanuk. Kapolres AKBP Budi P Saragih mengatakan, selain rakor dengan sejumlah instansi terkait yang bertujuan menyamakan persepsi dan menjalankan sinergitas sehingga perayaan Nataru dapat berjalan dengan aman dan lancar, dalam pengamanan Nataru juga akan digelar Operasi Lilin Agung. Operasi di pengujung tahun 2018 ini akan digelar serentak se-Indonesia selama dua pekan mulai Jumat (21/12/2018) hingga Selasa (1/1/2019) mendatang.  Sebelum dilaksanakan Operasi Lilin Agung, Polres Jembrana juga akan menggelar Apel Gelar Pasukan pada Kamis (20/12) nanti. Pihaknya memastikan sebanyak 549 personel dari Polres Jembrana akan disiapkan untuk pengamanan Nataru tahun ini. Personel kepolisian itu nantinya dibagi untuk disiagakan di lapangan maupun standby di masing-masing Mako. Melihat pengalaman pada Nataru tahun-tahun sebelumnya, yakni peningkatan kunjungan wisatawan domestik ke Bali melalui jalur penyeberangan Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk, pihaknya juga telah mengantisipasinya. Polres Jembrana, menurutnya, juga akan membuat pos pengamanan, pos terpadu dan pos pelayanan. Sebanyak 6 Pos Pam akan dibuat di Jalur Nasional Denpasar Gilimanuk masing-masing 1 Pos Pam di Kecamatan Pekutatan, 1 Pos Pam di Kecamatan Mendoyo, 2 Pos Pam di wilayah Kota Negara yang meliputi Kecamatan Jembrana dan Kecamatan Negara dan 2 Pos Pam di Kecamatan Melaya.  Selain pembuatan Pos Pam, khusus untuk di Gilimanuk juga akan dibuat 1 Pos Terpadu dan 1 Pos Pelayanan. Ia mengatakan, seluruh pos yang dibetuk akan diisi personel kepolisian. “Di pos-pos itu akan ditempati personel yang dilibatkan dalam Ops Lilin Agung 2018,” ujarnya menambahkan. Bahkan ia menilai Nataru yang juga berdekatan dengan pelaksanaan Hari Raya Galungan serta juga bertepatan jatuh saat Operasi Lilin Agung perlu mendapat perhatian ekstra bersama seluruh stakeholder terkait sehingga berjalan dengan aman dan lancar. “Pengamanan, termasuk Jalur Denpasar-Gilimanuk. Karena jalan jalur utama sudah banyak yang rusak agar menjadi perhatian kita, untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas,” tandasnya.

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.