Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Anggaran Minim, Bangli Hanya Ikut 10 Materi PKB

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Bangli, I Wayan Dirgayusa.
Bali Tribune / Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Bangli, I Wayan Dirgayusa.

balitribune.co.id I Bangli - Anggaran yang disediakan untuk mengikuti event Pesta Kesenian Bali (PKB) 2026 sangat minim. Keterbatasan anggaran tersebut menyebabkan Kabupaten Bangli tidak bisa mengikuti seluruh materi yang dipentaskan.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Bangli, Wayan Dirga Yusa saat dikonfirmasi terkait persiapan PKB mengatakan alokasi anggaran untuk keikutsertaan  pada PKB tahun ini sebesar Rp 1,6 miliar. Dari total jumlah anggaran yang tersedia Rp 500 juta merupakan bantuan dari provinsi dan Rp 1,1  miliar murni dari APBD Bangli.

Lanjut mantan Camat Kintamani ini, melihat ketersedian anggaran, maka pada PKB 2026 yang digelar Juni mendatang, Bangli hanya mampu mengikuti 10 dari total 16 materi. Adapun materi yang diikuti diantaranya Parade Gong Kebyar Dewasa, Parade Gong Kebyar Anak-anak, Parade Gong Kebyar Wanita, Parade Drama Gong, Lomba Tari Barong Ket, Lomba Gender Wayang, Pawai/Peed Aya, Lomba Baleganjur dan Lomba Taman Penasar serta Parade Busana Khas Kabupaten. “Untuk anggaran masing-masing berbeda yang paling besar biaya pementasan adalah untuk Parade Gong Kebyar Dewasa sebesar Rp 300 juta,” jelasnya, Kamis (6/5/2026).

Menurut Dirga, hampir setiap tahun persoalan anggaran membuat Kabupaten Bangli belum bisa mengirimkan peserta di semua materi PKB. “Jumlah materi yang diikuti tahun ini hampir sama dengan tahun-tahun sebelumnya,” ungkap Mantan Kadis Kominfosan  Bangli ini.

Meski demikian, Dirga berharap Bangli tetap bisa tampil optimal pada ajang seni tahunan tersebut. Kata Drga sekaa-sekaa seni yang tampil tahun ini merupakan formasi baru. Ia mencontohkan, untuk drama gong akan diwakili oleh sekaa dari Desa Adat Jelekungkang, gong kebyar dewasa diwakili oleh sekaa dari Desa Songan, baleganjur melibatkan sekaa dari Desa Batur. “Sekaa yang tampil sekarang banyak yang baru,” sebut pejabat asal Desa Demulih, Susut ini. 

Untuk menentukan perwakilan yang layak tampil, Disparbud Bangli melakukan seleksi sekaligus memastikan kesiapan SDM. Sekitar 550 pelaku seni yang akan turun di PKB tahun ini sudah berlatih secara intensif sejak pertengahan Januari 2026. ”Guna melihat sejauh mana  hasil dari latihan, kami rutin melakukan evaluasi dua minggu sekali,” kata Wayan Dirgayusa.

wartawan
SAM
Category

BLDF Tanam 5 Ribu Bibit Mangrove di Tahura Pemogan

balitribune.co.id I Denpasar - Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF) kembali melaksanakan penanaman bibit mangrove di kawasan Taman Hutan Raya Ngurah Rai, Pemogan, Bali, pada Rabu, 2 September 2026.

Kegiatan ini merupakan lanjutan dari upaya pelestarian yang telah dilakukan sebelumnya, sekaligus mempertegas komitmen BLDF dalam mendukung pemulihan dan pelestarian ekosistem pesisir Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Kebakaran di Jalan Nakula, 85 KK Kehilangan Rumah

balitribune.co.id I Denpasar - Kebakaran hebat yang terjadi di Jalan Nakula Pemecutan Kelod Denpasar menyisakan kesedihan bagi puluhan warga yang tinggal di lokasi. Dari catatan Dinas Sosial Kota Denpasar, baru terdata ada 85 KK yang terdampak dari musibah kebakaran tersebut. Hingga kini Dinsos Denpasar terus melakukan pendataan kepada warga yang terdampak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

10 Hari Hilang,  Dadong Geloh Ditemukan Meninggal di Jurang

balitribune.co.id I Gianyar -  Ni Wayan Geloh alias Dadong Geloh (78), warga Banjar Perean, Desa Pupuan, Kecamatan Tegallalang, ditemukan meninggal dunia setelah sekitar 10 hari dilaporkan hilang. Jasad korban ditemukan di dasar jurang sekitar 500 meter dari rumahnya, Selasa (1/9/2026) sore.

Penemuan korban mengakhiri pencarian yang dilakukan keluarga bersama aparat desa dan masyarakat sejak Geloh dilaporkan hilang pada 21 Agustus 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Ketua DPRD Bangli Desak Evaluasi Total Penataan PNS di Setiap OPD

balitribune.co.id | Bangli - Ketua DPRD Kabupaten Bangli, I Ketut Suastika, mendesak Pemerintah Kabupaten Bangli untuk segera mengevaluasi dan menata ulang pendistribusian Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Langkah ini dinilai mendesak agar penempatan pegawai benar-benar selaras dengan Analisis Beban Kerja (ABK) dan prioritas program pembangunan daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.