Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Anggaran Terbatas, Pemkab Buleleng Kejar Bantuan Kemenhub untuk Perhubungan

Bahas Pembangunan Perhubungan
Bali Tribune / BAHAS - Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra didampingi Wabup Gede Supriatna dan Ketua DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya di Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan membahas dukungan pembangunan sektor perhubungan, Kamis (1/10/2026). 

balitribune.co.id | Singaraja - Keterbatasan anggaran mulai membayangi ruang gerak Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam membenahi sektor perhubungan. Di tengah kondisi keuangan daerah yang mengalami defisit, Pemkab Buleleng memilih memperkuat lobi ke Pemerintah Pusat untuk mendapatkan dukungan pembangunan, termasuk perlengkapan keselamatan jalan dan armada angkutan siswa.

Upaya tersebut dilakukan Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bersama Wakil Bupati Gede Supriatna dan Ketua DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya serta pejabat Dinas Perhubungan Buleleng melalui audiensi dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Kamis (1/10/2026).

Pertemuan itu tidak berhenti pada agenda koordinasi. Pemkab Buleleng membawa sejumlah kebutuhan sektor perhubungan yang dinilai mendesak, terutama fasilitas yang berkaitan langsung dengan keselamatan dan pelayanan transportasi masyarakat. Di sisi lain, audiensi dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat menjadi bagian dari strategi Pemkab Buleleng untuk menutup keterbatasan yang tidak sepenuhnya mampu ditanggung melalui APBD akibat keterbatasan kemampuan fiskal daerah.

Ketua DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya mengatakan sektor perhubungan menjadi salah satu bidang yang terdampak kondisi keuangan daerah. Hal itu disampaikan setelah dirinya bersama Bupati, Wakil Bupati dan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Buleleng membahas kondisi anggaran serta program yang masih harus dipertahankan. "Intinya, beliau menyampaikan dengan kondisi defisit atau keuangan di Perhubungan saat ini, memang tidak banyak hal yang bisa dibantu," ungkap Ngurah Arya.

Kondisi tersebut membuat pemerintah daerah harus memilah program yang masih dapat dipertahankan. Di tengah keterbatasan tersebut, penyediaan armada angkutan bagi anak sekolah dipastikan tetap menjadi salah satu prioritas. Selain angkutan siswa secara umum, perhatian juga diarahkan kepada wilayah yang memiliki kawasan Sekolah Rakyat. Penyediaan armada dinilai penting agar persoalan transportasi tidak menjadi hambatan bagi anak-anak dalam mengakses pendidikan. “Kebijakan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa ketika kemampuan APBD terbatas, pemerintah daerah harus mencari skema dukungan lain untuk menjaga pelayanan publik tetap berjalan,” ujarnya.

Ngurah Arya menjelaskan, kendaraan yang nantinya diberikan untuk mendukung angkutan siswa akan diserahkan dan dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Buleleng. Skema tersebut sekaligus memastikan kendaraan menjadi aset daerah dan tetap dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan lain apabila suatu saat tidak lagi digunakan di kawasan Sekolah Rakyat. "Kenapa (armada) diberikan kepada kabupaten? Karena jika suatu saat nanti kendaraan itu sudah tidak dibutuhkan lagi di Sekolah Rakyat tersebut, itu akan otomatis menjadi inventaris milik Kabupaten," imbuh Ngurah Arya.

Bagi Buleleng, kata Arya, persoalan perhubungan kini bukan hanya soal membangun jalan. Infrastruktur keselamatan, ketersediaan transportasi bagi pelajar, hingga kemampuan daerah menjaga pelayanan publik menjadi satu rangkaian persoalan yang harus diselesaikan di tengah tekanan fiskal. “Dukungan pemerintah pusat tentu diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan perlengkapan jalan sekaligus menjaga program transportasi yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat,” tandasnya.

wartawan
CHA
Category

Dinkes Tabanan Gelar Cek Kesehatan Gratis, Hipertensi Jadi Temuan Terbanyak

balitribune.co.id | Tabanan - Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan melaksanakan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan tahun 2026. Program ini menyasar 40 perangkat daerah untuk mendorong deteksi dini penyakit tidak menular (PTM) serta meningkatkan kesadaran hidup sehat di lingkungan kerja. 

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Gagal Beroperasi, Pemkab Jembrana Usulkan Pencabutan Dua Perda BPR

balitribune.co.id | Negara - Pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Jembrana dipastikan batal terwujud. Setelah mangkrak dan tidak pernah terealisasi sejak regulasinya diterbitkan pada 2017 silam, eksekutif dan legislatif Kabupaten Jembrana kini resmi mengusulkan pencabutan dua produk hukum yang menjadi landasan hukumnya.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BI Bali Dorong UMKM Naik Kelas, Akses Pembiayaan Capai Rp5,8 Miliar

balitribune.co.id | Denpasar - Akses pembiayaan menjadi salah satu kunci bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan kapasitas usaha sekaligus memperluas pasar. Karena itu, sinergi antara pemerintah, perbankan, Bank Indonesia, dan pelaku usaha terus diperkuat agar kebutuhan pembiayaan UMKM dapat dipertemukan dengan sumber pendanaan yang tepat.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Resmi Diluncurkan, Gilimanuk Jadi Titik Utama Proyek PLTS 100 GWp

balitribune.co.id | Negara - Pemerintah resmi meluncurkan Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 gigawatt peak (GWp) sebagai salah satu langkah strategis mempercepat terwujudnya swasembada dan kedaulatan energi nasional. Peluncuran program tersebut ditandai dengan groundbreaking sejumlah proyek PLTS, termasuk di Gilimanuk, Bali, Selasa (25/8/2026).

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kemarau Melanda, Petani Tabanan Biarkan Sawah Menganggur

balitribune.co.id | Tabanan - Sejumlah petani di Kabupaten Tabanan terpaksa membiarkan sawah mereka menganggur atau bero akibat terpaan kemarau panjang yang memicu kekeringan.

Hal ini dilakukan sejumlah petani di beberapa subak lantaran seretnya pasokan air irigasi yang mengalir ke kawasan pertanian mereka. Hingga pertengahan Agustus 2026, fenomena tanah terbengkalai ini melanda puluhan hektare lahan di beberapa wilayah.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Pegadaian Cabang Rasanae Salurkan Bantuan Rp275 Juta untuk Pembangunan Jembatan Raba Sa’u Desa Mawu

balitribune.co.id | Bima - Harapan masyarakat Desa Mawu Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk memiliki akses jembatan yang lebih layak kembali mendapat perhatian. Melalui program Pegadaian Peduli, PT Pegadaian (Persero) Cabang Rasanae menyalurkan bantuan senilai Rp275 juta untuk mendukung pembangunan Jembatan Raba Sa’u, Desa Mawu. Pembangunan jembatan tersebut menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat setempat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.