Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Angin Puting Beliung Robohkan Pura Pengubengan

Bali Tribune/ ROBOH – Bangunan Pura Pengubengan Besakih rubuh akibat tiupan putting beliung, Minggu (20/10).
balitribune.co.id | Amlapura - Angin puting beliung menyapu wilayah Kecamatan Rendang sejak dua hari terakhir ini, Sabtu (19/10) dan Minggu (20/10). Akibatnya tiga bangunan rumah di Desa Temukus, Besakih, Rendang atapnya rusak parah. Tidak hanya itu, bangunan Pura Pengubengan, Besakih, ambruk dan nyaris rata dengan tanah akibat terjangan angin kencang.
 
Wayan Ngawit, salah satu prajuru di Pura Pengubengan di lokasi kejadian Minggu (20/10) menceritakan, pada Sabtu sore sekitar pukul 15.00 Wita, angin kencang sudah terjadi di puncak Gunung Agung. Bahkan saat itu abu vulkanik yang berada di puncak gunung beterbangan. 
 
“Waktu itu bahkan ada yang mengira kalau Gunung Agung meletus. Padahal itu cuman abu vulkanik yang diterbangkan oleh angin putting beliung,” kata Wayan Ngawit.
 
Ternyata angin tersebut tidak hanya memusar di puncak gunung, namun beberapa saat kemudian angin memusar tersebut dengan cepat bergerak turun ke lereng bawah. Hal ini membuat sejumlah warga yang tinggal di lereng Gunung Agung seperti di Desa Temukus panik. Dalam hitungan menit, atap rumah warga di desa ini porak poranda karena diterbangkan angina. Bahkan satu rumah tertimpa pohon tumbang hingga hancur. 
 
Beruntung tidak ada korban jiwa atau luka-luka dalam peristiwa ini, karena saat itu warga yang sudah melihat pergerakan angin memusar tersebut turun ke bawah ke desa mereka mengamankan diri.
 
“Waktu itu yang melihat langsung itu Buk Masni pedagang yang berjualan di warung. Nah, angin itu memusar kencang sekali dan langsung menyapu Bale Pesandekan hingga akhirnya rubuh,” ungkapnya. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan saksi ke prajuru Pura Pengbengan, dan beberapa saat kemudian warga dan prajuru langsung tiba di lokasi kejadian untuk melihat parahnya kerusakan akibat terjangan angin kencang tersebut.
 
“Selain bangunan Bale Pesandekan yang rubuh, salah satu pelinggih di dalam areal pura juga posisinya miring dan rusak oleh terjangan angin kencang,” sebutnya. 
 
Agar bangunan pelingngih itu tidak ambruk seperti bangunan Bale Pesandekan, dia dan warga lainnya memasang bambu sebagai penahan. “Kejadian ini sudah kita laporkan ke Walikota Denpasar sebagai pengempon, dan kami sudah berkoordinasi untuk segera menggelar upacara pasca kejadian ini,” ucapnya.
 
Sementara itu, pasca kejadian bencana angin puting beliung tersebut, Penjabat Sekda Karangasem I Gusti Made Rinceg, didampingi Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, Minggu pagi bergerak ke lokasi kejadian Pura Pengubengan guna mengecek kondisi kerusakan.
 
“Kita sudah langsung terjunkan anggota ke lokasi kejadian di Desa Temukus untuk melakukan penanganan sekaligus assesmen yakni penyerahan bantuan kepada warga yang tertimpa musibah,” tegas Ida Bagus Ketut Arimbawa. 
wartawan
Redaksi
Category

Berkat Kotoran dan Kencing Sapi, Petani Organik Tidak Beli Pupuk

balitribune.co.id | Tabanan - Menjadi petani organik ala Made Sandi bukanlah hal yang sulit jika dilakukan dengan niat untuk menjalani hidup sehat dan sederhana. Made Sandi yang merupakan mantan satpam salah satu perusahaan asing di Bali memilih untuk menekuni pertanian organik di Banjar Dinas Munduk Andong Desa Bangli Kecamatan Baturiti Kabupaten Tabanan sejak 2012 silam. 

Baca Selengkapnya icon click

NasDem Buleleng Bantah Isu Merger dengan Gerindra

balitribune.co.id | Singaraja - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Buleleng, Made Jayadi Asmara, angkat bicara menanggapi isu yang dihembuskan oleh Majalah Tempo terkait potensi bergabungnya (merger) Partai NasDem dengan Partai Gerindra. Jayadi secara tegas membantah isu tersebut dan menyatakan bahwa partainya saat ini berada dalam posisi yang sangat solid dan terus menunjukkan tren positif dalam perpolitikan nasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jelang TPA Mandung Hanya Terima Sampah Residu, Pemkab Tabanan Gencarkan Sosialisasi Pilah Sampah

balitribune.co.id I Tabanan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan menggencarkan sosialisasi masif pemilahan sampah berbasis sumber menjelang pemberlakuan kebijakan TPA Mandung yang hanya akan menerima sampah residu.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan masyarakat di tingkat hulu siap melakukan pemilahan secara mandiri sebelum aturan ketat tersebut resmi diterapkan mulai 1 Mei 2026 mendatang.

Baca Selengkapnya icon click

Jembatan Peken Belayu-Kukuh Terancam Putus

balitribune.co.id I Tabanan - Jembatan penghubung Desa Peken Belayu dan Desa Kukuh di Kecamatan Marga, Tabanan, terancam putus. Ini terjadi akibat tebing yang ada di bagian pinggirnya longsor ke aliran Sungai Yeh Gangga pada Rabu (15/4/2026) siang.

Kondisi jembatan tua tanpa pondasi besi ini kian mengkhawatirkan karena getaran kendaraan bertonase besar yang melintas justru memperparah pengikisan tebing.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemanfaatan Lahan Taman Bung Karno Penarungan Terkendala Kajian Kelayakan Lokasi

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung belum sepenuhnya dapat memanfaatkan lahan di Taman Bung Karno, Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi, untuk penanganan kompos. Hal ini disebabkan adanya kesepakatan dengan desa setempat yang mengharuskan dilakukan kajian kelayakan lokasi.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Badung Nodya Karya Maligia Punggel di Griya Agung Banjar Aseman

balitribune.co.id I Mangupura - Komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam meringankan beban masyarakat kembali ditunjukkan melalui dukungan nyata terhadap pelaksanaan Karya Maligia Punggel yang dirangkaikan dengan nyekah massal di Griya Agung Banjar Aseman, Desa Abiansemal, Rabu (15/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.