Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Angkat Judul "Maguru Satua", Ogoh-ogoh ST Tunas Remaja Penarungan Kembali Lolos ke Puspem Badung

Maguru satua
Bali Tribune/MAGURU SATUA - Ogoh-ogoh berjudul Maguru Satua karya ST Tunas Remaja, Banjar Umahanyar, Penarungan Mengwi.

balitribune.co.id I Mangupura - Ogoh-ogoh hasil karya Sekaa Teruna (ST) Tunas Remaja, Banjar Umahanyar, Desa Penarungan, Mengwi, kembali lolos ke Puspem Badung dalam Lomba Ogoh-ogoh bertema "Badung Saka Fest" tahun 2026, tanggal 6-8 Maret mendatang.

Berdasarkan pengumuman yang dirilis Pemkab Badung, Kamis (26/2/2026), ogoh-ogoh juara bertahan tahun lalu itu keluar sebagai "juara grup" atau nomor satu tingkat zona 3. Kali ini mereka mempersembahkan ogoh-ogoh bertajuk "Maguru Satua". 

 

Sebelumnya hasil karya ST Tunas Remaja Penarungan keluar sebagai jawara ogoh-ogoh di Kabupaten Badung tahun 2025 dengan judul "Kungkang Siwa." 

Mampukah "Maguru Satua" karya ST Tunas Remaja Penarungan mempertahankan jawaranya ogoh-ogoh 2026?

 

Untuk diketahui ogoh-ogoh Maguru Satua memiliki tinggi 4,8 meter. Karya ini mengangkat konsep ‘cerita di dalam cerita’ atau menggambarkan seseorang yang sedang bercerita.

 

Dimana diceritakan di Kerajaan Patali, rakyat hidup dalam kegelisahan lantaran dipimpin seorang raja yang memiliki nafsu seksual berlebih. Setiap malam, raja bernama Sri Maharaja Aiswaryadala itu memerintahkan Patih Badeswara mempersembahkan dara perawan untuk dijadikan pemuas hawa nafsunya.

 

Suatu ketika, Patih Badeswara berada di posisi terdesak lantaran perawan di Patali sudah habis dipersembahkan setiap malam dan hanya tersisa putrinya, Ni Diah Tantri. Diah menyadari kondisi ayahandanya dan bersedia dipersembahkan kepada Aiswaryadala, dengan tekad ingin menyadarkan sang raja.

 

Diah Tantri tidak seperti dara sebelumnya yang pasrah. Ketika sang raja hendak menyentuhnya, Diah mulai bercerita tentang kehidupan binatang yang mengandung pesan moral, politik, dan kritikan halus terhadap perilaku sang raja. Kala itu juga istana seolah menjadi hutan belantara.

 

Cerita terus berjalan dan Aiswaryadala merasakan perilakunya tercermin dalam karakter binatang yang tanpa disadarinya sengaja dilakukan Diah Tantri. Semakin jauh bercerita dan para tokoh di dalam cerita mulai menerima balasan dari perbuatan mereka, kesadaran sang raja mulai bangkit dan hawa nafsunya teredam.

 

Perempuan yang ia anggap pemuas nafsu, lemah, tak berdaya, kini dipandang dengan kehormatan. Diah Tantri terus melintas di pikirannya, kini ia berubah jadi raja yang setia dan menjadikan Diah permaisurinya. Rakyat pun akhirnya terbebas dari ketakutan.

 

Menurut Undagi (arsitek) Maguru Satua I Made Wiyadnyana (32), kisah Ni Diah Tantri ini dapat dibilang sebagai induk dari cerita ogoh-ogoh ini. "Kami tertantang mengangkat kisah berlapis ini menjadi satu karya ogoh-ogoh yang utuh. Berangkat dari sana, konsep tersebut divisualisasikan dengan menampilkan komposisi tujuh karakter ogoh-ogoh yang kami beri judul Maguru Satua," ujarnya.

 

Ada karakter Raja Aiswaryadala berukuran raksasa sedang bersandar di pohon. Kemudian, ada Ni Diah Tantri di depannya sedang membawa damar, ada seekor anjing, dua kera di atas pohon, dan seekor kura-kura menggigit ranting yang dibawa terbang sepasang angsa.

 

Titik fokus dari komposisi ogoh-ogoh ini adalah Diah Tantri yang bersimpuh dan membawa damar sedang mendongengi Aiswaryadala yang digambarkan sebesar raksasa dan bertaring—menyimbolkan sad ripu. Sedangkan, karakter binatang dan pohon di sekitar mereka adalah teknik penggambaran situasi, seakan-akan, sang raja telah masuk ke dalam alur cerita yang dikisahkan Diah Tantri.

Ogoh-ogoh ini tergolong rumit dan sepenuhnya digarap undagi lokal setempat. Lama pengerjaan memakan waktu lebih dari dua bulan. Sementara untuk material menggunakan bahan ramah lingkungan.

 

Sedangkan untuk besaran biaya, Ketua ST Tunas Remaja I Kadek Dana Wahyuna, menambahkan bahwa ogoh-ogoh Maguru Satua menghabiskan biaya sekitar Rp70 juta–Rp80 juta. 

wartawan
ANA
Category

Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata Menerima Sertifikat GIAHS Salak Sibetan

balitribune.co.id | ​Amlapura - Kabar baik bagi petani Karangasem dibawa langsung dari markas FAO di Roma, Italia. Salak Sibetan, melalui sistem Agroforestry-nya, resmi ditetapkan sebagai situs Warisan Sistem Pertanian Global (Global Important Agricultural Heritage System - GIAHS).

Baca Selengkapnya icon click

Meriahkan HUT Ke-16 Mangupura, Pemkab Badung Gelar Turnamen Mini Soccer Antar OPD

balitribune.co.id | Mangupura - Serangkaian menyambut HUT Ke-16 Kota Mangupura yang jatuh pada tanggal 16 Nopember 2025 dan HUT KORPRI Ke-54 tanggal 29 Nopember 2025, Bapor KORPRI menyelenggarakan Turnamen Mini Soccer antar Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Badung.
Turnamen Mini Soccer ini juga sebagai ajang silaturahmi antar Aparatur Sipil Negara (ASN) di masing-masing OPD.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

HUT Mangupura ke-16, Pemkab Badung Himbau Ucapan dengan Bibit Tanaman

balitribune.co.id | Mangupura - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-16 Kota Mangupura, Pemerintah Kabupaten Badung menggandeng berbagai pihak eksternal untuk berpartisipasi dalam kegiatan bertema "Rumaketing Taksuning Bhuana", yang bermakna Satukan semua potensi untuk membangun Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Setujui APBD 2026, Tapi F-PDIP Badung Beri Catatan Soal Kemacetan, Sampah, dan Air Bersih

balitribune.co.id | Mangupura - Fraksi PDI Perjuangan DPRD Badung menyatakan menerima dan menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 untuk ditetapkan menjadi peraturan daerah. Hal itu terungkap  pada rapat paripurna DPRD Badung, Selasa (4/11).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Setujui APBD 2026, F-Golkar Badung Ingatkan Target Rp12,38 Triliun Berpotensi Meleset

balitribune.co.id | Mangupura - Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Badung menyampaikan pandangan umum terhadap dua rancangan peraturan daerah (Ranperda) strategis dalam rapat paripurna yang digelar Selasa (4/11). Ranperda tersebut meliputi Rancangan APBD Badung Tahun Anggaran 2026 dan Ranperda tentang Pemberian Insentif dan/atau Kemudahan Penanaman Modal.

Baca Selengkapnya icon click

Setujui APBD 2026, F-Gerindra DPRD Badung Sebut PAD Masih Berpotensi Naik

balitribune.co.id | Mangupura - Fraksi Partai Gerindra DPRD Badung menyetujui Rancangan Peraturan Daerah  (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2026 dan Raperda tentang Pemberian Insentif dan/atau Kemudahan Penanaman Modal untuk dijadikan Peraturan Daerah (Perda).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.