Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Antrean Pemudik di Gilimanuk Meningkat, Rekayasa Lalu Lintas Diberlakukan

mudik lebaran
Bali Tribune / PEMUDIK - Antrean kendaraan pemudik ke Jawa yang menunggu anteran masuk kapal di areal parkir Pelabuhan Gilimanuk saat malam hari.

balitribune.co.id | Negara - Arus Mudik di Pelabuhan Gilimanuk kini telah meningkat signifikan. Memasuki H-5 Lebaran 1446 H Rabu (26/3), arus mudik di Pelabuhan Gilimanuk mulai menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. Rekaya Lalu Lintas kini telah diberlakukan di jalur menuju pintu masuk Pelabuhan Gilimanuk.

Antrean kendaraan yang hendak keluar Bali mulai Rabu siang sudah semakin Panjang. kendaraan pribadi dan sepeda motor yang memadati jalur utama menuju pelabuhan. Lonjakan ini diperkirakan akan terus meningkat seiring dengan puncak arus mudik yang diprediksi terjadi pada H-2 dan H-1 Lebaran. Pihak kepolisian telah melakukan langkah-langkah mengantisipasi kemacetan dan kepadatan di kawasan pelabuhan.

Jalur masuk maupun keluar Pelabuhan Gilimanuk menjadi titik krusial dalam arus mudik dari dan ke Bali. Rekayasa lalu lintas serta pengaturan dan pengamanan sudah diberlakukan untuk memastikan kelancaran arus kendaraan.  Kapolres Jembrana AKBP Endang Tri Purwanto menyatakan pihak kepolisian terus melakukan pemantauan ketat dan penerapan strategi rekayasa lalu lintas untuk meminimalisasi risiko kemacetan panjang.

"Kami juga sudah memberlakukan buffer zone dan delaying system guna menghindari penumpukan kendaraan di pelabuhan," ujarnya. Rekayasa lalu lintas yang diterapkan mencakup pengaturan jalur kendaraan berdasarkan jenis dan tujuan kendaraan. Kendaraan pribadi dan sepeda motor diarahkan untuk masuk ke Terminal Cargo Gilimanuk sebelum melintas melalui jalur khusus menuju Terminal Manuver Pelabuhan Gilimanuk.

Antrean kendaraan pribadi di Terminal Cargo Gilimanuk sudah mengular mencapai area hutan Cekik. Kondisi ini menandakan peningkatan volume kendaraan yang cukup signifikan. Begitupula dengan antrean kendaraan di Area Parkir Manuver dan Kantong Parkir Pelabuhan sudah mulai dipenuhi kendaraan yang menunggu giliran untuk bongkar muat kapal. Kondisi ini menjadi perhatian serius dari pihak kepolisian di Jembrana.

Sedangkan kendaraan berat seperti truk dan bus tetap diarahkan melalui jalur utama Denpasar-Gilimanuk menuju Dermaga Landing Craft Machine (LCM). Antrean kendaraan truk dan bus menuju ke Dermaga LCM dilaporkan sudah mencapai sekitar 1,4 kilometer hingga depan Hotel Lestari Gilimanuk. Personel kepolisian dikerahkan untuk mempercepat pengaturan arus kendaraan dan menghindari stagnasi di area pelabuhan.

Untuk mengurai kemacetan, kendaraan sumbu tiga diarahkan melalui Pos Pengamanan Pengeragoan dan Jembatan Timbang Cekik. Delaying system ini untuk menahan kendaraan berat agar tidak langsung masuk ke area pelabuhan, sehingga proses bongkar muat kapal dapat berlangsung lebih cepat dan lancar. "Kendaraan berat yang tidak mendesak akan kita tahan di buffer zone sampai arus kendaraan lebih terkendali,” uangkapnya.

“Ini untuk memastikan proses bongkar muat berjalan lancar dan menghindari kepadatan yang tidak terkendali di dermaga," imbuhnya. Untuk mempercepat arus penyeberangan, sebanyak 32 Kapal Motor Penyeberangan (KMP) dioperasikan Pelabuhan Gilimanuk. Proses bongkar muat yang dilakukan pada lima dermaga diperkirakan memakan waktu antara 25 hingga 45 menit tergantung pada jenis dermaga dan kondisi cuaca.

"Kami terus memantau situasi di pelabuhan dan memastikan rotasi kapal berjalan sesuai jadwal untuk mempercepat arus kendaraan keluar-masuk pelabuhan," tegasnya. Pihaknya mengimbau para pemudik menjaga keselamatan selama perjalanan. "Pemudik agar menghindari perjalanan pada jam-jam sibuk, yaitu antara pukul 22.00 hingga 05.00 WITA, karena pada saat itu volume kendaraan biasanya meningkat," tandasnya.

wartawan
PAM
Category

Belanja Gianyar Rp4,3 Triliun, Pendapatan  Rp3,4 Triliun

balitribune.co.id I Gianyar - Pemerintah Kabupaten Gianyar mengajukan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan defisit mencapai Rp921,956 miliar lebih.

Rancangan tersebut disampaikan Bupati Gianyar I Made Mahayastra melalui Pengantar Nota Keuangan dalam Rapat Paripurna DPRD Gianyar, Senin (7/9), di Ruang Sidang Utama DPRD Gianyar. Rapat dipimpin Ketua DPRD Gianyar I Ketut Sudarsana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Huma Cafe Kebobolan Lagi, Barang Berharga Dikuras Maling

balitribune.co.id I Gianyar - Pengusaha di Kabupaten Gianyar kembali dibuat resah oleh aksi pencurian. Huma Cafe di Kecamatan Tegallalang bahkan harus mengalami kejadian serupa untuk kedua kalinya. Kali ini,  pelaku tidak hanya membawa kabur sejumlah barang berharga, tetapi diduga sempat mengacak-acak sistem keamanan kafe untuk memuluskan aksinya.

Baca Selengkapnya icon click

Rekayasa Lalin Ubud Belum Optimal, Dishub Gianyar Turunkan Skenario Anyar

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah dua pekan Rekayasa Lalin tahap II diterapkan, ternyata belum efektif meratakan volume kendaraan di kawasan Ubud. Mulai, Selasa ( 8/9/2026) Dinas Pehubungan ( Dishub) Gianyar kembali turunkan  skenario anyar. Dalam Rekayasa Tahap III ini,  Jalan Raya Ubud dari Catus Pata hingga simpang Patung Arjuna satu jalur keluar Ubud dan  Pangosekan dari simpang Pertamina  menuju Ubud.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terdeteksi Terlibat Judol dan Pinjol, Puluhan Warga Buleleng Kehilangan Hak Penerima Bansos

balitribune.co.id I Singaraja - Sejumlah warga Buleleng terpaksa kehilangan hak penerimaan bantuan sosial (Bansos) setelah mereka ditemukan terlibat dalam permainan judi online (judol). Tidak hanya itu, beberapa diantaranya juga terpaksa dicoret dari daftar penerima bansos akibat terdeksi penerima pinjaman online (pinjol). Hal itu diungkap Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.