Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Arya Wibawa Serahkan Piala Bergilir Lomba Ogoh-Ogoh Mini Banjar Beraban

Bali Tribune / PIALA - Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat menyerahkan Piala Bergilir Walikota Denpasar pada Lomba Ogoh-Ogoh Mini ST. Dharma Putra, Banjar Beraban, Minggu (27/2).
balitribune.co.id | DenpasarWakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa secara resmi menyerahkan Piala Bergilir Lomba Ogoh-Ogoh Mini ST. Dharma Putra, Banjar Beraban, Denpasar ke-3 Minggu (27/2). Pelaksanaan lomba tersebut merupakan rangkaian menyambut Hari Suci Nyepi Caka 1944 Tahun 2022 serta upaya memberikan ruang kreatifitas bagi kreator ogoh-ogoh di masa pandemi Covid-19 saat ini.
 
Hadir dalam kesempatan tersebut Anggota DPRD Kota Denpasar, I Gede Westra, Camat Denpasar Barat, IB Purwanasara serta panglingsir Banjar Beraban. 
 
Dalam lomba Ogoh Ogoh mini tahun ada 2 katagori yang dilombakan yakni katagori Tradisional dan katagori Modern. Adapun yang berhasil  menjadi juara I katagori tradisional adalah I Robert dengan judul Ogoh Ogoh Roga Sanghara Bhumi, dan berhak atas piala bergilir Walikota Juara II diraih  diraih Mang Yoga dengan judul karya Amuk Segara dan  Juara III diraih AKA JRX dengan judul karya Kumbakarna Bela Pati Alengka. Juara Harapan I diraih Yogi Swara dengan judul karya Kala Anggon, Juara Harapan II diraih Kata Bhizer dengan judul karya Kungkang Brahma, dan Juara Harapan III diraih Bracuk dengan judul karya Boma Pralaya.
 
Sedangkan Kategori Modern Juara I diraih Tu Adi Art dengan judul karya Ogoh Ogoh Kalaning Raja Buruh, Juara II diraih Mang Wira dengan judul karya Sang Dora Kala dan Juara III diraih I Putu Kardinatha dengan judul karya Kama Salah. 
 
Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa usai menyerahkan piala bergilir memberikan apresiasi terhadap Lomba Ogoh-Ogoh Mini ST. Dharma Putra, Banjar Beraban, Denpasar ke-3 serangkaian  menyambut Hari Suci Nyepi Caka 1944. Hal ini tentu menjadi kegiatan positif ditengah keterbatasan akibat pandemi Covid-19 saat ini. Namun demikian inovasi dan kreatifitas anak muda harus tetap tumbuh.
 
“Kita harus terus berinovasi, terus berkreatifitas, inovasi dan kreatifitas anak muda ini harus tetap tumbuh meski di masa pandemi, namun yang produktif dengan tetap disiplin menerapkan  protokol kesehatan,” ujar Arya Wibawa.
 
Lebih lanjut dikatakan, melalui lomba ini diharapkan kreatifitas sekaa teruna dalam bidang karya ogoh-ogoh dapat tertampung dan dapat dinikmati oleh pecinta Ogoh ogoh. Terlebih hasil karya dari insan muda Denpasar dan juga seluruh Bali ini sangat menginspirasi dan telah menggunakan unsur-unsur teknologi.
 
Dimana, karya ogoh-ogoh saat ini sudah berkembang pesat. Sehingga tak hanya menampilkan wujud ogoh-ogoh mini, namun juga menampilkan sketsa hingga alur cerita dalam konsep ogoh-ogoh. Sehingga tantangan saat ini dalam keterbatasan yang ada dapat  tetap produktif, berinovasi dan berkreativitas.
 
“Harapan saya saat ini dalam masa pandemi dapat memberikan solusi, dan wadah kreatifitas anak muda dalam berkespresi dan berharap pandemi ini segera berakhir,” ujarnya.
 
Ketua Panitia  Lomba Ogoh-Ogoh Mini ST. Dharma Putra, Banjar Beraban, Denpasar ke-3, I Wayan Paramartha Anthavijaya mengatakan, ogoh-ogoh menjadi prosesi unik di Kota Denpasar dengan kreativitas sekaa teruna yang ada. Sehingga pada situasi pandemi saat ini ST. Dharma Putra menggelar lomba Ogoh-ogoh mini sebagai wadah kreatifitas para kreator ogoh-ogoh. Sehingga diharapkan mampu membangkitkan semangat berkompetisi menghadirkan berbagai inovasi di bidang karya seni ogoh-ogoh.
 
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi media pengembangan kreativitas dan wawasan pemuda, sekaligus menjadi stimulan bagi penyelenggara kegiatan serupa di kemudian hari, serta berharap mampu terus mengembangkan kegiatan ini secara berkelanjutan,” ujarnya.
 
Untuk diketahui, Kegiatan Lomba Ogoh-Ogoh Mini ST. Dharma Putra, Banjar Beraban, Denpasar ini telah memasuki tahun ketiga penyelenggaraanya. Dimana, tahun ini diikuti total 47 peserta yang merupakan gabungan Katagori Modern dan Tradisional.
wartawan
YAN
Category

Ketua DPRD Badung dan Bupati Hadiri Dresta Lango dan Dharma Shanti Desa Adat Bualu

balitribune.co.id | Mangupura – Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, bersama Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri kegiatan Dresta Lango dan Dharma Shanti XX Desa Adat Bualu Tahun 2026, yang digelar pada Jumat (20/3/2026).

Kehadiran pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian adat, tradisi, serta nilai-nilai kearifan lokal yang terus dijaga oleh masyarakat Desa Adat Bualu.

Baca Selengkapnya icon click

Gema Takbir dan Ngembak Geni Berpadu, Potret Harmoni Idul Fitri dan Nyepi 1948 di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Ketika umat Hindu menjalani Ngembak Geni rangkaian hari raya Nyepi Tahun Saka 1948, gema takbir dari umat Muslim yang merayakan malam Idul Fitri 1447 Hijriah pun mengalun berdampingan.

Dalam suasana penuh penghormatan dan kebersamaan ini, Polda Bali hadir memastikan harmoni tetap terjaga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dampingi Wabup Buka Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV, Nyoman Satria Apresiasi Kreativitas Yowana

balitribune.co.id | Mangupura - ​Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Nyoman Satria bersama Ketua WHDI Badung yang juga anggota DPRD Ni Putu Yunita Oktarini mendampingi Wakil Bupati Badung, I Bagus Alit Sucipta, dalam pembukaan resmi Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV yang digelar di Taman Bencingah Puri Ageng Mengwi, Rabu (18/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Harmoni Buleleng: Usai Nyepi, Ribuan Warga Muhammadiyah Gelar Salat Id di Eks Pelabuhan

balitribune.co.id | Singaraja – Suasana penuh toleransi dan kebersamaan mewarnai perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Buleleng, Bali. Tepat setelah berakhirnya Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948, Ribuan warga Muhammadiyah melaksanakan salat Id di kawasan Eks Pelabuhan Buleleng, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi Berdarah di Seririt, Satu Orang Luka Serius Akibat Tebasan Samurai

balitribune.co.id | Singaraja - Suasana sakral Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 tercoreng oleh peristiwa berdarah yang terjadi di Desa Joanyar, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng. Kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam ini terjadi di Banjar Dinas Kajanan dan kini tengah ditangani oleh aparat kepolisian.

Baca Selengkapnya icon click

Pura-pura Bisu Saat Ditegur Pecalang, Bule Keluyuran Saat Nyepi Diamankan Polisi

balitribune.co.id | Gianyar - Suasana hening pelaksanaan hari  Raya di Sukawati sempat terusik ulah seorang warga negara asing (WNA), Kamis (19/3/2026). Bule ini didapati dengan santai jalan- jalan di Jalan Raya Sukwati dan mengabaikan teguran para pecalang adat yang mencoba memperingatkan. Hingga akhirnya, WNA ini diarahkan ke Mapolsek Sukawati, untuk menghindari hal-hal yang tidak dinginkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.