balitribune.co.id | Denpasar – Tingginya mobilitas kendaraan di kawasan sekolah menjadi perhatian serius Astra Motor Bali dalam mengedukasi generasi muda mengenai pentingnya keselamatan berkendara. Melalui program edukasi safety riding, Astra Motor Bali memberikan pembekalan kepada 70 siswa SMAN 2 Kuta (Smanduta) agar lebih waspada terhadap potensi bahaya di jalan raya, khususnya di area keluar masuk sekolah, Kamis (28/5/2026).
Edukasi yang dipandu langsung oleh Instruktur Safety Riding Astra Motor Bali, Yosept Klaudius, ini menekankan pentingnya penggunaan perlengkapan berkendara atau riding gear sebagai perlindungan utama saat menggunakan sepeda motor. Para siswa diingatkan untuk selalu menggunakan helm standar, jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu demi meminimalisir risiko fatal saat berkendara.
Tak hanya itu, siswa juga mendapatkan pemahaman mengenai cara berboncengan yang aman dan benar, mulai dari posisi duduk penumpang, menjaga keseimbangan kendaraan, hingga pentingnya menggunakan helm bagi pengendara maupun penumpang.
Yang menjadi perhatian utama dalam edukasi kali ini adalah pentingnya kemampuan memprediksi bahaya di sekitar lingkungan sekolah. Area depan SMAN 2 Kuta yang berada di jalur dengan lalu lintas padat dan kendaraan melaju cukup kencang dinilai memiliki potensi risiko kecelakaan apabila siswa kurang waspada saat keluar dari area sekolah.
Instruktur Safety Riding Astra Motor Bali, Yosept Klaudius, mengingatkan siswa untuk tidak terburu-buru saat memasuki jalan utama dan selalu memastikan kondisi sekitar aman sebelum berkendara.
“Banyak kecelakaan terjadi bukan karena tidak bisa mengendarai motor, tetapi karena kurangnya kemampuan memprediksi bahaya. Kami mengajak siswa untuk selalu menoleh kanan dan kiri sebelum keluar sekolah serta waspada terhadap kendaraan yang melintas dengan kecepatan tinggi di depan akses masuk SMAN 2 Kuta,” ungkap Yosept.
Melalui kampanye #Cari_Aman, Astra Motor Bali terus berkomitmen menghadirkan edukasi keselamatan berkendara bagi generasi muda sebagai bagian dari implementasi program Sinergi Bagi Negeri. Edukasi ini diharapkan mampu membentuk budaya berkendara yang lebih disiplin, peduli keselamatan, dan mampu menjadi pelopor safety riding di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Dengan meningkatnya kesadaran keselamatan sejak usia sekolah, Astra Motor Bali berharap para pelajar tidak hanya menjadi pengendara yang terampil, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.