Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Australia Puji Langkah Gubernur Koster Bersihkan Bali dari Sampah Plastik

Bali Tribune/ AUDIENSI - Gubernur Bali Wayan Koster menerima audiensi Konsul Jenderal Australia di Bali Anthea Griffin, di ruang tamu Gubernur, Kantor Gubernur Bali di Denpasar, Selasa (18/6) pagi.

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya dan sepak terjang Gubernur Bali Wayan Koster dalam membersihkan alam Pulau Dewata dari sampah plastik, mendapat pujian dan apresiasi dari pihak Australia.  Hal itu terungkap saat Gubernur Bali Wayan Koster menerima audiensi Konsul Jenderal Australia di Bali Anthea Griffin, di ruang tamu Gubernur, Kantor Gubernur Bali di Denpasar, Selasa (18/6) pagi. Ini menjadi pertemuan pertama Konjen Griffin yang mulai ditunjuk untuk menggantikan Helena Studdert bulan Maret lalu. Selain perkenalan, pertemuan ini juga membahas beberapa isu di bidang pariwisata, budaya, perdagangan, lingkungan dan pariwisata.  Perbincangan yang paling menonjol, tampak seputar masalah lingkungan hidup. Konjen Australia terkesan dengan upaya Gubernur Wayan Koster yang telah berkiprah dalam mengatasi permasalahan sampah di Bali, utamanya sampah plastik.  “Saya senang sekali ketika belanja di supermarket, di mana sayuran buncis dan cabai-nya dibungkus daun pisang,” kata Griffin.  Ia mengatakan pemerintah Australia tertarik untuk bisa terlibat dalam upaya mengatasi permasalahan sampah di Bali. Menurut dia, pihaknya sudah terlibat dalam program edukasi di beberapa hotel dan desa di Bali. Menanggapi hal itu, Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan, setelah melarang penggunaan plastik sekali pakai, pihaknya sedang menyiapkan peraturan pengelolaan sampah agar sampah di Bali bisa selesai sejak dari sumbernya.  “Yang organik diupayakan selesai di desa, sedangkan yang anorganik dikelola di satu pihak,” kata Gubernur yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali. Ia menyambut baik jika ada program yang bisa bersinergi dengan Pemprov Bali untuk menciptakan alam Bali yang bersih sesuai dengan visi 'Nangun Sat Kerthi Loka Bali'.  Gubernur Koster mengatakan, hubungan antara Bali dengan Australia sudah terjalin sejak lama, sehingga pihaknya berharap hubungan ini bahkan dapat terus ditingkatkan. Selain masalah lingkungan, Konjen Griffin juga mengapresiasi pelaksanaan pawai Pesta Kesenian Bali XLI yang disaksikannya secara langsung pada Sabtu (22/6) lalu. Griffin berharap tahun depan Australia bisa turut berpartisipasi dalam ajang Pesta Kesenian Bali.  Masih di bidang budaya dan pariwisata, Konjen Griffin juga berharap para wisatawan dari Australia bisa lebih berhubungan dengan adat dan budaya Bali, di samping kegemaran mereka dalam berselancar dan berlibur di hotel sebagaimana mestinya.  Di bidang perdagangan, Konjen Griffin berharap perjanjian bilateral di bidang ekonomi antara Indonesia dengan Australia (IA-CEPA) bisa segera disahkan, sehingga akan berdampak terhadap kerja sama perdagangan antara Bali dengan Australia. "Hubungan antarnegara kita sudah kuat, sekarang kami ingin meningkatkan hubungan antarwarga (people to people)," ujar Griffin menjelaskan.  

wartawan
release
Category

Petani Garam Karangdadi Kusamba Kembali ke Sistem Tradisional

balitribune.co.id | Semarapura - Petani garam tradisional di pesisir Karangdadi, Desa Kusamba, Kabupaten Klungkung, resmi meninggalkan sistem pembuatan garam media tunnel. Metode yang diperkenalkan Kementerian Sosial (Kemensos) sejak tahun 2022 tersebut tidak lagi digunakan lantaran hasil produksinya ditolak oleh pasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kabur ke Badung, Terduga Pelaku Curanmor Dibekuk Polsek Blahbatuh

balitribune.co.id | Gianyar - Digiring ke Mapolsek Blahbatuh, menandai berakhirnya pelarian ANB (26 tahun). Terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) ini berakhir di sebuah tempat kos di Banjar Selat Beringkit, Mengwitani, Badung. Setelah disanggong Tim Opsnal Reskrim Polsek Blahbatuh tanpa perlawanan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terkait PWA, Dewan Bali Minta Pemerintah Provinsi Bali Terbuka

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Provinsi Bali telah memberlakukan pungutan bagi wisatawan asing (PWA) yang datang ke Bali untuk tujuan wisata sebesar Rp 150 ribu sejak 14 Februari 2024 lalu. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali menegaskan kepada Pemerintah Provinsi Bali dalam hal ini Gubernur Bali untuk terbuka terhadap PWA tersebut. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.