Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Awal Tahun 2026, Pohon Tumbang dan Tanah Longsor Terjadi di Tabanan

Longsor
Bali Tribune/LONGSOR - Tanah longsor terjadi di Tabanan sejak awal tahun 2026.

balitribune.co.id | Tabanan - Curah hujan yang cukup tinggi sejak akhir pekan lalu, membuat beberapa kawasan di Kabupaten Tabanan mengalami bencana alam seperti tanah longsor dan pohon tumbang yang diakibatkan oleh kondisi tanah yang tidak stabil. Salah satunya adalah peristiwa tanah longsor terjadi di Banjar Dinas Asah Tegeh, Desa Karyasari, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan, akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut pada Jumat sore (2/1/2026) lalu.

 

Kepala Pelaksana BPBD Tabanan, I Nyoman Srinadha Giri, mengatakan longsor terjadi pada lahan sawah yang berada di tepi jalan dan materialnya melebar hingga menutupi seluruh badan jalan, sehingga menyebabkan akses lalu lintas terputus sementara. Peristiwa longsong yang terjadi di Desa Karyasari ini disebabkan oleh tingginya curah hujan yang terjadi sejak Jumat sore lalu. Sehingga menyebabkan areal persawahan di sekitar Desa Karyasari longsor, jelasnya Minggu (4/1/2026).

Akibat longsor tersebut, material berupa tanah dan kerikil serta material lain serperti lumpur  menutup akses jalan desa. Menindaklanjuti kejadian tersebut, Tim TRC dan Pusdalop BPBD Tabanan langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan. Tim dari BPDB Tabanan dikatakan Srinadha giri melakukan penanganan bersama tim gabungan dari TNI, Polri, staf Trantib Kecamatan Pupuan, serta masyarakat setempat. Material longsoran berhasil dievakuasi sehingga akses jalan kembali dapat dilalui kendaraan. Dalam peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa. Saat ini longsoran sudah berhasil dibersihkan dan arus lalu lintas kembali normal, harapnya.

Selain longsor sejak awal tahun 2026, di Kabupaten Tabanan juga terjadi beberapa peristiwa alam lain, seperti pohon tumbang yang terjadi di Desa Pasekan Kabupaten Tabanan yang menyebabkan sebagian jalan tertutup batang pohon. Selanjutnya adalah pohon tumbang di setra adat Desa Samsam Kecamatan kerambitan Kabupaten Tabanan. Adapun pohon yang tumbang adalah jenis pohon Kroyo yang terjadi pada hari Jumat sore lalu. Karena lokasi pohon tumbang ada di kuburan, tidak terjadi kerugian material ataupun korban jiwa yang disebabkan oleh peristiwa ini, saat ini penanganan pohon kroyo yang berdiameter lebih dari lima meter ini sudah selesai dilakukan, tambahnya.

Terkait kondisi cuaca yang sering berubah-ubah ini, Srinadha Giri mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan longsor, agar tetap waspada terhadap potensi bencana susulan mengingat intensitas hujan yang masih tinggi di beberapa wilayah Kabupaten Tabanan.

wartawan
Redaksi
Category

Bonus Porprov Tak Kunjung Cair, Atlet Bangli Peraih Medali “Pakrimik”

balitribune.co.id I Bangli - Pelaksanaan Pekan Olah Raga (Porprov) Bali 2025, sudah hampir  setahun  lebih berlalu. Namun, hingga kini para atlet peraih medali belum menerima bonus yang dijanjikan. Pada Porprov 2025 Kabupaten Bangli berhasil meraih total  82 medali dengan rincian 18  emas, 15  perak dan 49 perunggu.

Baca Selengkapnya icon click

BLDF Tanam 5 Ribu Bibit Mangrove di Tahura Pemogan

balitribune.co.id I Denpasar - Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF) kembali melaksanakan penanaman bibit mangrove di kawasan Taman Hutan Raya Ngurah Rai, Pemogan, Bali, pada Rabu, 2 September 2026.

Kegiatan ini merupakan lanjutan dari upaya pelestarian yang telah dilakukan sebelumnya, sekaligus mempertegas komitmen BLDF dalam mendukung pemulihan dan pelestarian ekosistem pesisir Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kebakaran di Jalan Nakula, 85 KK Kehilangan Rumah

balitribune.co.id I Denpasar - Kebakaran hebat yang terjadi di Jalan Nakula Pemecutan Kelod Denpasar menyisakan kesedihan bagi puluhan warga yang tinggal di lokasi. Dari catatan Dinas Sosial Kota Denpasar, baru terdata ada 85 KK yang terdampak dari musibah kebakaran tersebut. Hingga kini Dinsos Denpasar terus melakukan pendataan kepada warga yang terdampak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

10 Hari Hilang,  Dadong Geloh Ditemukan Meninggal di Jurang

balitribune.co.id I Gianyar -  Ni Wayan Geloh alias Dadong Geloh (78), warga Banjar Perean, Desa Pupuan, Kecamatan Tegallalang, ditemukan meninggal dunia setelah sekitar 10 hari dilaporkan hilang. Jasad korban ditemukan di dasar jurang sekitar 500 meter dari rumahnya, Selasa (1/9/2026) sore.

Penemuan korban mengakhiri pencarian yang dilakukan keluarga bersama aparat desa dan masyarakat sejak Geloh dilaporkan hilang pada 21 Agustus 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.