Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bali-Makassar Hasilkan Motif Songket “Bali Magis”

BALI MAGIS – Konsep “Bali Magis” tertuang dalam MoU yang ditandatangani Kepala Dinas Perindustrian Sulsel Ahmadi Akil bersama Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bali I Putu Astawa di Pusat Tenun Putri Ayu Blahbatuh Gianyar.

BALI TRIBUNE - Plt Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Soni Sumarsono selalu menemukan ide baru untuk mengembangkan kreativitas berkaitan dengan kain tenun khas Indonesia. Setelah sukses meluncurkan kain songket “Babe” (Bali Betawi) saat menjadi Plt Gubernur DKI Jakarta beberapa waktu lalu, kali ini Soni mengajak Pemprov Sulsel menggandeng Bali dalam menjalin kerja sama penciptaan motif baru yang diaplikasi dalam kain tenun dan songket. Motif baru ini dinamakan motif Bali Magis (Bali-Makassar Bugis). Motif Baru Bali Magis ini tertuang dalam penandatanganan  MoU antara Kepala Dinas Perindustrian Sulsel Ahmadi Akil bersama Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bali I Putu Astawa di Pusat Tenun Putri Ayu Blahbatuh Gianyar, kemarin. “Konsep budaya adalah pertahanan sebuah bangsa. Dari budaya ada cipta, karya dan karsa. Olah batin ini yang menjadikan kita kuat. Indonesia dari berbagai etnis dan budaya harus disatukan kembali,” kata Soni Sumarsono, sang penggagas kolaborasi ini. Untuk mewujudkan konsep budaya yang digagasnya ini, Soni menggandeng Anna Mariana, yang selama 40 tahun dikenal sebagai desainer berbagai motif tenun dan songket. Bukan hanya merancang desain kain, Anna Mariana yang merupakan istri Tjokorda Ngurah Agung Kusumayudha ini juga menentukan model-model baju yang diproduksinya untuk butik miliknya “House of Marsya”.  Kerja sama ini bukan kali pertama dilakukan Anna dan Soni Sumarsono. Sebelumnya, telah dilakukan kerja sama serupa, yakni tenun Bali dan Betawi (Babe). Dengan kerja sama “Bali Magis” ini, diharapkan produksi tenun dan songket semakin berkembang dengan motif-motif baru yang kreatif. “Karena sejatinya bangsa kita kaya akan budaya, dan dengan kreatifitas, penciptaan tenun dan songket tidak akan kering ide,” kata Soni.  Anna Mariana yakin akan banyak daerah lain yang mengikuti kerja sama ini. “Beberapa daerah lain yang sudah masuk daftar, di antaranya Solo, Yogyakarta, dan Papua,” kata Anna. Selama ini Anna Mariana banyak melahirkan desain baru yang spektakuler pada kain-kain tenun dengan beragam motif. Untuk mewujudkan idenya, Anna memiliki ratusan lokasi binaan di berbagai daerah di wilayah Nusantara, sekaligus anak-anak asuh perajin. 

wartawan
Djoko Moeljono
Category

Bupati Kembang Tinjau Langsung Perbaikan Sejumlah SD di Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Perbaikan sejumlah fasilitas sekolah di Kabupaten Jembrana mendapat perhatian khusus dari Bupati I Made Kembang Hartawan. Tak ingin hanya menerima laporan di atas meja, Bupati Kembang turun langsung meninjau proses perbaikan di SD N 2 Banjar Tengah dan SD N 2 Loloan Barat pada Selasa (15/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Keyakinan Konsumen Bali Tetap Kuat di Tengah Normalisasi Aktivitas Ekonomi

balitribune.co.id | Denpasar - Keyakinan konsumen di Bali tetap berada pada level optimistis pada Agustus 2026. Bank Indonesia mencatat Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Bali berada di level 123,1, masih jauh di atas ambang optimistis 100 dan lebih tinggi dibandingkan IKK nasional yang tercatat 118,5.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Petani Garam Karangdadi Kusamba Kembali ke Sistem Tradisional

balitribune.co.id | Semarapura - Petani garam tradisional di pesisir Karangdadi, Desa Kusamba, Kabupaten Klungkung, resmi meninggalkan sistem pembuatan garam media tunnel. Metode yang diperkenalkan Kementerian Sosial (Kemensos) sejak tahun 2022 tersebut tidak lagi digunakan lantaran hasil produksinya ditolak oleh pasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.