Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bank BPD Bali Dukung BPR Dalam Membentuk Capacity Building Sebagai Wujud Peran Kerja Sama Apex BPR

Bali Tribune / (KI-KA) - Direktur Operasional Bank BPD Bali, Ida Bagus Gede Setia Yasa, Asisten Gubernur Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia, Filianingsih Hendarta dan Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Rizki Ernadi Wimanda.

balitribune.co.id | Denpasar – Selama kurang lebih 2 tahun ini perbankan nasional dihadapkan pada tantangan yang cukup fenomenal akibat dampak dari pandemi Covid-19. Tantangan pertama yaitu meningkatnya risiko kredit karena penurunan aktivitas ekonomi yang memberi tekanan pada kinerja debitur. Perekonomian daerah Bali pun mengalami kontraksi yang sangat signifikan dikarenakan sektor pariwisata yang masih belum pulih terlebih adanya kebijakan pembatasan sosial . 

Tantangan kedua yaitu perubahan ekspektasi masyarakat akan layanan perbankan yang berpotensi mengubah bentuk, cara bertransaksi, dan pola operasional perbankan. Adanya great shifting  perilaku masyarakat dalam melakukan transaksi dari sebelumnya dengan interaksi fisik beralih ke arah virtual (cashless dan contactless). Tentunya kondisi ini menuntut transformasi struktural model bisnis perbankan antara lain melalui akselerasi layanan digitalnya yang cepat, efisien, aman, dan everywhere everytime (dapat dilakukan darimana saja dan kapan saja). Salah satu upaya Bank BPD Bali dalam transformasi digital adalah dengan mendukung program TP2DD yang diinisiasi oleh Bank Indonesia termasuk penyelenggaraan sistem pembayaran digital berupa QRIS yang saat ini menjadi salah satu jawaban dari perubahan livestyle masyarakat dalam transaksi non tunai. “Untuk menghadapi tantangan tersebut yang kedepannya akan semakin meningkat, bervariasi dan dinamis, perbankan harus melakukan berbagai upaya dalam penguatan daya saing melalui transformasi layanan dan juga sinergitas usaha,” ucap Direktur Operasional Bank BPD Bali, Ida Bagus Gede Setia Yasa, di acara program Bank BPD Bali dalam mendukung BPR dan Capacity Building, Jumat (3/12) di  gedung Ksirarnawa Ardha Candra, Denpasar.

Dijabarkan, faktor penting dalam mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi di masa krisis seperti saat ini adalah dengan mengoptimalkan kontribusi sektor keuangan termasuk perbankan dalam membuka akses layanan jasa keuangan, terutama dalam bentuk pembiayaan seluas mungkin kepada pelaku usaha terutama UMKM yang menjadi salah satu esensi kebijakan inklusi keuangan terrmasuk digitalisasi UMKM (marketplace & e-commerce). Tujuannya bukan hanya untuk keuntungan instansi semata, namun juga menggerakan roda perekonomian daerah melalui dukungan terhadap UMKM. “Sinergi antara Bank BPD Bali dengan BPR melalui kerja sama Apex BPR diharapkan mampu meningkatkan ekspansi kredit perbankan terhadap UMKM. Bank dan BPR saling mendukung dengan mengoptimalkan keunggulan sumber daya yang dimiliki dengan fokus pada pemberdayaan sektor UMKM,” tuturnya.

Dikatakan, dengan optimalisasi penyaluran kredit kepada UMKM diharapkan akan ada multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi Bali dan sebagai wujud dukungan Bank BPD Bali pada program Bank Indonesia melalui kebijakan Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (RPIM) serta kebijakan Pemerintah Daerah melalui program pembangunan Ekonomi Kerthi Bali dengan 6 (enam) sektor unggulan sebagai pilar perekonomian Bali, yaitu: Sektor pertanian termasuk peternakan dan perkebunan, Sektor kelautan/perikanan, Sektor Industri, Sektor IKM, UMKM dan Koperasi, Sektor Ekonomi Kreatif dan Digital, Sampai dengan bulan Oktober 2022, porsi kredit UMKM Bnak BPD Bali sebesar 44,4%, dimana sesuai ketentuan BI terkait RPIM bahwa porsi kredit UMKM perbankan sampai dengan tahun 2024 sebesar 30%.

“Terima kasih kepada Bank Indonesia yang telah memberikan penghargaan kepada Bank BPD Bali sebagai Bank pendukung UMKM terbaik kategori Bank Buku I dan Buku II dalam acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2021,” tukasnya.

Agenda kali ini dihadiri antara lain, Filianingsih Hendarta dan tim dari Bank Indonesia yang berkenan hadir pada acara pagi hari ini untuk mendukung program Bank BPD Bali bersama BPR. Diakui, pertumbuhan Bank BPD Bali seperti saat ini tentunya tidak lepas dari peran BPR. Untuk itu kami juga ucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada kami sebagai lembaga pengayom bagi seluruh BPR melalui Apex BPR. 

Acara yang digelar bersama dengan Bank Indonesia dan juga motivator Miss Merry Riana yang kali ini akan mengambil tema “Turn Crisis Into Opportunity” yang  diharapkan dapat membantu membuka wawasan lebih luas terkait segala peluang yang ada ditengah krisis yang menantang. 

Kegiatan kali ini merupakan salah satu dukungan bank kepada BPR dalam bentuk capacity building sebagai wujud peran Bank BPD Bali dalam kerja sama Apex BPR. Hal ini tentunya sejalan dengan tagline dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2021 yaitu Bangkit dan Optimis : Sinergi dan Inovasi untuk Pemulihan Ekonomi. “Tentunya kita semua berharap, kondisi ekonomi akan berangsur membaik sejalan dengan berbagai kebijakan-kebijakan strategis yang telah diupayakan selama ini,” imbuhnya.

Ia pun berharap kedepannya Bank BPD Bali dapat terus memberikan pelayanan terbaik bagi nasabah termasuk BPR dan meningkatkan kualitas jasa perbankan agar dapat menjaga eksistensi di dunia perbankan. 

Hadir dalam kegiatan kali antara lain, Filianingsih Hendarta selaku Asisten Gubernur Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia, Rizki Ernadi Wimanda-Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Agus Sistyo Widjajati beserta seluruh tim BI, Direksi dan pejabat Bank BPD Bali, Ketut Wiratjana selaku Ketua Umum Perbarindo, Direktur BPR Seluruh Bali, Pengurus Dekranasda Provinsi Bali dan UMKM peserta Pameran Bali Bangkit. 

wartawan
ARW
Category

Lawan Mafia Tambang, Menhan Sjafrie: Ada yang Tampil Legal tapi Tindakannya Ilegal

balitribune.co.id | Bogor - Pemerintah memastikan tidak ada lagi ruang bagi praktik pertambangan ilegal yang menggerogoti kekayaan alam Indonesia. Melalui Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH), seluruh aktivitas tambang ilegal di berbagai wilayah Tanah Air akan ditindak tegas tanpa pandang bulu.

Baca Selengkapnya icon click

Sambut Awal Tahun, Pasar Murah Kembali Digelar Artha Graha Peduli dan Discovery Kartika Plaza Hotel

balitribune.co.id | Kuta - Artha Graha Peduli (AGP) kembali menggelar Pasar Murah di awal tahun 2026, tepatnya pada Sabtu, 31 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari program sosial berkelanjutan AGP dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus menjaga daya beli di tengah dinamika harga pangan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jaga Stabilitas Organisasi, OJK Tunjuk Pejabat Pengganti Anggota Dewan Komisioner

balitribune.co.id | Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjamin kesinambungan kepemimpinan dan kelancaran pelaksanaan tugas pengaturan dan pengawasan sektor jasa keuangan serta pelindungan konsumen dan masyarakat dengan melakukan penunjukan Pejabat Pengganti Anggota Dewan Komisioner (ADK) yang ditetapkan dalam Rapat Dewan Komisioner OJK di Jakarta hari ini.

Baca Selengkapnya icon click

Ekspansi ke Pulau Dewata, Changan Resmikan Dealer Pertama di Bali via Top Motor

balitribune.co.id | Mangupura - Pabrikan mobil listrik asal Tiongkok, Changan Automobil memperluas penetrasi pasar di Indonesia dengan membuka oulet pertama  di pulau Dewata. Di Bali Produsen mobil yang telah tersebar lebih dari 130 negara dan memulai debut di Indonesia GJAW 2025 bernaung dibawah bendera Top Motor Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pentingnya Perlindungan, BPJAMSOSTEK Gianyar Bayarkan Klaim JKK Rp 32 Miliar

balitribune.co.id | Gianyar - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Cabang Bali Gianyar menggelontorkan Rp 32 miliar lebih untuk pembayaran klaim Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) sepanjang tahun 2025 dengan jumlah klaim 5.030. Kepala Kantor Cabang BPJAMSOSTEK Bali Gianyar, Venina mengungkapkan, pada periode Januari hingga Desember 2025, ada 5.030 yang mendapatkan klaim pembayaran JKK.

Baca Selengkapnya icon click

Ketua Dewan Komisioner dan Dua Pejabat Tinggi OJK Mengundurkan Diri

balitribune.co.id | Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan bahwa Ketua Dewan Komisioner OJK, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK (KE PMDK), dan Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK (DKTK) telah menyampaikan pengunduran diri dari jabatannya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.