balitribune.co.id | Tabanan - Perum BULOG Kantor Wilayah Bali mempercepat penyaluran bantuan pangan beras untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bantuan segera diterima masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan di Bali.
Penyaluran bantuan dilakukan di sejumlah wilayah, antara lain Desa Candikuning, Batunya, dan Angseri, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Kamis (10/9/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPR RI Komisi IV I Nyoman Adi Wiryatama.
Secara keseluruhan, program bantuan pangan di Bali menyasar 302.397 Penerima Bantuan Pangan (PBP). Total beras yang dialokasikan mencapai 9.071.910 kilogram.
Setiap penerima memperoleh 10 kilogram beras untuk setiap bulan alokasi. Dengan demikian, penerima bantuan untuk alokasi Juli, Agustus, dan September akan mendapatkan total 30 kilogram beras.
Di Kabupaten Tabanan, penyaluran telah mencapai sekitar 90 persen. Dari total 37.097 PBP, bantuan telah diterima oleh 33.595 penerima.
Perum BULOG bersama pemerintah daerah terus mendorong percepatan distribusi agar seluruh penerima di Tabanan maupun daerah lainnya di Bali mendapatkan bantuan sesuai alokasi yang telah ditetapkan.
Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Bali Simon Melkisedek Lakapu mengatakan, bantuan pangan merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan pokok.
“BULOG berkomitmen untuk terus memastikan Bantuan Pangan ini tersalurkan dengan tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat waktu,” ujar Simon.
Menurut dia, BULOG terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah hingga tingkat desa untuk memastikan proses penyaluran berjalan lancar dan seluruh penerima mendapatkan haknya.
Sementara itu, Anggota DPR RI Komisi IV I Nyoman Adi Wiryatama mengapresiasi pelaksanaan program bantuan pangan yang dilakukan pemerintah melalui BULOG.
Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dengan mengurangi beban pengeluaran rumah tangga untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.
BULOG Kanwil Bali menegaskan akan terus mengawal proses distribusi bantuan hingga seluruh penerima manfaat di Bali memperoleh beras sesuai ketentuan.