Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Banyupinaruh, Pesisir Gianyar Lenggang

Bali Tribune / LENGGANG - Suasana Pantai di Gianyar lenggang, umat dilarang melaksanakan banyupinaruh lantaran PPKM

balitribune.co.id | Gianyar - Banyupinaruh merupakan kegiatan masyarakat Hindu di Bali yang dilakukan sehari setelah perayaan Hari Saraswati. Saat melaksanakan kegiatan banyu pinaruh, pantai dan tempat penglukatan biasanya selalu penuh sesak oleh umat. Namun, di Hari Banyupinaruh dimasa pandemi, Minggu (29/8), suasana justru  lenggang. Kondisi yang sama juga terlihat di pusat-pusat permandian suci lainnya seperti di Pura Tira Empul, Gunung Kawi dan lainnya. Kesadaran umat dalam mengantisipasi  munculnya klaster upacara pun menuai apresiasi petugas kepolisian dan parat terkait lainnya.

Pantauan di Pesisir Gianyar, dalam suasana banyupinaruh, baru kali ini tidak ada aktivitas prosesi malukat. Yang terlihat hanya satu dua warga peisir yang sedang melaksankan aktivitas kecil. Demikian tampak sejumlah aparat kepolisian dan petugas Bala Wista, BPBD Gianyar yang melakukan monitoring secara ketat untuk memastikan tidak ada umat  yang malukat. “Sekarang sedikit lebih lega, dimana setiap Banyupinaruh, kami harus melakukan pengawasan ketat. Karena umat tidak hanya mengabaikan prokes, namun juga mengabaikan keselamatannya dari ancaman seretan ombak,” ungkap I Made Weta Salah seorang Petugas Bala Wista.

Kapolsek Gianyar, Kompol Gusti Ngurah Yudistira, SH, yang turun langsung memantau situasi di Pantai mengatakan, pihaknya sudah melakukan pengawasan protokol kesehatan di Pantai Lebih dan juga di pantai yang ada di Kecamatan Gianyar sejak dua hari lalu, atau sejak perayaan Hari Suci Saraswati nyambung ke Hari Banyupinaruh. Bahkan, dari dua hari sebelumnyapun, pihaknya sudah melakukan sosialisasi untuk memastikan Banyupinaruh tidak tidak ada masyarakat yang datang ke pantai. “Petugas kami bersama Satpol PP Gianyar melakukan penutupan di pintu masuk pantai, hingga di setiap pesisir pantai," ujarnya.

Melihat kesadaran umat ini, Kompol Yudistira mengapresiasi kepatuhan masyarakat terhadap larangan mandi di pantai. Bahkan di pintu penyekatan memang tidak ada umat datang. “Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian masyarakat. Mudah-mudahan pandemi covid-19 segera berlalu, sehingga Pandemi segera berlalu dan kita bisa merayakan Banyupinaruh di pantai seperti biasanya," ujar Kapolsek.

Dengan tidak adanya masyarakat yang datang bergerombol untuk mandi ke pantai, terutama di pantai Gianyar yang merupakan pantai laut selatan, hal itu bukan hanya telah mengantisipasi penyebaran covid-19. Tetapi, kata Kapolsek, juga mengantisipasi adanya korban terseret arus. Sebab kondisi ombak saat ini cukup tinggi. "Mudah-mudahan sampai besok, masyarakat tidak melakukan aktivitas mandi di pantai. Sebab situasi ombak saat ini cukup berbahaya," pungkasnya.

wartawan
ATA
Category

Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa Tutup Posyandu Paripurna dan Posyandu 6 SPM di Kecamatan Denpasar Utara

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris 1 TP Posyandu Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, secara resmi menutup kegiatan Posyandu Paripurna dan Posyandu 6 SPM bagi Ibu Hamil, Balita, dan Lansia yang dilaksanakan oleh Tim Penggerak PKK Kota Denpasar melalui DPMD Kota Denpasar, bertempat di Banjar Tangguntiti, Kelurahan Tonja, Kecamatan Denpasar Utara, Rabu (22/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dugaan Pencemaran Nama Baik, Ipda Haris Budiyono Adukan Dua Media ke Dewan Pers

balitribune.co.id | Denpasar - Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Bali, Emanuel Dewata Odja, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah Ipda Haris Budiyono yang mengadukan dua media siber ke Dewan Pers. Langkah tersebut dinilai sebagai tindakan yang sangat tepat dan konstitusional bagi siapa pun yang merasa dirugikan oleh pemberitaan pers.

Baca Selengkapnya icon click

Kolaborasi BPJS Kesehatan dan KORPRI Memastikan Layanan JKN bagi ASN

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan berkolaborasi dengan Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) untuk memastikan layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kepada 6,5 juta Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tersebar di seluruh Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.