Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bed Pasien Covid-19 Masih Memadai

Bali Tribune / RSU – Suasana di RSU Bangli.

balitribune.co.id | BangliSejak beberapa hari belakangan ini terjadi lonjakan kasus positif Covid-19. Namun dipastikan ketersediaan tempat tidur/bed untuk pasien Covid-19 masih memadai. Kasubag Hukum, Humas, dan Pemasaran RSU Bangli, Sang Kompyang Arie S Wijaya mengatakan rumah sakit menyiapkan ruang isolasi Covid-19. Yang mana tersedia 48 bed di ruang isolasi Makenang (mawar-kenanga). Selain itu ada 9 bed di ruang intensif Covid-19 atau ruang ICU.

Hingga Kamis (10/2) siang untuk pasien yang dirawat di RSU sebanyak 26 orang pasien. "Ada 25 orang pasien di ruang isolasi makenang dan 1 pasien di ruang intensif Covid-19," ungkapnya. Lebih lanjut, pasien di ruang isolasi Makenang dalam perawatan biasa. Sedangkan satu pasien yang dirawat di ruang intensif kondisi Covid-19 dengan gejala berat.

Dengan jumlah bed yang terisi saat ini masih memadai. Bila ada tambahan pasien, bed yang tersedia masih mencukupi. "Jadi untuk saat ini RSU Bangli masih mampu menampung pasien jika terjadi penambahan kasus," ujarnya. 

wartawan
SAM
Category

DLHK Badung Perketat Pengawasan Horeka, Pastikan PSBS Berjalan dari Sumber

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengintensifkan korvei kebersihan lingkungan sekaligus pengawasan pelaksanaan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) pada pelaku usaha Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka).

Baca Selengkapnya icon click

Astra Motor Bali Meriahkan HUT Kota Gianyar Lewat Honda Premium Matic Day 2026

balitribune.co.id | Gianyar – Astra Motor Bali kembali menghadirkan gelaran spesial bagi pecinta sepeda motor melalui Honda Premium Matic Day (HPMD) 2026 yang berlangsung pada 9–12 April 2026 di Alun-Alun Kota Gianyar, dalam rangka memeriahkan HUT Kota Gianyar ke-253.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.