Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

BEM Universitas Mahendradatta Dukung Jokowi Dua Periode

BEM - Aksi BEM Universitas Mahendradatta di Bundaran Catur Muka, Jalan Gajah Mada Denpasar, Selasa (18/9).

BALI TRIBUNE - Perang tagar di media sosial jelang Pilpres 2019 terus memanas. Tagar populer di antaranya adalah #2019GantiPresiden, #2019TetapJokowi, hingga #Jokowi2Periode.  Tak hanya di media sosial, perang tagar ini kemudian bahkan masuk ke ranah jalanan. Berbagai aksi digelar di sejumlah daerah. Ada yang mendukung tema besar "2019 Ganti Presiden" ada pula yang mendukung "Jokowi Dua Periode".  Selasa (18/9) sekitar Pukul 13.30 Wita misalnya, ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Mahendradatta menggelar aksi simpatik "2019 Tetap Jokowi" di Bundaran Catur Muka, Jalan Gajah Mada Denpasar. Di bawah terik matahari, mereka membawa Bendera Merah Putih dan spanduk bertuliskan '#2019TetapJokowi' dan 'Mahasiswa Unmar Dukung Jokowi'.  Di sela-sela aksi ini Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi, AA Satya Laksmana, menegaskan, aksi ini digelar murni karena kejernihan pikiran mahasiswa melihat kerja nyata Presiden Joko Widodo (Jokowi) selama lima tahun belakangan ini. Aksi ini juga digelar bukan sebagai tandingan terhadap aksi di kota lainnya di Indonesia.  "Kami melihat Presiden Jokowi telah berbuat lebih baik untuk kemajuan bangsa dan tanah air kita. Karena itu kami menolak dengan tegas hastag #2019GantiPresiden dan mendukung #Jokowi2Periode demi melanjutkan pembangunan," ujar Satya Laksmana.  Ia menilai, Jokowi adalah seorang presiden yang sangat merakyat. Karena itu, sangat disayangkan kalau ada upaya kelompok-kelompok masyarakat yang menginginkan bahwa 2019 ganti presiden hanya karena tidak suka pada kepemimpinan Jokowi. “Bukti bahwa Jokowi sangat merakyat adalah ketika penutupan Asian Games beliau tidak hadir di Gelora Bung Karno, melainkan berada bersama para korban gempa bumi di Pulau Lombok. Karena itu, sebagai kampus marhaenisme yang menjunjung tinggi ajaran Soekarno, kami dari Universitas Mahendradatta sangat mendukung kepemimpinan merakyat Presiden Jokowi,” ujarnya. Satya Laksmana juga melihat kerja nyata Presiden Jokowi sudah tampak dalam bidang penegakan hukum dengan menyeret para pelaku korupsi ke pengadilan. Kemudian dalam bidang infrastruktur dan pembangunan dan bidang-bidang lain yang sudah terbukti dinikmati masyarakat luas. 

wartawan
San Edison
Category

CCTV Strategis di Klungkung Tak Berfungsi, DPRD Soroti Lemahnya Pengawasan Keamanan

balitribune.co.id | Semarapura - Keberadaan kamera pengawas (CCTV) milik Pemkab Klungkung mendapat sorotan tajam dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Klungkung. Sejumlah CCTV di titik strategis dilaporkan mati dan tidak berfungsi, sehingga menghambat pengawasan keamanan serta penanganan kasus kriminalitas di wilayah tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sengketa Tanah Subak Kerdung, Kuasa Hukum Sebut Putusan MA Bukan Soal Kepemilikan

balitribune.co.id | Denpasar - Sengketa tanah di Subak Kerdung, Pedungan, Denpasar, kian memanas di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Tim Kuasa Hukum terdakwa Anak Agung Ngurah Darmawan menegaskan bahwa putusan perkara perdata hingga tingkat kasasi di Mahkamah Agung (MA) tidak dapat dijadikan acuan untuk menentukan pemilik sah atas objek tanah yang kini masuk dalam perkara pidana Nomor 845/Pid.B/2026/PN Dps.

Baca Selengkapnya icon click

New Honda Stylo 160 Semakin Fashionable dengan Pilihan Warna Baru

balitribune.co.id | Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) hadirkan pilihan warna terbaru pada skutik favorit premium fashionable, New Honda Stylo 160. Penyegaran pada skutik bergaya retro dan powerful ini hadir dengan pilihan warna baru Glam Grey serta Royal Violet yang siap mencuri perhatian saat menjalani mobilitas produktif harian dan bergaya di akhir pekan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Usai Curi Brankas Senilai Rp500 Juta, Pelaku Nekat Bakar Rumah Ipar

balitribune.co.id | Tabanan - Misteri kebakaran rumah di Gang Jambu, Banjar Taman Sari Anyar, Desa Banjar Anyar, Kediri, Rabu (16/9/2026) lalu akhirnya terungkap. Kebakaran tersebut sengaja dipicu oleh AR (45), pedagang yang juga merupakan adik ipar korban, demi menutupi aksi pencurian brankas senilai Rp500 juta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.