Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Berkolaborasi dengan Mahasiswa Unud, Penyuluh Agama Hindu Bahas Pentingnya Organ Reproduksi

Penyuluh Agama Hindu Kantor Kementrian Agama Kabupaten Badung, I Gusti Agung Istri Purwati saat memberikan bimbingan kepada kader kampung KB di Desa Penarungan, Kamis (26/7) kemarin.

BALI TRIBUNE - Berkolaborasi dengan mahasiswa kedokteran yang KKN di Desa Penarungan, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Badung melalui Penyuluh Agama Hindu kantor setempat menggelar penyuluhan tentang hakekat keluarga serta kesehatan reproduksi. Berlangsung selama sepekan, 24-31 Juli 2018 penyuluhan ini merupakan implementasi Ilmu Pengetahuan khususnya bidang Ilmu Kedokteran dengan ajaran Agama Hindu. Dalam pemarapannya, Penyuluh Agama Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Badung, I Gusti Agung Istri Purwati menyebutkan, pentingnya menjaga kesehatan reproduksi bagi keharmonisan keluarga. Menurut Agung Purwanti, mengacu pada ajaran Agama Hindu diuraikan tentang ajaran Panca Widya dimana salah satu diantaranya adalah kewajiban keluarga adalah meneruskan keturunan. “ Memiliki Suputra adalah idaman bagi kebahagian sebuah keluarga, untuk terciptanya seorang suputra dibutuhkan proses keturunan.  Bagaimana bisa memiliki keturan jika alat reproduksi kita terganggu?,” tanyanya. Agung Purwati menambahkan, begitu pula halnya kelahiran seorang anak tidak lepas dari kesehatan reproduksi. Pada hari ketiga dibahas tentang tumbuh kembang anak dan kecacatan pada anak. “ Dari agama menjelaskan tentang samsara dan keutamaan menjelma menjadi manusia hingga mereka tumbuh kembang secara benar (normal,red). Ini juga tidak lepas dari bagaimana kita menjaga kesehatan reproduksi,” imbuhnya. Hal yang sama juga diutarakan oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran Unud. Mereka membahas lebih pada soal kemandulan. Kegiatan ini berlangsung 6 kali pertemuan dari tanggal 24 Juli Hingga 31 Juli 2018. Setiap persoalan dipaparkan dari dua sisi yakni sisi medis dan agama. 

wartawan
redaksi
Category

Relokasi PKL Dauhwaru, Upaya Bupati Jembrana Ciptakan Ketertiban Tanpa Matikan Ekonomi Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Ruas jalan Ngurah Rai di selatan lapangan Dauhwaru, Jembrana yang selama ini kerap dikeluhkan pengguna jalan maupun pejalan kaki akan ditertibkan. Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu jalan dan di atas trotoar di kawasan tersebut akan direlokasi. Relokasi ini pun mendapat respon dari para PKL

Baca Selengkapnya icon click

Selesaikan Polemik Tata Ruang Jatiluwih, Sanjaya Beri Sinyal Moratorium Bangunan di Sawah

balitribune.co.id | Tabanan – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan sinyal terkait rencana penerapan moratorium pembangunan di areal persawahan Jatiluwih.

Langkah ini diambil sebagai jalan tengah untuk menyelesaikan polemik tata ruang sekaligus menyelamatkan ekonomi warga yang anjlok drastis akibat penyegelan sejumlah tempat usaha.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dana Desa Dipangkas Besar-besaran, Hasil Musdes Bakal Macet

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah kepala desa mengeluhkan pemangkasan Dana Desa (DD) secara besar-besaran oleh pemerintah pusat. Mereka khawatir kebijakan itu akan berdampak serius pada pembangunan di desa, terelebih yang sudah dirancang melalui forum Musyawarah Desa (Musdes). Beberapa usulan masyarakat melalui musdes dipastikan sulit bisa diwujudkan.

Baca Selengkapnya icon click

Dilantik di Kebun Kakao, Pejabat Diminta Pikirkan Isi Perut Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Mengawali tahun 2026, sejumlah pejabat di Jembrana mengalami pergeseran. Puluhan pejabat telah dilantik dan diambil sumpahnya. Bahkan pelantikan pejabat di awal tahun ini dilakukan dengan cara yang tak biasa. Seluruh birokrat di Jembrana pun kini kembali diingatkan untuk memikirkan isi perut rakyat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.