Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bersama Instansi Terkait, Prajurit TNI Bersihkan Pantai Kuta

Bali Tribune/ Sejumlah anggota TNI saat bersihkan sampah pantai Kuta.
Balitribune.co.id | Mangupura - Sejumlah wisatawan masih membanjiri kawasan pantai Kuta. Sayangnya suasana tahun baru yang dinikmati pengunjung di Pantai Kuta, Minggu (3/1) justru dihadapkan pemandangan sampah kiriman yang sudah jadi musim tahunan.
 
Menindak lanjuti situasi itu, Kodam IX/Udayana bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung dan instansi terkait lainnya menggelar kegiatan bersih-bersih pantai berupa Karya Bakti pembersihan Pantai Kuta.
 
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Aster Kasdam IX/Udayana Kolonel Inf I Made Mahaparta bersama Kadis DLHK Kab. Badung I Wayan Puja dan diikuti oleh para peserta dari berbagai elemen diantaranya Kompi A Yonif Raider 900/SBW, Kompi B Yonif Mekanis 741/GN, Yon Zipur 18/YKR, Denkav 4/SP, Kodim 1611/Badung, Lanud Ngurah Rai, Lanal Denpasar, Polri, DKP  Kab. Badung, FKPPI, Pramuka, LDII, Hipakad, Himpunan Nelayan Kuta dan Organisasi Baracuda.
 
Pada kesempatan tersebut Aster Kasdam IX/Udayana menyampaikan, besar harapan persoalan sampah di pantai Kuta bisa cepat teratask dan bisa terlihat lebih rapi, bersih.
"Kebersihan lingkungan dalam hal ini merupakan tanggung jawab kita bersama, bahwa lingkungan kita harus selalu dalam kondisi baik khususnya sampah-sampah dari plastik seperti yang kita lihat bersama di tempat ini, tambah Aster," ucap Kolonel Inf I Made Mahaparta.
 
Sementara itu, Kadis DLHK Kab. Badung menyampaikan bahwa sampah yang terjadi di pantai Kuta sebenarnya terjadi berulang setiap tahunnya dan berdampak cukup membuat kondisi lingkungan menjadi kotor. "Kita juga sudah terus berupaya maksimal untuk melakukan pembersihannya dan semoga melalui kegiatan pada hari ini dapat lebih mempercepat proses pembersihan lingkungan pantai ini," terang Wayan Puja.
 
Fenomena angin barat, memang mengakibatkan banyak sampah kiriman yang dibawa arus gelombang laut ke tepi pantai. Umumnya sampah kiriman yang didominasi sampah plastik terdampar di sepanjang pantai Kuta, Legian dan Seminyak. 
 
Untuk itu, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, meminta partisipasi dari seluruh elemen masyarakat, pengusaha untuk ikut bergotong-royong melakukan kebersihan termasuk membantu alat yang dibutuhkan. "Kami mengetuk hati semua pihak mari kita bersama-sama berpartisipasi menangani sampah ini. Kami di Pemkab Badung sudah berupaya semaksimal mungkin, tentu dengan kondisi kedaruratan ini butuh di cover juga oleh pihak-pihak lain," ucap Wabup Suiasa.
wartawan
Made Ari Wirasdipta
Category

Galaxy A37 5G, Samsung Galaxy A Series Terbaru di Indonesia

balitribune.co.id | Denpasar - Samsung menghadirkan Galaxy A series terbaru di Indonesia, Galaxy A37 5G sebagai solusi paling lengkap untuk anak muda, baik untuk menikmati konten maupun menciptakan konten versi mereka sendiri. Ponsel ini menggabungkan kamera canggih dengan kemampuan Nightography, performa stabil, AI unggulan, baterai tahan seharian, dan durabilitas tinggi dalam satu perangkat yang siap dipakai seharian penuh.

Baca Selengkapnya icon click

DLHK Badung Perketat Pengawasan Horeka, Pastikan PSBS Berjalan dari Sumber

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengintensifkan korvei kebersihan lingkungan sekaligus pengawasan pelaksanaan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) pada pelaku usaha Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Astra Motor Bali Meriahkan HUT Kota Gianyar Lewat Honda Premium Matic Day 2026

balitribune.co.id | Gianyar – Astra Motor Bali kembali menghadirkan gelaran spesial bagi pecinta sepeda motor melalui Honda Premium Matic Day (HPMD) 2026 yang berlangsung pada 9–12 April 2026 di Alun-Alun Kota Gianyar, dalam rangka memeriahkan HUT Kota Gianyar ke-253.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.