Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

BI Bali Gelar FGD Road To Balinomics, Dorong Transformasi UMKM Ekonomi Kreatif

BI
Bali Tribune / KIKA - Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Udayana, Prof. Ni Putu Wiwin Setyari bersama Kepala KPw BI Bali, Achris Sarwani

balitribune.co.id | Denpasar - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Bali menggelar Focus Group Discussion (FGD) "Road To Balinomics TW II 2026" bertema "Transformasi UMKM Ekonomi Kreatif: Memperkuat Akses Keuangan, Digitalisasi, dan Stabilitas Ekonomi Daerah", di Denpasar, Rabu (22/7/2026) sebagai bagian dari penyusunan asesmen perekonomian daerah sekaligus menghimpun isu-isu strategis yang akan dibahas dalam Seminar Balinomics Agustus 2026.

Kepala KPw BI Bali, Achris Sarwani, pada kesempatan ini mengatakan diskusi tersebut bertujuan menghasilkan rekomendasi kebijakan yang komprehensif guna memperkuat daya saing UMKM ekonomi kreatif sekaligus menjaga stabilitas ekonomi Bali.

Menurutnya, transformasi UMKM tidak hanya berkaitan dengan peningkatan akses pembiayaan, tetapi juga peningkatan kapasitas pelaku usaha, penguatan kelembagaan, hingga pemanfaatan teknologi digital agar mampu menjadi penggerak baru pertumbuhan ekonomi.

Achris menjelaskan, BI Bali tengah menyiapkan rekomendasi jangka pendek maupun jangka panjang yang nantinya akan disampaikan kepada pemerintah daerah maupun kementerian/lembaga terkait. Rekomendasi tersebut diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan Bali, mulai dari kemacetan, konektivitas, hingga penguatan sektor ekonomi kreatif dan digital.

Ia mengungkapkan, meski pertumbuhan ekonomi Bali masih berada pada level positif sekitar 5,58 persen dengan inflasi yang tetap terjaga, terdapat tantangan yang perlu mendapat perhatian. Salah satunya adalah perlambatan pertumbuhan ekonomi yang untuk pertama kalinya berada sedikit di bawah rata-rata nasional sejak pandemi.

"Karena itu, BI terus mendorong penguatan sektor-sektor unggulan Bali, termasuk pariwisata, pertanian, kelautan dan perikanan, industri pengolahan berbasis sumber daya lokal, serta ekonomi kreatif. Menurut Achris, sektor-sektor tersebut harus saling terintegrasi agar mampu menciptakan nilai tambah dan memperluas pasar, termasuk melalui orientasi ekspor," sebutnya.

Achris menambahkan, digitalisasi menjadi salah satu kunci transformasi UMKM. Selain meningkatkan produktivitas, digitalisasi juga diharapkan mampu memperluas akses pasar dan memperkuat akses pembiayaan sehingga UMKM tidak hanya bergantung pada sektor pariwisata, tetapi juga mampu menjadi motor pertumbuhan ekonomi yang mandiri.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis(FEB) Universitas Udayana, Prof. Ni Putu Wiwin Setyari, yang hadir sebagai salah satu penanggap diskusi selain Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali, menyambut baik inisiatif BI Bali yang melibatkan akademisi dalam penyusunan rekomendasi kebijakan ekonomi daerah.

Prof. Wiwin mengungkapkan hasil kajian yang menunjukkan bahwa digitalisasi memang mampu meningkatkan aktivitas ekonomi, namun manfaatnya terhadap kesejahteraan pekerja masih belum optimal. Sejumlah sektor seperti perdagangan, transportasi, dan pariwisata dinilai masih menghadapi tantangan dalam memberikan perlindungan sosial bagi para pekerjanya.

Ia juga menyoroti tingginya ketergantungan Bali terhadap pasokan bahan baku dari luar daerah. Kondisi tersebut, menurutnya, membuat perekonomian Bali sangat sensitif terhadap gangguan distribusi maupun perubahan ekonomi di wilayah lain.

"Karena itu, penguatan UMKM lokal harus diarahkan tidak hanya pada peningkatan jumlah pelaku usaha, tetapi juga memperkuat rantai pasok lokal, penggunaan produk dalam negeri, serta sinkronisasi data antarinstansi agar program pengembangan UMKM lebih tepat sasaran," tukasnya.

Melalui FGD ini, BI Bali berharap berbagai masukan dari pemerintah, akademisi, perbankan, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan lainnya dapat menjadi dasar penyusunan rekomendasi kebijakan yang mampu memperkuat transformasi UMKM, mempercepat digitalisasi ekonomi, serta menjaga pertumbuhan ekonomi Bali yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Hadir sebagai narasumber dalam FGD, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Dinas Koperasi & UMKM Provinsi Bali, PT. Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali, dan para peserta diskusi dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Provinsi Bali, Dinas Perdagangan Provinsi Bali, Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Banuspa Provinsi Bali, PT. Permodalan Nasional Madani (PNM) Denpasar, Perum BULOG Provinsi Bali, PT. Jamkrida Bali Mandara, BRI Region 17 Denpasar, Bank Mandiri Provinsi Bali, DPD Perbarindo Bali, HIPMI Bali dan Badan Kerjasama Lembaga Perkreditan Desa (BKSLPD) provinsi Bali.

wartawan
ARW
Category

Biadab! Hanya Karena Setoran, Bos Tega Bakar Sopir 

balitribune.co.id | Amlapura - Nasib tragis menimpa I Gede Slamet (20), seorang sopir truk asal Banjar Dinas Susut, Desa Muncan, Kecamatan Selat, Karangasem. Ia mengalami luka bakar serius di sekujur tubuhnya setelah dibakar hidup-hidup oleh bosnya sendiri, I Putu CP (39), asal Kecamatan Rendang, pada Jumat (18/9/2026) siang. 

Baca Selengkapnya icon click

Koster Bagikan Nasi Jinggo di SMPN 13 Denpasar

balitribune.co.id | Denpasar - Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, mendampingi Gubernur Bali, Wayan Koster, melakukan kunjungan kerja ke SMP Negeri 13 Denpasar pada Jumat (18/9/2026). Kedatangan orang nomor satu di Bali dan Denpasar ini disambut antusias oleh seluruh siswa, guru, dan jajaran sekolah lewat beragam kreativitas seni dan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polres Jembrana Gulung Jaringan Narkoba Antarpulau 

balitribune.co.id I Negara - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Jembrana berhasil membongkar tujuh kasus peredaran narkotika dalam operasi beruntun periode Agustus hingga September 2026. 

Dari rangkaian penindakan tersebut, polisi meringkus delapan tersangka yang terdiri dari tujuh pria dan satu wanita, serta menyita barang bukti sabu seberat total 111,25 gram netto (119,02 gram bruto).

Baca Selengkapnya icon click

Tagihan Semu PBB Jembrana Capai Miliaran

balitribune.co.id | Negara - Ketidaksinkronan data pertanahan antara instansi vertikal pusat dan daerah memicu pembengkakan piutang Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten Jembrana hingga menembus angka fantastis, yakni Rp54,5 miliar. 

Data yang tidak akurat ini memicu penumpukan tagihan semu yang terus bertambah setiap tahun.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DPRD Badung Sepakati APBD Perubahan 2026, Infrastruktur Jadi Prioritas

balitribune.co.id | Mangupura - DPRD Kabupaten Badung bersama Pemerintah Kabupaten Badung menyepakati Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026. Kesepakatan tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat arah pembangunan Badung, khususnya melalui peningkatan porsi anggaran untuk sektor infrastruktur.

Baca Selengkapnya icon click

APBD-P Badung 2026 Tembus Rp13 Triliun, Infrastruktur Dapat Porsi 59,23 Persen

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung bersama DPRD Badung menyepakati Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026. Dalam perubahan anggaran tersebut, belanja daerah dipatok lebih dari Rp13 triliun dengan pembangunan infrastruktur menjadi salah satu prioritas utama.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.