Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bicara Pemilu Berkualitas, Lidartawan: Kurangi Pemasangan Baliho

Bali Tribune / Dialog Luar Studio Parlemen Menjawab bertajuk "Pemilih Cerdas, Pemilu Berkualitas" yang diselenggarakan LPP RRI Denpasar, Selasa (6/6).
balitribune.co.id | Denpasar - Meningkatkan partisipasi pemilih menjadi pekerjaan rumah besar dalam Pemilu 2024. Tidak hanya penyelenggara pemilu, kontenstan juga berkewajiban mengatrol animo masyarakat menggunakan hak pilih. 
 
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan menyampaikan, diperlukan upaya konkrit dalam meningkatkan partisipasi pemilih. Partai politik harus mulai meninggalkan pola kampanye usang, semisal pemasangan baliho. 
Terlebih ketika berbicara Pemilu 2024, dimana 54% pemegang hak suara merupakan pemilih pemula. 
 
"Saya berharap teman-teman partai politik menyetujui saya untuk mengurangi pemasangan baliho, apalagi di Bali ini kita sudah punya Pergub Bali Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai. Ini hal penting buat kita," ungkap Lidartawan dalam Dialog Luar Studio Parlemen Menjawab bertajuk "Pemilih Cerdas, Pemilu Berkualitas" yang diselenggarakan LPP RRI Denpasar, Selasa (6/6). 
 
Lidartawan menegaskan, generasi milenial cukup kritis dan jeli ketika memandang rekam jejak figur yang berkontestasi dalam Pemilu 14 Februari 2024. 
 
Ia pun menolak anggapan sikap apatis terhadap pemilihan umum yang selama ini disematkan kepada generasi milenial. 
 
"Saya di satu SMA yang cukup terkenal di Bali, saya ditanya, Pak Ketua gimana caranya saya menjadi pemilih berdaulat, negara kita akan kuat, kalau saya hanya ditontonkan oleh baliho atau spanduk yang mejeng begini saja," beber Lidartawan dalam dialog yang dipandu Ayu Mirah dan Diah Kharisma itu. 
 
"Gimana saya bisa memilih orang itu, apa orang itu, siapa orang itu, apa yang sudah dilakukan kepada bangsa dan negara, sehingga saya bisa memilih. Ini pertanyaan luar biasa bagi anak-anak muda yang katanya apatis, saya pikir tidak ada apatis, buktinya mereka menanyakan," lanjutnya. 
 
Ketua Komisi I DPRD Bali, I Nyoman Budiutama di tempat yang sama mengamini, bahwa pendidikan politik tidak hanya pekerjaan penyelenggara pemilu. 
 
Partai politik harus menjalankan fungsinya dalam memberikan pendidikan politik. 
 
"Terkait masalah pemilih milenial, ini memanfaatkan teknologi yang sudah berjalan begitu masif, dalam rangka untuk memberikan pendidikan politik, sehingga menjadi pemilih yang cerdas, itu ada hal-hal yang perlu diperhatikan," ucapnya. 
 
Sementara Pengamat Politik, Dr. I Nyoman Subanda mengatakan, semua pihak harus menyikapi golongan putih (golput) secara serius. Tidak hanya di kalangan milenial, golput telah menjalar ke hampir seluruh lini masyarakat. Ia menjelaskan, kriteria golput yang selama ini terjadi dalam pemilu di Tanah Air. Golput di Nusantara terbagi dalam tiga kategori, meliputi ideologis, politik, dan administratif. Golput ideologis dipengaruhi oleh sikap anti Pancasila, tidak menyukai ideologi negara, bangsa, dan pemerintahan di Indonesia.  
 
"Ada tidak di Indonesia? Ada, yang anti Pancasila ada, yang anti NKRI juga ada," tegasnya. 
 
Selanjutnya golput politik, yang disebabkan sikap apriori terhadap Pemilu. 
 
"Golput politik itu masyarakat beranggapan bahwa Pemilu itu tidak mengharapkan apa-apa. Tidak ada harapan apapun, tidak ada dampak positif apapun. Kenapa demikian? karena calegnya tidak berkualitas, kemudian calon gubernur, calon bupatinya juga tidak berkualitas, buat apa memilih, toh akan begitu-begitu saja hasilnya," ucapnya.
 
"Oleh karena itu, hal-hal yang semacam ini harus diperbaiki kualitas caleg, kualitas calon-calon kepala daerahnya, calon presiden sekaligus. Siapa yang punya fungsi ini, ya disitu letaknya partai politik. Partai politik harus mencari orang, tokoh yang kira-kira mempunyai akseptabilitas yang bagus, berdasarkan kapabilitasnya yang bagus," sambung Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Undiknas tersebut. 
 
Sedangkan golput administratif lebih dipengaruhi validitas data pemilih. Validitas data pemilih bukan semata tugas Komisi Pemilihan Umum. Pemerintah daerah hingga tingkat dusun memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan data kependudukan secara valid. 
 
"Ketika KPU melakukan verifikasi atau kroscek terhadap data kependudukan sudah klir. Tidak ada lagi orang tidak mendapatkan surat suara, tidak ada lagi orang yang tidak punya KTP, tidak ada lagi orang yang sudah meninggal mendapatkan surat panggilan, datanya menjadi lebih riil," kata Subanda dalam dialog yang juga dihadiri Kepala LPP RRI Denpasar, Dra. Teguh Yuli Astuti, M.M. tersebut.
wartawan
RAY
Category

Terdaftar di DPT Pilkel, TNI/Polri Bolehkah Nyoblos?

balitribune.co.id I Gianyar - Selain memiliki hak memilih, anggota aktif TNI maupun Polri juga diperbolehkan mencalonkan diri sebagai perbekel. Hal ini disiratkan oleh Dinas PMD Gianyar kepada Penitia Pilkel serentak tahun 2026. Menariknya, meskipun nantinya anggota TNI/ Polri  masuk DCS/ DCT Pilkel apakah akan berani mencoblos? Karena prinsip netralitas ini merupakan bagian dari kewajiban institusi TNI dan Polri.

Baca Selengkapnya icon click

Mudahkan Masyarakat, Pemkab Tabanan Hadirkan Layanan Jemput Bola Aktivasi IKD di Area Gedung Maria

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) berkolaborasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tabanan melaksanakan kegiatan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) melalui layanan jemput bola di area Gedung Maria Tabanan, Selasa (28/7/2026), yang berdampingan dengan Pasar Senggol Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Srikandi dan Atlet Polda Bali Dominasi Podium Kejuaraan Menembak Kapolri Cup 2026

balitribune.co.id } Jakarta - Kontingen menembak Polda Bali mencatatkan prestasi membanggakan pada Kejuaraan Menembak Kapolri Cup Tahun 2026 yang berlangsung di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Ajang bergengsi yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 tersebut berlangsung dari tanggal 23 hingga 26 Juli 2026.

Baca Selengkapnya icon click

KUR BRI Jadi Penopang Modal Petani Bunga Pacah

balitribune.co.id | Mangupura - Akses pembiayaan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlanjutan usaha pertanian. Bagi Made Tarji, petani bunga pacah di Banjar Panglan Kelod, Desa Kapal, Kabupaten Badung, kredit usaha rakyat (KUR) BRI menjadi penopang modal untuk membiayai kebutuhan produksi, mulai dari pengolahan lahan, pembelian bibit, pupuk, hingga perawatan tanaman.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dukung Pengelolaan Sampah di Bali, BRI Serahkan 1 Unit Dump Truck kepada Kodam IX/Udayana

balitribune.co.id | Denpasar - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian lingkungan melalui penyerahan bantuan 1 (satu) unit dump truck pengangkut sampah kepada Kodam IX/Udayana.

Baca Selengkapnya icon click

Utamakan Keselamatan, Astra Motor Bali Edukasi Cara Aman Berhenti di Pinggir Jalan

balitribune.co.id | Denpasar - Keselamatan berkendara tidak hanya krusial saat sepeda motor melaju di jalan raya, tetapi juga saat pengendara memutuskan untuk berhenti di pinggir jalan. Banyak kecelakaan yang terjadi akibat pengendara mengabaikan prosedur berhenti yang aman, sehingga menempatkan diri pada risiko tertabrak kendaraan lain atau berada di titik buta (blind spot).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.