Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

BNN Obok-obok Taman Wisata dengan Test Urine

Petugas BNNK Gianyar melakukan tes urine terhadap puluhan karyawan taman wisata Bali Bird Park, Sukawati, Selasa (23/10) kemarin.

BALI TRIBUNE -  Dalam upaya menciptakan kawasan wisata yang bebas narkoba maka Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Gianyar menyasar pelaku usaha wisata di sejumlah taman wisata. Setelah Taman Nusa Buterflay Park Kemenuh, Selasa (23/10), giliran Bali Bird Park, Sukawati yang menjadi sasaran BNN.  GM Bali Bird Park yang awalnya sempat merasa was-was didatangi BNN secara mendadak, akhirnya lega juga lantaran hasil tes urine yang dilakukan secara acak, semuanya negatif. Uji sampel urine kepada 25 pegawai Bali Bird Park secara random semuanya negatif. GM Bali Bird Park Pande Suastika mengucapkan rasa terima kasih kepada Kepala dan staf BNNK Gianyar untuk kegiatan tes urine ini,  “Harapan kami agar tes urine ini dapat diberikan secara kontinyu kepada kami dalam cakupan pegawai kami yang lebih banyak lagi, ” terang Pande Suastika. Sementara itu, Kepala BNN Kabupaten Gianyar, Sang Gede Sukawiyasa mengungkapkan, sebagai daerah tujuan pariwisata, Kabupaten Seni  Gianyar, tak terpisahkan oleh serbuan para pendatang. Mulai dari  wisatawan domestik, wisatawan asing serta beberapa pendatang yang memanfaatkan kultur dan efek pariwisata dari segi bisnis di  wilayah Kabupaten Gianyar.  “Bisnis pariwisata, cenderung terkait dengan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Karena itu, perlu mendapat perhatian khusus  agar bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika,” ungkapnya. Oleh karena itu, katanya, untuk mewujudkan hal itu, pihaknya terus menggencarkan tes urine di lingkungan pariwisata. Pihaknya juga mengapresiasi pengelola Bali Bird Park yang bekerja sama walau tidak diinformasikan terlebih dahulu. Sebagiman diketahui,Bali yang sebelumnya  berada pada peringkat 11 kasus penyalahgunaan narkoba dan sekarang naik dratis ke peringkat 23 se-Indonesia. Berdasarkan data tahun 2016, kasus penyalahgunaan narkoba (pecandu) di Bali mencapai 62.447 kasus, namun Tahun 2017 tercatat 50.937 kasus.  “Menurunnya tingkat prevalensi tersebut tetap kita harus waspada, karena Bali adalah destinasi utama, pangsa pasar besar sindikat peredaran gelap narkoba, kita tidak boleh lengah” tambah Sang Gede Sukawiyasa. Sedangkan berdasarkan hasil survey BNN RI tercatat ada 5 daerah yang masuk rawan narkoba, yakni Seminyak, Pemecutan Kelod, Dauh Puri Klod, Gianyar dan Buleleng. Untuk Gianyar masuk  daerah rawan peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba. Untuk itu, BNNK Gianyar terus menggencarkan pemberdayaan alternatif serta tes urine.  Di samping itu, bersama para Desa Adat membuat Perarem anti narkoba yang saat ini sedang dibahas oleh BNNK Gianyar beserta Pemkab Gianyar dan MMDP yang nanti akan dilaunching bersamaan dengan pengukuhan Desa Bersih Narkoba pada bulan November mendatang.  

wartawan
redaksi
Category

Sengketa Tanah Subak Kerdung, Kuasa Hukum Sebut Putusan MA Bukan Soal Kepemilikan

balitribune.co.id | Denpasar - Sengketa tanah di Subak Kerdung, Pedungan, Denpasar, kian memanas di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Tim Kuasa Hukum terdakwa Anak Agung Ngurah Darmawan menegaskan bahwa putusan perkara perdata hingga tingkat kasasi di Mahkamah Agung (MA) tidak dapat dijadikan acuan untuk menentukan pemilik sah atas objek tanah yang kini masuk dalam perkara pidana Nomor 845/Pid.B/2026/PN Dps.

Baca Selengkapnya icon click

New Honda Stylo 160 Semakin Fashionable dengan Pilihan Warna Baru

balitribune.co.id | Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) hadirkan pilihan warna terbaru pada skutik favorit premium fashionable, New Honda Stylo 160. Penyegaran pada skutik bergaya retro dan powerful ini hadir dengan pilihan warna baru Glam Grey serta Royal Violet yang siap mencuri perhatian saat menjalani mobilitas produktif harian dan bergaya di akhir pekan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Usai Curi Brankas Senilai Rp500 Juta, Pelaku Nekat Bakar Rumah Ipar

balitribune.co.id | Tabanan - Misteri kebakaran rumah di Gang Jambu, Banjar Taman Sari Anyar, Desa Banjar Anyar, Kediri, Rabu (16/9/2026) lalu akhirnya terungkap. Kebakaran tersebut sengaja dipicu oleh AR (45), pedagang yang juga merupakan adik ipar korban, demi menutupi aksi pencurian brankas senilai Rp500 juta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.