Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

BPN: Iklan Kondom Jangan Diartikan Negatif

Bali Tribune/net
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono

Jakarta | Bali Tribune.co.id – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono berkomentar ringan terkait adanya fitnah foto kondom bergambar capres-cawapres nomor urut 01 yang beredar via WhatsApp dan media sosial. Menurut Arief, iklan alat kontrasepsi itu jangan diartikan negatif. 

"Kalau menurut saya sih justru kondom itu jangan diartikan sesuatu yang negatif, tapi itu merupakan simbol bahwa negara Indonesia itu harus mengatur jumlah penduduknya. Sebab, selama 5 tahun ini hampir 4 tahun pemerintahan Jokowi terjadi ledakan penduduk. Kalau terjadi ledakan penduduk kan artinya akan berimbas kepada ekonomi. Artinya itu harusnya disyukuri bahwa itu melambangkan pemerintahannya, Jokowi ingin mengurangi jumlah penduduk dengan menggunakan program KB yang menggunakan kondom alat kontrasepsi kan," kata Poyuono, saat dihubungi, Sabtu (9/3/2019). 
“Kalau menurut mereka fitnah ya sah-sah saja, tapi kalau kita yang dibuatkan kondom bergambar Prabowo-Sandi saya rasa nggak apa-apa. Justru akan saya katakan bahwa kondom yang diproduksi yang bergambar Prabowo-Sandi itu merupakan simbol program bahwa kita punya program untuk bagaimana mengatur jumlah penduduk Indonesia. Jangan sampai penduduk Indonesia ini tidak diatur dalam jumlah penduduknya dengan kelahiran-kelahiran terus," imbuh Poyuono.
Dia berpandangan, jika ada kondom bergambar Prabowo-Sandi tidak serta merta merusak citra Prabowo sebagai capres yang didukung Ijtimak Ulama. Justru ia mengaku akan berterima kasih bila ada kondom bergambar Prabowo-Sandi karena dinilai turut mendukung program menekan jumlah penduduk dengan KB. Menurutnya kelebihan penduduk akan memberatkan perekonomian negara.
"Ya nggak merusak Islami dong. Kita kan harus melihat. Makanya kita harus menjelaskan. Apakah orang Islam juga mengharamkan penggunaan kondom kan enggak, ya kan. Apakah orang Islam, keluarga Islam tidak ikut program KB, kan ikut. Kan kondom itu sebagai alat kontrasepsi. Sebuah alat untuk ber-KB kan," ujarnya.
"Bagi kami sih nggak masalah kami akan katakan kalau kami yang dibikin gambar begitu justru kami terima kasih. Artinya ada rakyat yang sadar memberikan pesan ke kami bahwa laju pertumbuhan penduduk di Indonesia harus ditekan agar ekonomi Indonesia menjadi baik. Karena kalau kelebihan penduduk otomatis keperluan energi pangan itu harus kita kurangi, kalau enggak nanti memberatkan ekonomi," ujarnya. 
Meski demikian, Poyuono mempersilakan TKN Jokowi-Ma'ruf Amin melaporkan fitnah kondom tersebut ke polisi. Ia meminta polisi mengusut perusahaan pembuat kondom tersebut jika benar ada. 
"Begini kalau memang itu merasa tidak bagus, ya kan ya TKN melaporkan kepada polisi. Apakah kalau kondom itu memang diproduksi secara massal. Lalu misalnya berlambang Jokowi Ma'ruf ya sekarang kan yang punya pabrik kondom kan kebanyakan ada perusahaan BUMN, ya kan. Yang juga mungkin ada perusahaan swasta. Diusut saja kalau memang itu dianggap tidak pantas," tukasnya. dtc

wartawan
habit
Category

Salah Pilih Sejak Awal? Kenali Dulu Sumber Susu Sebelum Memilih Susu Formula Anak

baloitribune.co.id | Jakarta - Saat memilih susu formula anak, orang tua semakin terbiasa memperhatikan klaim pada label kemasan serta kandungan seperti AA dan DHA, protein, vitamin, mineral, hingga gula tambahan. Namun, satu hal yang belum banyak dicermati adalah dari mana sumber susu yang digunakan.

Baca Selengkapnya icon click

HUT ke-15 Jamkrida Bali Luncurkan Logo Baru dan Tegaskan Langkah "Go Nasional"

balitribune.co.id | Denpasar - PT Jamkrida Bali Mandara (Perseroda) atau Jamkrida Bali merayakan puncak hari jadinya yang ke-15 tahun sekaligus resmi melakukan rebranding dengan meluncurkan logo baru perusahaan. Peluncuran ini digelar dalam acara bertajuk "ELEVATE 15: Transformasi Menuju Nasional" di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya (Art Center), Denpasar, Senin (10/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DPRD Tabanan Pertanyakan RDTR Baru Tuntas di 3 Kecamatan

balitribune.co.id I Tabanan -  Jajaran DPRD Tabanan mempertanyakan lambannya proses penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di sembilan kecamatan sebagai tindak lanjut dari pelaksanaan RTRW.

Pasalnya, hingga saat ini dokumen tata ruang yang tuntas baru mencakup tiga kecamatan, sementara sisanya dinilai mandeg tanpa kejelasan pasti. Tiga wilayah yang sudah memiliki RDTR tersebut meliputi Kecamatan Kediri, Tabanan, dan Selemadeg Barat.

Baca Selengkapnya icon click

KMP Nusa Jaya Abadi Tak Beroperasi, Kendaraan Tujuan Nusa Penida Antre Hingga 2 Hari

balitribune.co.id I Amlapura - Tidak beroperasinya kapal KMP. Nusa Jaya Abadi atau Kapal Roro berdampak pada aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Padang Bai, Karangasem. Puluhan kendaraan truk, Pick Up dan kendaraan pribadi harus antre lebih dari dua hari di Pelabuhan Padang Bai, untuk bisa  menyeberang ke Nusa Penida, karena rute penyeberangan Padang Bai-Nusa Penida saat ini hanya dilayani oleh satu kapal yakni Kapal LCT.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ombak Terbaik dan Menantang, Pantai Medewi Jadi Magnet Surfing Dunia

balitribune.co.id | Negara - Deru ombak Samudra Hindia bergulung teratur menghantam pesisir barat Pulau Dewata. Di bawah terik surya, gemuruh air laut berpadu dengan sorak-sorai penonton yang memadati Pantai Medewi, Kecamatan Pekutatan pada Minggu (9/8/2026). Ratusan peselancar dari berbagai penjuru nusantara berkompetisi menaklukan ombak terbaik dan menantang.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Badung Minta Pejuang Dialisis Tetap Semangat Jalani Pengobatan

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meminta pasien yang menjalani terapi dialisis untuk tetap semangat dan tidak berputus asa. Pesan itu disampaikannya saat menghadiri Sarasehan Pejuang Dialisis yang digelar RSD Mangusada di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung, Minggu (9/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.