Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bungan Desa ke-64, Bupati Sanjaya Hadir di Lalanglinggah

bungan desa
Bali Tribune / Bupati Sanjaya dalam Program Bupati Ngantor di Desa (Bungan Desa) ke-64, Selasa (1/9)

balitribune.co.id | Tabanan - Dari hamparan perkebunan hingga deburan ombak pantai, Desa Lalanglinggah, Kecamatan Selemadeg Barat, menjadi ruang perjumpaan langsung antara pemerintah dan masyarakat melalui Program Bupati Ngantor di Desa (Bungan Desa) ke-64, Selasa (1/9/2026). Dipimpin langsung Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., kegiatan ini menjadi momentum untuk melihat lebih dekat potensi, kebutuhan sekaligus persoalan masyarakat, serta memastikan program pembangunan pemerintah hadir dan memberikan dampak nyata hingga tingkat desa. Turut hadir Wakil Bupati Tabanan, anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Sekda, para Asisten Setda, Kepala Perangkat Daerah terkait, para camat se-Kabupaten Tabanan, kepala bagian di lingkungan Setda, jajaran Forkopimcam, Perbekel Lalanglinggah, Forum Perbekel Selemadeg Barat, Jro Bendesa Adat, kepala wilayah dan tokoh masyarakat.

Jejak pertama Bungan Desa ke-64 dimulai dari sektor yang lekat dengan alam dan ketekunan masyarakat, saat Bupati Sanjaya bersama jajaran mengunjungi Kelompok Tani Hutan Merta Sari Urip di Banjar Dinas Yeh Bakung. Di lokasi tersebut, Bupati tidak hanya berdialog dengan para petani, tetapi turut meninjau dan melakukan panen madu lebah klanceng. Usai panen, Bupati Sanjaya mengapresiasi ketekunan kelompok tani sekaligus menyoroti tantangan dalam menghasilkan madu berkualitas, mulai dari cuaca, kondisi lingkungan hingga ketersediaan sumber makanan bagi lebah. “Untuk menghasilkan satu botol madu, tantangannya luar biasa dan tidak mudah. Karena itu saya sangat mengapresiasi kelompok tani yang ada di sini. Pemerintah daerah akan terus mendukung, termasuk melihat kemungkinan pengembangan bibit bunga yang menjadi sumber makanan lebah,” ungkapnya. Bupati juga mengarahkan BRIDA, Dinas Pertanian dan perangkat daerah terkait untuk melakukan riset dan pendampingan agar kawasan tersebut dapat dikembangkan sebagai sentra madu sekaligus terintegrasi dengan potensi kampung buah.

Dari madu, langkah Bungan Desa berlanjut menuju garis pantai, tepatnya Pantai Pengasahan di Banjar Dinas Pengasahan. Di kawasan tersebut, Bupati Sanjaya berdialog dengan Pokdarwis Arkananta Parahita untuk menggali potensi wisata pantai yang telah dikenal sebagai salah satu lokasi surfing yang diminati wisatawan mancanegara. Bupati kemudian melanjutkan kunjungan ke wilayah Selabih untuk memantau infrastruktur Gapura Perbatasan Kabupaten Tabanan dan Kabupaten Jembrana. Rangkaian lapangan tersebut menjadi bagian dari upaya Bupati melihat langsung potensi sekaligus kebutuhan pembangunan yang ada di kawasan barat Tabanan.

Setelah menyapa potensi pertanian dan pariwisata, Bupati Sanjaya bertatap muka langsung dengan masyarakat di Balai Serbaguna Mahajana Mandala Desa Lalanglinggah. Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyerahkan empat paket bantuan kepada keluarga yang memiliki anak stunting sekaligus berdialog langsung melalui sesi tanya jawab bersama masyarakat. Suasana berlangsung interaktif dengan adanya hadiah yang disponsori Bank BPD Cabang Tabanan. Di lokasi yang sama, pemerintah menghadirkan berbagai pelayanan kepada masyarakat, mulai dari layanan kesehatan, pembagian kacamata gratis, Posyandu, pelayanan kesehatan reguler, pendataan serta sosialisasi perizinan, penerimaan pelayanan pembayaran pajak retribusi secara elektronik, pelayanan disduk capil, hingga pelayanan gratis bagi pelaku usaha dan UMKM.

Di hadapan masyarakat, Bupati Sanjaya menegaskan bahwa Bungan Desa merupakan inovasi yang dihadirkan untuk mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat desa. Program tersebut menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah dengan membawa langsung jajaran perangkat daerah ke desa, sehingga masyarakat tidak selalu harus datang ke pusat pemerintahan untuk mendapatkan pelayanan. “Hari ini adalah Bupati Ngantor di Desa yang ke-64. Setelah sebelumnya kita mulai dari Desa Mundeh, Mundeh Kangin, Mundeh Kauh dan Selabih, mulai bulan September ini akan segera saya tuntaskan di seluruh desa,” tegasnya. Menurutnya, pola tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam menjalankan pembangunan secara menyeluruh, bertahap, terpadu dan terencana.

Pembangunan tersebut, lanjut Bupati Sanjaya, diarahkan untuk mewujudkan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui pola pembangunan semesta berencana menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM) dengan menekankan Lima program prioritas. Lalanglinggah dinilainya memiliki potensi yang lengkap, dengan karakter wilayah nyegara gunung, 10 subak yang terdiri atas tiga subak basah dan tujuh subak abian, serta kekayaan alam dan budaya yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan. “Kalau lima program ini kita jalankan dengan sungguh-sungguh, dari hulu sampai hilir, secara holistik dengan semangat menyama braya dan gotong royong, saya yakin Tabanan yang Aman, Unggul dan Madani serta sejahtera bisa kita wujudkan bersama,” jelasnya.

Potensi tersebut juga menjadi dasar Bupati Sanjaya dalam mendorong penguatan ekonomi masyarakat Lalanglinggah. Pemerintah Kabupaten Tabanan juga terus mengorganisir potensi ekonomi seperti pengembangan madu, melalui penguatan Perusda sebagai holding yang dapat merekam dan mengembangkan produk unggulan UMKM desa. “Kita harus melihat apa yang menjadi potensi masing-masing desa, kemudian kita koordinasikan. Tiga wilayah Selemadeg dan Pupuan juga kita arahkan menjadi sentra kampung buah. Kalau potensi pertanian, peternakan dan hortikultura ini bisa kita tangkap untuk kebutuhan B2B, maka masyarakat akan ikut terdampak secara ekonomi,” terangnya.

Tak berhenti pada pengembangan ekonomi, Bupati Sanjaya turut menaruh perhatian terhadap kebutuhan infrastruktur yang menjadi salah satu aspirasi utama masyarakat. Ia menegaskan bahwa infrastruktur tidak hanya berbicara tentang jalan dan jembatan, tetapi juga mencakup gedung sekolah, lapangan, bale banjar, pura hingga pelinggih yang menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat. Karena itu, program kabupaten harus dikolaborasikan dengan program desa. “Program kabupaten kita kolaborasikan dengan program desa. Kuncinya adalah menjaga dan membangun keharmonisan, karena pembangunan harus saling bersinergi dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tegas Bupati Sanjaya.

Sektor pariwisata menjadi potensi lain yang mendapat perhatian khusus, terutama karena Lalanglinggah telah memiliki daya tarik surfing yang diminati wisatawan mancanegara. Bupati Sanjaya menyebut setiap November terdapat event surfing internasional dengan tiga kategori yang dapat menjadi momentum memperkuat promosi desa. Ia bahkan mendorong agar agenda tersebut dapat dikolaborasikan dengan rangkaian HUT Kota Tabanan sehingga eksposur kawasan semakin luas. Untuk itu, orang nomor satu di Tabanan tersebut meminta masyarakat menjaga keamanan, kenyamanan, keramahan serta stabilitas desa agar perkembangan pariwisata tetap sejalan dengan karakter masyarakat setempat.

Seiring dengan pengembangan wilayah, Bupati Sanjaya juga mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan, khususnya melalui pengelolaan sampah berbasis sumber. Menurutnya, persoalan sampah bukan hanya tugas pemerintah, tetapi menyangkut perilaku setiap individu. Sampah organik dapat dikelola melalui teba tradisional untuk mendukung kebun dan pertanian, sedangkan sampah plastik dapat diarahkan melalui TPS3R. Ia juga mengajak masyarakat menghidupkan kembali budaya tedun secara rutin melalui semangat gotong royong. “Kita bukan hanya memerangi sampah, tetapi juga memerangi perilaku. Sampah adalah milik kita masing-masing. Mari kita pilah dari sumbernya dan selesaikan bersama-sama melalui kolaborasi,” pesannya. 

Menutup arahannya, Bupati Sanjaya menegaskan bahwa ukuran keberhasilan Bungan Desa bukan sekadar terlaksananya kunjungan, melainkan seberapa jauh kehadiran pemerintah menghasilkan perubahan yang benar-benar dirasakan masyarakat. Seluruh perangkat daerah diminta menindaklanjuti berbagai potensi dan aspirasi yang ditemukan di lapangan, mulai dari pertanian, kesehatan, UMKM, pariwisata, infrastruktur hingga lingkungan. “Apa pun yang kita lakukan harus punya nilai terdampak. Saya harap kunjungan Bupati ke Lalanglinggah ini benar-benar memberikan dampak nyata kepada masyarakat. Kita buka ruang kolaborasi, kita turunkan OPD terkait dan kita kerjakan bersama-sama,” pungkasnya.

Sementara itu, Perbekel desa Lalanglinggah I Nyoman Arnawa menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati Sanjaya, Wakil Bupati beserta seluruh jajaran yang secara langsung turun melihat kondisi dan potensi desa. Ia memaparkan Desa Lalanglinggah memiliki luas sekitar 1.600 Ha dengan jumlah penduduk 3.892 jiwa, terdiri atas 11 dusun, enam desa adat dan 11 banjar adat, dengan mata pencaharian masyarakat di sektor pertanian, perkebunan, nelayan, wiraswasta dan pariwisata. Arnawa menilai kehadiran pemerintah kabupaten menjadi momentum bagi desa untuk memperkuat komitmen pembangunan secara bersama-sama. “Kami ingin bergandengan tangan bersama-sama. Bapak Bupati sudah melihat langsung potensi kelompok tani dan pariwisata kami. Mari kita menjadi anak yang baik, jujur dan setia, sehingga apa yang menjadi harapan bersama dapat kita capai. Kami siap menjaga komitmen untuk menjadikan Lalanglinggah sebagai surganya surfing dan pariwisata,” ujarnya.

wartawan
KSM
Category

Modus Pura-pura Minta Tolong, Dua Pria Keroyok dan Rampas Motor Pemuda di Renon

balitribune.co.id | Denpasar - Seorang pria berinisial YAH (24) menjadi korban pengeroyokan oleh dua pria di kawasan Jalan Cok Agung Tresna, Renon, Denpasar, Bali. Kedua pelaku yang awalnya berpura-pura meminta pertolongan itu juga merampas motor pemuda berusia 24 tahun itu. Kini, polisi sedang memburu para pelaku.

Baca Selengkapnya icon click

Kado Istimewa Jelang HUT ke-386 Kota Amlapura, Karangasem Kembali Raih Opini WTP

balitribune.co.id | Amlapura - Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-386 Kota Amlapura, Pemerintah Kabupaten Karangasem kembali menerima kado istimewa berupa opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Edukasi Inklusif untuk Generasi Hebat, Kepala Perwakilan BKKBN Bali Berikan Pembinaan Kesehatan Reproduksi di SLB Negeri 1 Klungkung

balitribune.co.id | Semarapura - Komitmen mewujudkan generasi muda yang sehat, berdaya, dan terlindungi terus diperkuat oleh Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Bali. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, Dr. dr. Ni Luh Gede Sukardiasih, M.For., MARS, menghadiri secara langsung kegiatan Pembinaan Kesehatan Reproduksi bagi Kelompok Risiko Tinggi (Risti) yang diselenggarakan di SLB Negeri 1 Klungkung pada Senin (8/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Putu Parwata Pimpin Pansus Bahas Rancangan Peraturan DPRD tentang Tata Beracara Badan Kehormatan

balitribune.co.id | Mangupura – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Badung yang membahas Rancangan Peraturan DPRD tentang Tata Beracara Badan Kehormatan menggelar rapat kerja di Ruang Rapat Pimpinan DPRD Kabupaten Badung, Senin (8/6/2026). Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Badan Kehormatan (BK) sekaligus Ketua Pansus, I Putu Parwata, sebagai bagian dari upaya memperkuat regulasi internal DPRD dalam menjaga etika dan kehormatan lembaga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gusti Anom Gumanti Apresiasi WTP Badung, Berharap Catatan BPK Bisa Selesai Dalam Satu Bulan

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua DPRD Badung Gusti Anom Gumanti, SH, MH, memberikan apresiasi kepada Bupati Badung, Wakil Bupati dan anggota di DPRD Badung atas capaian Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) pada tahun anggaran 2025. Ini menunjukkan bahwa sinergitas antara legislatif dan eksekutif sudah berjalan dengan baik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.