Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bupati Gus Par Buka Festival Literasi 2026, Ajak Warga Hidupkan Pustaka dan Rawat Tradisi

Festival Literasi
Bali Tribune / FESTIVAL LITERASI - Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata alias Gus Par membuka Festival Literasi Gemar Membaca Tahun 2026 yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Karangasem, Senin (7/9/2026).

balitribune.co.id I Amlapura - Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata alias Gus Par membuka Festival Literasi Gemar Membaca Tahun 2026 yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Karangasem, Senin (7/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Karangasem ini mengusung tema “Prana Pustaka: Menghidupkan Cerita, Merawat Tradisi.”

Festival Literasi Gemar Membaca tersebut diikuti secara bergulir oleh pelajar dari berbagai jenjang pendidikan, mulai TK, SD, SMP hingga SMA se-Kabupaten Karangasem. Kegiatan berlangsung hingga Jumat (11/9/2026), dengan puncak acara sekaligus penutupan akan dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan Karangasem Akhir Pekan (KAP).

Bupati Gus Parwata hadir didampingi Sekda Karangasem I Ketut Sedana Merta, Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Karangasem, sejumlah Kepala OPD, Direktur RSUD Karangasem, Kepala BPD Bali Cabang Karangasem, penggiat komunitas literasi, para kepala sekolah dan guru pendamping, serta para pelajar peserta Festival Literasi. Bupati Gus Par dalam kesempatan itu menegaskan, gerakan literasi tidak boleh berhenti sebatas kegiatan membaca yang dilaksanakan dalam sebuah festival.

“Mari kita jadikan Festival ini sebagai awal dari gerakan besar. Gerakan Karangasem Membaca, Gerakan Karangasem Bercerita,” tegas Gus Par.

Menurutnya, literasi merupakan salah satu kunci kemajuan sebuah bangsa maupun daerah. Di tengah perkembangan era digital, kemampuan literasi tidak lagi sebatas membaca dan menulis. Masyarakat, khususnya generasi muda, harus mampu memahami, menganalisis dan menciptakan informasi yang bermanfaat.

Bupati Gus Par juga mengajak seluruh masyarakat Karangasem untuk menjadikan budaya membaca sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Tidak hanya di lingkungan sekolah, tetapi juga di instansi, desa, keluarga dan lingkungan masyarakat. “Daerah yang maju adalah daerah yang warganya gemar membaca dan bangga dengan budayanya sendiri,” kata Bupati.

Prana Pustaka, Napas Kehidupan dan Warisan Leluhur. Bupati Gus Par menilai tema “Prana Pustaka” memiliki makna yang sangat kuat. Prana dimaknai sebagai napas kehidupan, sedangkan pustaka merupakan warisan leluhur.

Karena itu, menurutnya, membaca cerita-cerita lokal, naskah lontar dan berbagai tradisi Karangasem bukan sekadar aktivitas membaca buku. Lebih dari itu, masyarakat sedang berupaya menghidupkan kembali napas budaya sekaligus mengenali jati diri sebagai masyarakat Karangasem.

Festival Literasi Gemar Membaca 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat budaya literasi sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap buku, cerita dan kekayaan budaya Karangasem.

wartawan
AGS
Category

Soal Stok Obat-Jaspel RSU Tabanan, Ketua DPRD Minta Manajemen Dievaluasi

balitribune.co.id I Tabanan - Ketua DPRD Tabanan, I Nyoman Arnawa, akhirnya angkat bicara soal kondisi manajamen RSU Tabanan. Mulai dari persoalan stok obat yang berkurang hingga jaspel atau jasa pelayanan bagi pegawai yang belum terbayar selama dua bulan.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Kendalikan Inflasi, Pemkot Denpasar Gandeng TPID Gelar High Level Meeting

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Denpasar melaksanakan High Level Meeting (HLM) di Ruang Rapat Praja Madya, Kantor Walikota Denpasar, Selasa (10/3/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.