Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bupati Sanjaya Puji Semangat Krama Desa Adat Membangun Yadnya

Bali Tribune / UPAKARA - Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya menghadiri rangkaian Karya Ngenteg Linggih yang dilaksanakan oleh Masyarakat di Pura Desa Adat Kuwum dan di Pura Prajapati Bebajangan, Desa Beringkit, Desa Adat Belayu, Marga, Sabtu, (1/4).

balitribune.co.id | Tabanan - Dalam menjalankan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana di Kabupaten Tabanan menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM), mengacu pada pembangunan yang terintegrasi dari hulu, tengah dan hilir. Dalam visi tersebut, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, beserta jajaran berkomitmen mewujudkan pelestarian seni, tradisi, adat, agama dan budaya sebagai salah satu skala pembangunan prioritas.

Oleh Karena itu, Bupati Sanjaya beserta jajaran selalu berupaya hadir dalam pembangunan yang dilakukan masyarakat, terutama dalam menggelar upacara Yadnya. Seperti yang dilakukan kali ini bersama Anggota DPRD Bali I Ketut Purnaya, Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga, beserta anggotanya Putu Eka Putra Nurcahyadi dan Putu Yuni Widyadnyani, Sekda dan para Kepala OPD terkait, menghadiri rangkaian Karya Ngenteg Linggih yang dilaksanakan oleh Masyarakat di Pura Desa Adat Kuwum dan di Pura Prajapati Bebajangan, Desa Beringkit, Desa Adat Belayu, Marga, Sabtu, (1/4).

Kehadiran Sanjaya yang saat itu juga didampingi oleh Camat dan unsur Forkopimcam, Perbekel dan Bendesa Adat setempat, disambut antusias oleh masyarakat di Dua Desa Adat di Marga tersebut. Bupati Sanjaya mengaku sangat berbahagia sekali bisa berada di tengah-tengah masyarakat dalam melaksanakan Karya Agung Ngenteg Linggih, Mupuk Pedagingan, Pedudusan Agung, Ngusaba Desa Ngusaba Nini di Pura Desa Adat Kuwum, serta Karya Ngenteg Linggih dan Pedudusan Agung di Pura Bebajangan, Beringkit.

Sebagai umat Hindu, Sanjaya mengatakan tidak bisa terlepas dari upacara upakara Panca Yadnya karena hal itu wajib dilakukan dari baru lahir sampai meninggal. Maka dari itu, selaku Kepala Daerah, Ia sangat mengapresiasi apa yang telah dibangun oleh masyarakat Desa Adat Kuwum dan Desa Beringkit dalam menjalankan kewajiban serta turut serta mengajegan ataupun melestarikan tradisi, seni, adat, agama dan budaya Bali yang adiluhung.

Orang nomor satu di Tabanan juga sangat menyadari dan tidak memungkiri, bahwa upakara upacara Yadnya layaknya Ngenteg Linggih sudah tentu memerlukan biaya yang sangat besar dan juga diperlukan semangat tulus ikhlas dan gotong royong masyarakat. Untuk itu, Sanjaya sangat mengapresiasi ketulusan dan semangat gotong royong dari seluruh masyarakat Desa Adat Kuwum dan Desa Beringkit, Marga dalam membangun Karya ini.

"Dalam sebuah konsep pembangunan yang telah ditata secara apik oleh masyarakat, sudah tentu kami di Pemerintah juga bergotong-royong membantu masyarakat disini. Untuk menperlancar Karya ini, titiang di Pemerintah kabupaten Tabanan ditambah dukungan para Legislatif, gotong-royong, kompak membantu warga dalam membangun Parahyangan disini," tegas Sanjaya saat di Desa Adat Kuwum, apalagi untuk Karya tersebut dikatakannya sudah ada anggarannya di APBD kabupaten Tabanan.

Selain itu, pembangunan akan terus berlanjut baik di Desa Adat Kuwum dan Desa Beringkit maupun di wilayah lainnya di Tabanan pasti akan terus berlanjut. Untuk itu, Sanjaya berharap kepada seluruh masyarakat agar bersatu membangun Tabanan Era Baru dan selalu kompak dalam membangun, baik itu Parahyangan, Palemahan dan Pawongan setempat. Beliau juga berpesan apalagi memasuki tahun politik, jangan sampai masyarakat terpecah belah oleh kepentingan politik serta selalu bangun komunikasi yang baik dengan pemerintah.

"Kita di pemerintah sangat komitmen membantu meringankan beban masyarakat dan saya juga berharap masyarakat selalu bersatu dengan pemerintah. Saya di ekskutif dan teman-teman di Legislatif, mari kita bersatu dengan pemerintah dan jangan pernah terlena oleh kepentingan politik sesaat yang akan membuat kita menderita kedepannya. Sekali lagi, saya sangat apresiasi kekompakan dari semeton-semeton tiang disini dalam membangun Karya," imbuh Sanjaya.

Terkait kehadiran dan dukungan Bupati, I Made Luja selaku Panitia Karya Ngenteg Linggih Desa Adat Kuwum menyampaikan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bupati beserta jajaran. Begitu juga dengan I Nyoman Sutapa selaku Panitia Karya Ngenteg Linggih Pura Bebajangan menghaturkan terimakasih yang setingginya kepada Bupati dan jajaran. Selain memberikan doa restu, pihaknya juga berharap kehadiran Bupati beserta jajaran selalu mendukung segala kegiatan pembangunam yang dilaksanakan oleh pihaknya, baik saat ini maupun kedepannya.

wartawan
JIN
Category

Badung Siapkan Rekayasa Arus di Pecatu, Akses Wisata Uluwatu Ditarget Lebih Lancar

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Perhubungan mulai mematangkan rekayasa lalu lintas di kawasan Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, sebagai langkah jangka pendek mengurai kemacetan menuju kawasan pariwisata Uluwatu.

Baca Selengkapnya icon click

Wujud Toleransi, Umat Lintas Agama di Denpasar Antusias Ikuti Prosesi Pindapata

balitribune.co.id | Denpasar - Sebanyak delapan Bhikku dari Vihara Buddha Sakyamuni menggelar tradisi Pindapata di sepanjang Jalan Gunung Agung, Denpasar, pada Kamis (14/5/2026). Prosesi ini dilaksanakan sebagai rangkaian menyambut Hari Raya Tri Suci Waisak 2570 yang jatuh pada 31 Mei mendatang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Proyek SJUT Sanur Rampung 100%, Pemkot Denpasar Beri Waktu 3 Bulan Bagi Provider untuk Pindah Jalur

balitribune.co.id | Denpasar - Pekerjaan konstruksi proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu Infrastruktur Pasif Telekomunikasi (SJUT-IPT) di kawasan Sanur resmi tuntas 100%. PT Sarana Utilitas Optimal (SUO) selaku Badan Usaha Pelaksana (BUP) telah menyerahkan hasil pembangunan tersebut kepada Perumda Bhukti Praja Sewakadarma (BPS) Kota Denpasar melalui penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST), Rabu (13/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Indonesia Rugi Rp9 Triliun Akibat Penipuan Online, ASEAN Memperkuat Upaya Penanggulangan

balitribune.co.id | Denpasar - Di Indonesia sepanjang tahun 2025 tercatat lebih dari 411.000 laporan kasus penipuan online dengan estimasi kerugian finansial mencapai sekitar USD 550 juta atau setara Rp9 triliun, berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Indonesia Anti-Scam Centre (IASC).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bukan Ribet Malah Cuan, Ibu Rumah Tangga di Tabanan Raup Tabungan dari Bank Sampah

Gerakan Pilah dan Kelola Sampah dari Rumah mendapat respons positif dari masyarakat. Salah satunya datang dari Ni Made Serly Liana Dewi, warga Desa Dauh Peken Kecamatan Tabanan, yang menilai kebijakan pembatasan sampah ke TPA menjadi dorongan bagi masyarakat untuk mulai berubah dan lebih bertanggung jawab dalam mengelola sampah dari rumah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.