Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bupati Tabanan Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berjalan dengan Baik

Bali Tribune / TINJAU - Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M.,tinjau pembangunan infrastruktur jalan penghubung Marga-Tunjuk di Banjar Kelaci, Desa Marga Dauh Puri, Kecamatan Marga, Tabanan, Jumat, (12/11).

balitribune.co.id | Tabanan – Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., turun langsung melihat kondisi pembangunan infrastruktur jalan penghubung Marga-Tunjuk di Banjar Kelaci, Desa Marga Dauh Puri, Kecamatan Marga, Tabanan, Jumat, (12/11). Bupati Tabanan, Sanjaya, ingin memastikan pembangunan betul-betul sesuai kualitas yang ditentukan.

Setibanya di lokasi dengan didampingi oleh salah satu anggota DPRD, Sekda dan OPD terkait, Perbekel dan Bendesa Adat Kelaci, Bupati Sanjaya langsung memeriksa kualitas infrastruktur jalan penghubung Marga-Tunjuk itu. Ia ingin memastikan agar dana yang dipakai untuk pembangunan tersebut benar-benar sesuai dengan kualitas, sehingga bisa dipertanggung-jawabkankan kepada masyarakat. 

Bahkan nampak saat itu, Bupati Sanjaya memukul senderan jalan dengan palu untuk mengetahui bangunan itu sesuai dengan kualitasnya. Ia juga berkesempatan melakukan pemadatan pinggiran jalan. “Senderannya bagus sekali, dan saya berikan apresiasi juga kepada pelaksana. Karena saya ingin, dana yang dipakai untuk infrastruktur ini betul-betul dimanfaatkan dengan baik. Jadi harus dioptimalkan, terutama kualitasnya,” ujar Sanjaya usai melakukan pengecekan.

Disamping itu, Ia juga menghimbau kepada Perbekel, Bendesa Adat dan masyarakat setempat untuk bersama-sama menjaga dan merawat infrastruktur yang telah dibangun pemerintah. “Jalan ini sudah diperbaiki, tolong dipelihara dengan baik. Jalan ini bukan hanya milik pemerintah tetapi sudah menjadi milik masyarakat. Bagaimana caranya untuk menjaga? Perbekel, Bendesa Adat dan jajaran agar kedepannya untuk budayakan lagi budaya tedun gotong-royong,” pintanya. 

Hal itu menurutnya sangat penting dilakukan, apalagi saat ini sudah memasuki musim hujan. Untuk itu, Ia sangat berharap kepada semua pihak terkait di  sekitar jalan penghubung tersebut agar membangkitkan budaya tedun gotong-royong minimal sebulan sekali. Ia juga mengatakan hotmix ini sangat cepat rusak jika terus menerus digenangi air. “Apalagi di musim hujan saat ini sangat rentan dengan sampah dan air yang menggenang. Jangan sampai ada sampah yang mampet sehingga mengganggu hotmix jalan,” tegasnya lagi.

Atas kehadiran Bupati Sanjaya dalam pembangunan jalan tersebut, I Made Sudarya selaku Bendesa Adat Kelaci mewakili seluruh masyarakat mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya  kepada Pemkab Tabanan. Bahkan, Ia juga mengatakan, akan siap untuk menjaga infrastruktur jalan tersebut. “Saya selaku Bendesa Adat, akan mengumumkan himbuan ini kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga apa yang sudah dibangun agar bisa terpelihara dengan baik,” ucapnya saat itu.

wartawan
RED
Category

Astra Motor Bali Hadirkan Super Deal Akhir Tahun “Astra Honda Vaganz"

balitribune.co.id | Denpasar – Guna memberikan manfaat lebih bagi masyarakat Bali, khususnya karyawan Grup Astra Bali, Astra Motor Bali menghadirkan program super deal akhir tahun bertajuk “Astra Honda Vaganza”. Program ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus komitmen Astra Motor Bali dalam mempermudah kepemilikan sepeda motor Honda menjelang penutupan tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Empat Kapolres dan Dua Direktur Polda Bali Diganti

balitribune.co.id | Denpasar - Gerbong mutasi di tubuh Polri kembali bergerak. Sebanyak 905 perwira Polri dimutasi mulai dari pangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) sampai Brigadir Jendral Polisi (Brigjen Pol). Mutasi sebanyak ini berdasarkan tiga Surat Telegram Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo bernomor; ST/2781A/XII/KEP./2025, ST/2781B/XII/KEP./2025, dan ST/2781C/XII/KEP./2025,  tanggal 15 Desember 2025. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jatiluwih: Ketika Pariwisata Bertumpu pada Sawah dan Kesejahteraan Petani

balitribune.co.id | Hamparan sawah terasering Jatiluwih, Tabanan, Bali, selama ini memikat mata dunia. Namun daya tarik kawasan ini bukan semata pada panorama hijau berundak yang fotogenik. Di baliknya, hidup sebuah sistem peradaban agraris berusia lebih dari seribu tahun: Subak. Sistem irigasi tradisional ini bukan hanya mengatur aliran air, tetapi juga mengikat hubungan sosial, nilai religius, serta keseimbangan ekologis masyarakat Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.