Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bupati Tabanan Puji Ngaben Bersama Desa Adat Tuka dan Kukub

Bali Tribune / NGABEN BERSAMA – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menghadiri ngaben Bersama di Parean Tengah, Baturiti.

balitribune.co.id | TabananSerius dan selalu berkomitmen membangun Kabupaten Tabanan secara menyeluruh sesuai Visi “Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembanggunan Semesta Berencana menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani”, Bupati Tabanan secara konsisten dan berkelanjutan memberikan dukungan kepada masyarakat dalam melaksanakan pembangunan, baik secara sekala maupun niskala.

Seperti halnya kali ini, Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya didampingi jajarannya menghadiri dua pelaksanaan upacara Yadnya masyarakat di Perean Tengah, yakni Karya Atma Wedana yang dilakukan oleh masyarakat Desa Adat Tuka dan Upacara Ngaben Bersama yang dilaksanakan oleh Masyarakat Desa Adat Kukub, Desa Perean Tengah, Kecamatan Baturiti, Tabanan, Selasa, (30/8) siang.

Bupati Sanjaya yang saat itu didampingi salah satu anggota DPRD Tabanan, Sekda, OPD terkait, Camat dan unsur Muspika Kecamatan Baturiti, Perbekel dan Bendesa Adat setempat, memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada masyarakat. Nampak di kesempatan itu dihadiri anggota DPR RI I Made Urip dan Ketua DPRD Bali N Adi Wiryatama. Hal ini, dikatakan merupakan salah satu penjabaran yang dilakukan masyarakat untuk mencapai visi misi Pemkab menuju Tabanan yang Aman, Unggul dan Madani (AUM).

Selaku Kepala Daerah, Bupati Sanjaya mengaku sangat bangga dan bahagia bisa berada di tengah masyarakat dalam melaksanakan pembangunan yang positif. Pihaknya memberikan apresiasi, memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya buat krama. Apalagi konsep dalam membangun upacara/upakara yang digelar sangat bagus dan merupakan cerminan perwujudan dari visi Pemkab Tabanan. Dimana terlihat dalam kegiatan Ngaben Bersama ini juga dirangkaikan dengan kegiatan Yadnya lainnya, seperti Memukur, Metatah dan Warak Keruron.

Menurut Sanjaya, bahwa konsep Yadnya seperti ini sangat membantu meringankan beban masyarakat terutama dari segi biaya. Karena sejatinya, Yadnya itu dikatakannya tidak harus mahal dan tidak harus dengan biaya yang besar. Terbukti, saat ini masyarakat Desa Adat Tuka dan masyarakat Desa Adat Kukub mampu melaksanakan Pengabenan Bersama dirangkaikan dengan Memukur, Metatah serta upacara Warak Kerurun dengan biaya yang sangat murah. Hal ini dipandang mampu menepis paradigma bahwa pelaksanaan Yadnya tidaklah harus mahal, terutama dalam upacara Pitra Yadnya, yakni pengabenan.

Sanjaya juga sangat berkeyakinan, kalau ke depannya hal ini terus diterapkan secara berkelanjutan oleh seluruh masyarakat Tabanan, maka akan sangat memudahkan generasi mendatang.

“Saya, bersama Ketua DPRD, Sekda dan jajaran memberikan doa restu yang tulus, semoga upacara/upakara ini memargi antar labda karya sida sidaning don,” ujar Sanjaya dalam Dharma Wacananya di Desa Adat Tuka, sembari sangat bersyukur karena antusias masyarakat sangat besar dalam menjaga kelestarian tradisi, adat dan budaya Bali.

Melihat masyarakatnya bersatu, penuh kekompakan serta mengedepankan semangat gotong royong dalam melaksanakan karya, merupakan kebanggaan tersendiri bagi orang nomor satu di Tabanan tersebut.

“Saya di Pemerintah Kabupaten Tabanan tidak akan pernah surut, tidak akan pernah berhenti memberikan dukungan dan bantuan ketika melihat krama kompak selalu. Ke depan, apapun yang menjadi harapan masyarakat, baik dalam membangun Parahyangan, Pawongan, Palemahan, mari tetap jaga kekompakan dan persatuan ini,” pinta Sanjaya.

Saat itu, kegiatan Atma Wedana Desa Adat Tuka dirangkaikan dengan upacara Nyekah yang menyertakan 30 sawa dengan biaya Rp. 3 juta per sawa, Metatah diikuti oleh 56 orang dengan biaya Rp. 300 ribu, Warok Keruron 7 dan 6 Ngelangkir. Begitupun dengan Upacara Ngaben Bersama di Desa Adat Kukub dirangkaikan dengan upacara Manusa Yadnya, yakni menyertakan 36 Sawa Nyekah dengan biaya Rp. 5 juta, 63 orang Metatah dan 2 orang Metelubulanan dengan biaya masing-masing Rp. 400 ribu.

Dengan kehadiran Bupati beserta jajaran, masyarakat Desa Adat Tuka dan Desa Adat Kukub melalui Ketua Panitia masing-masing, mengucapkan terimakasih atas kehadiran dan dukungannya. Pihaknya sangat mendukung penuh terkait program Bupati dalam pelestarian Seni, Tradisi Adat dan Budaya.

“Semoga adat kita ke depan bisa ajeg, lestari sesuai dengan visi dan misi kabupaten, yakni AUM (Aman, Unggul dan Madani) tersebut,” ujar I Nyoman Narda selaku Ketua Panitia Ngaben Bersama Desa Adat Kukub.

wartawan
JIN
Category

Kasanga Festival 2026 Siap Digelar, 16 Besar Ogoh-Ogoh Akan Ikuti Pawai dan Suguhkan Penampilan Kesenian

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar kembali akan menggelar Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6 - 8 Maret 2026 di kawasan Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung. Tak seperti tahun lalu, pelaksanaan parade ogoh-ogoh dilakukan dengan sistem parade seperti peed aye saat Pesta Kesenian Bali (PKB). Selain itu, Kasanga Festival tahun ini difokuskan pada penampilan seni, tanpa ada konser musik.

Baca Selengkapnya icon click

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkot Denpasar Ajak Seluruh Stakeholder Jaga Keamanan, Kondusifitas dan Kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama menjaga keamanan, kondusifitas dan kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1948 Tahun 2026. Rangkaian tersebut dimulai dari Pelaksanaan Prosesi Makiyis/Melasti, Tawur Agung Kesanga, Malam Pangerupukan, Nyepi dan Ngembak Geni.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati ​Gus Par Sebut Karangasem ‘Laboratorium Kerukunan’ Melalui Pagelaran ‘Sunaring Jagat’ di Taman Soekasada Ujung

balitribune.co.id | ​Amlapura - Pesona magis Taman Soekasada Ujung menjadi saksi bisu kemegahan kolaborasi budaya dalam acara Pagelaran Tari "Sunaring Jagat", Minggu (1/3/2026). Acara ini menjadi momentum penting bagi Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata yang akrab disapa Gus Par, untuk menegaskan bahwa Karangasem adalah daerah yang terbuka dan sangat menghargai perbedaan.

Baca Selengkapnya icon click

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.