Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Cegah Rabies Mengganas, Buleleng Siagakan Rabies Center

Bali Tribune / Kepala Dinas Kesehatan Buleleng dr.Sucipto.

balitribune.co.od | Singaraja - Belum redanya kasus gigitan anjing yang berakibat kematian akibat rabies menyisakan kekhawatiran di tengah masyarakat. Sebagai bentuk antisipasi, Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Kesehatan telah menyiagkan Rabies Center untuk menjadi rujukan masyarakat jika ada yang tergigit hewan berpotensi rabies.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng dr. Sucipto mengatakan, pihaknya telah menyiagakan sebanyak 23 Rabis Center untuk menanganai masalah rabies. Di antaranya 20 Puskesmas dan 3 rumah sakit telah disiapkan untuk memberikan penanggulangan rabies kepada masyarakat termasuk pemberian Vaksin Anti Rabies (VAR). “Jika tergigit warga tidak perlu lagi melakukan observasi selama 14 hari kepada anjing yang menggigit, kami langsung berikan VAR-nya,” tegas dr.Sucipto.

Dari data permintaan VAR, menurut dr.Sucipto ada kecenderungan fluktuatif. Namun demikian ketersediaan vaksin tetap dijaga berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Bali dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. ”Permintaan terhadap VAR memang mengalami fluktuasi tergantung jumlah kasusnya, namun jika stok VAR menipis kami segera koordinasi sehingga untuk saat ini tidak ada kendala,” imbuhnya.

Data Dinas Kesehatan Buleleng terkait Gigitan Hewan Penular Rabies (GHPR) menyebut jika merujuk kasus pada tahun 2022 tercatat 6.026 kasus gigitan dengan 13 kasus kematian. Sementara kasus gigitan anjing/GHPR terjadi hingga bulan Juni 2023 terdapat 3.427 kasus. Kasus gigitan terbanyak terjadi pada bulan Januari 2023 dengan 786 kasus, Februari 612 kasus, Maret 717 kasus, April 519 kasus, Mei 654 kasus dan Juni 2023 sebanyak 139 kasus. ”Semua kasus GHPR tersebut telah mendapatkan perawatan di rumah sakit dan Puskesmas dengan kasus rujukan terbanyak terjadi di Puskesmas Buleleng III sebanyak 275 kasus dan Puskesmas Sukasada I dengan 278 kasus,” ungkap dr.Sucipto.

Sedangkan wilayah kecamatan tertingi kasus GHPR nya yakni Kecamatan Buleleng dengan 687 kasus dengan desa terbanyak kasusnya Banyuning sebanyak 116 kasus dan Desa Kubutambahan sebanyak 111 kasus. ”Agar kasus rabies tidak terus menjadi momok menakutkan sebaiknya warga masyarakat tetap mematuhi petunjuk yang telah disampaikan secara massif oleh Pemkab Buleleng. Ada informasi standar yang telah diberikan mulai dari cara memelihara hewan peliharaan hingga tindakan yang dilakukan jika tergigit hewan pembawa rabies,” ujar dr. Sucipto.

Sebelumnya, Pj Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana telah mencanangkan sejumlah strategi dalam mencegah rabies. Salah satunya adalah dengan mengajak desa adat untuk membuat hukum adat yang dapat mengontrol anjing peliharaan warga agar tidak dilepasliarkan. ”Kalau kita berani memelihara anjing, berarti kita harus berani juga untuk tidak meliarkan anjing itu,” ucapnya.

wartawan
CHA
Category

Izin Belum Lengkap, Wahana Diamond Beach Nusa Penida Ditutup Sementara

balitribune.co.id I Semarapura - Pemerintah Kabupaten Klungkung melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Damkar Klungkung menghentikan sementara operasional semua  usaha dan wahana di kawasan Diamond Beach, Nusa Penida, Klungkung, Bali. 

Langkah ini diambil usai petugas menemukan sejumlah perizinan yang belum dipenuhi oleh pihak pengelola, termasuk Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Baca Selengkapnya icon click

Didakwa Terlibat Kasus Lab Narkotika di Vila, Dua WNA Rusia Jalani Sidang Perdana

balitribune.co.id I Gianyar - Dua warga negara Rusia, Sergei Trashchenko dan Natalia Tomberg alias Kseniia Kozina, menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Gianyar, Rabu (2/9/2026) sore. Keduanya didakwa terlibat dalam produksi narkotika jenis mefedron di sebuah vila di Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Buang Sampah Sembarangan di Kemenuh, Pelanggar Dikenai Sanksi Pacaruan

balitribune.co.id I Gianyar - Tidak hanya diganjar saksi administratif, bagi pelaku pembuang sampah sembarangan di wilayah Desa Adat kini juga diganjar sanksi adat materiil dan imaterrial. Seperti halnya, seorang warga pendatang yang kedapatan membuang sampah sembarangan di Desa Adat Kemenuh, Sukawati. Selain wajib memenuhi denda  senilai 100 Kg beras, pelanggar ini juga dikenai sanksi pembiayaan upacara Caru Eka Sata.

Baca Selengkapnya icon click

Bea Cukai Ngurah Rai Minta Warga Waspada Terhadap Penipuan Modus Tebus Barang

balitribune.co.id I Badung - Kantor Bea Cukai Ngurah Rai Bali kembali mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan otoritas kepabeanan. Modus yang marak terjadi adalah permintaan sejumlah uang dengan dalih barang kiriman tertahan di bea cukai. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tim SAR Gabungan Temukan Jenazah di Pantai Air Kuning, Diduga WN Polandia yang Hilang

balitribune.co.id I Negara - Petugas gabungan yang terdiri dari unsur SAR, kepolisian, dan  TNI menemukan  jenazah di Pantai Air Kuning, Jembrana pada Rabu (2/9/2026) sore. Jenazah tersebut diduga warga negara Polandia, Marcin Dawid Ryzycki. Hingga Rabu malam masih dilakukan identifikasi untuk memastikan identitas jenazah tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Bali Interfood 2026 Menjadi Tuan Rumah Asian Gelato Individual Competition

balitribune.co.id | Mangupura - Penyelenggaraan pameran bertaraf internasional Bali Interfood 2026 digelar setiap tahun guna menjawab kebutuhan pasar terkait industri makanan dan minuman (F&B). Bali Interfood 2026 ini menghadirkan penyelenggaraan kompetisi pembuatan gelato tingkat Asia Pasifik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.