Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Corona Merebak, Santri Asal Bali Pulang Kampung

Bali Tribune / SANTRI - Rombongan santri dari sejumlah pondok pesantren di Jawa banyak yang kembali ke Bali melalui Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk.

balitribune.co.id | Negara – Pascamerebaknya penyebaran virus corona beberapa bulan belakangan ini dan diberlakukannya social distancing (pembatasan social), kini sejumlah pondok pesantren di sejumlah wilayah di Pulau Jawa telah memulangkan para santrinya. Termasuk juga para santri yang berasal dari Kabupaten Jembrana.

Sejak sepekan belakangan ini, bus yang mengangkut rombongan para santri memang ramai masuk Bali melalui Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk. Para santri yang mondok di sejumlah pondok pesantren di berbagai wilayah di pulau Jawa ini telah di pulangkan ke rumahnya masing-masing. Teranyar para santri yang diliburkan dari Pondok Pesantren Salafiah Safiah Sukerejo, Kabupaten Situbondo, Provinsi Jawa Timur  dipulangkan ke Provinsi Bali.

Setelah tiba di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk Jumat (3/4), rombongan santri yang berasal dari sejumlah wilayah di Jembrana ini diperiksa secara ketat oleh personil Satgas Penanggulangan Covid 19 Kabupaten Jembrana yang disiagakan di pintu masuk Bali di Gilimanuk. Selain mengecek identitas diri dan daerah keberangkatan serta daerah asalnya, mereka juga haru menjalan pengechekan panas tubuh menggunakan termo scanner.

Penanggung Jawab Rombongan Santri, Muliadi Putra mengatakan para Santri dari Ponpes Safiah Sukerejo Situbondo dengan tujuan Bali diantaranya Singaraja, Gianyar, Karangasem, Denpasar, Klungkung, Jembrana diantar menggunakan 15  bus. Jumlah keseluruhan anggota rombongan santri ini menurutnya sebanyak 600 orang. Namun pihaknya memastikan hasil pemeriksaan personil Satgas Covid-19 tidak menemukan santri yang demam.

"Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan petugas di Pelabuhan Gilimanuk, tidak ditemukan adanya tanda-tanda dari para Santri kami yang terinsfeksi Virus Corona sehingga kami bisa diijinkan melanjukan perjalanan", jelas Muliadi. Khusus para Santri asal Kabuaten Jembrana berjumlah 159 Orang, turun di empat titik, diantaranya Kecamatan Melaya, Kecamatan Negara dan Kecamatan Mendoyo dengan Penanggung Jawab An. Ahmad Gupron.

Sedangkan pintu masuk Bali melalui Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk kini semakin di perketetat. Pemeriksaan penduduk masuk Bali kian dimaksimalkan. Tim gabungan yang bertugas Pos Pemeriksaan KTP Gilimanuk selektif menerima  pendatang/penumpang yang menuju Bali maupun yang melintas di Bali menuju NTB dan NTT. Seleksi terhadap penumpang masuk Bali juga semakin diperketat termasuk daerah asal dan suhu tubuh.

Apabila penduduk yang berasal dari zona merah/pandemi virus corona maupun penduduk masuk Bali yang hendak mencari pekerjaan dan berlibur di Bali maka akan di pulangkan kembali ke daerah aslanya. Begitupula apabila hasil pemeriksaan dengan termo scanner menunjukan suhu tubuhnya panas, maka akan dilakukan karantina di ruang karantina Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk untuk menentukan tidakan medis selanjutnya.

Pengetatan ini dilakukan setelah adanya intruksi Bupati Jembrana, I Putu Artha kepada petugas di Pos Pemeriksaan KTP Gilimanuk agar selektif menerima pendatang masuk Bali serta penebalan personil untuk pemeriksaan di pintu keluar pelabuhan. Secara tegas, Bupati Artha telah melarang masyarakat dari daerah zona merah datang Ke Bali. Pihaknya ingin semua penduduk yang masuk Bali diperiksa secara ketat termasuk suhu tubuhnya.

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Astra Motor Bali Konsisten Jaga Tradisi, Dukung Sesetan Heritage Omed-Omedan Festival 2026

balitribune.co.id | Denpasar – Astra Motor Bali kembali menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga kelestarian seni dan budaya Pulau Dewata dengan mendukung gelaran Sesetan Heritage Omed-Omedan Festival (SHOOF) 2026. Tradisi unik yang dilaksanakan tepat pada hari Ngembak Geni, sehari setelah Hari Suci Nyepi ini, berlangsung meriah di depan Banjar Kaja, Kelurahan Sesetan, Denpasar Selatan, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Ketua DPRD Badung dan Bupati Hadiri Dresta Lango dan Dharma Shanti Desa Adat Bualu

balitribune.co.id | Mangupura – Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, bersama Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri kegiatan Dresta Lango dan Dharma Shanti XX Desa Adat Bualu Tahun 2026, yang digelar pada Jumat (20/3/2026).

Kehadiran pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian adat, tradisi, serta nilai-nilai kearifan lokal yang terus dijaga oleh masyarakat Desa Adat Bualu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gema Takbir dan Ngembak Geni Berpadu, Potret Harmoni Idul Fitri dan Nyepi 1948 di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Ketika umat Hindu menjalani Ngembak Geni rangkaian hari raya Nyepi Tahun Saka 1948, gema takbir dari umat Muslim yang merayakan malam Idul Fitri 1447 Hijriah pun mengalun berdampingan.

Dalam suasana penuh penghormatan dan kebersamaan ini, Polda Bali hadir memastikan harmoni tetap terjaga.

Baca Selengkapnya icon click

Dampingi Wabup Buka Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV, Nyoman Satria Apresiasi Kreativitas Yowana

balitribune.co.id | Mangupura - ​Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Nyoman Satria bersama Ketua WHDI Badung yang juga anggota DPRD Ni Putu Yunita Oktarini mendampingi Wakil Bupati Badung, I Bagus Alit Sucipta, dalam pembukaan resmi Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV yang digelar di Taman Bencingah Puri Ageng Mengwi, Rabu (18/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harmoni Buleleng: Usai Nyepi, Ribuan Warga Muhammadiyah Gelar Salat Id di Eks Pelabuhan

balitribune.co.id | Singaraja – Suasana penuh toleransi dan kebersamaan mewarnai perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Buleleng, Bali. Tepat setelah berakhirnya Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948, Ribuan warga Muhammadiyah melaksanakan salat Id di kawasan Eks Pelabuhan Buleleng, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Nyepi Berdarah di Seririt, Satu Orang Luka Serius Akibat Tebasan Samurai

balitribune.co.id | Singaraja - Suasana sakral Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 tercoreng oleh peristiwa berdarah yang terjadi di Desa Joanyar, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng. Kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam ini terjadi di Banjar Dinas Kajanan dan kini tengah ditangani oleh aparat kepolisian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.