Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Danrem Dukung Gerakan Kedas Sampah Plastik

AUDENSI -- Didampingi seluruh Kasi Korem dan Kapenrem 163/Wira Satya Mayor Arm IB Putu Diana Sukertia, SS., Danrem 163/Wira Satya Kolonel Arh AM Suharyadi, SIP., MSi., (tengah) menerima audiensi Pengurus DPD Peradah dan PD KMHDI Provinsi Bali di ruang kerjanya di Makorem 163/Wira Satya, Denpasar, Rabu (9/1).




 BALI TRIBUNE - Sampah plastik telah menjadi masalah tersendiri bagi Bali sebagai daerah tujuan wisata internasional. Hal ini tidak hanya menjadi perhatian semua elemen masyarakat yang mendiami Pulau Bali, bahkan para delegasi Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) yang menggelar pertemuan di Bali, Oktober 2018 lalu juga membahas dan peduli serta memberikan perhatian serius terhadap masalah sampah di Pulau Bali. Demikian dikatakan Danrem 163/Wira Satya Kolonel Arh AM Suharyadi, SIP., MSi., didampingi seluruh Kasi Korem dan Kapenrem 163/Wira Satya Mayor Arm IB Putu Diana Sukertia, SS., ketika menerima audiensi Pengurus DPD Peradah dan PD KMHDI Provinsi Bali di Makorem 163/Wira Satya, Denpasar, Rabu (9/1). Kehadiaran kedua organisasi pemuda Hindu tersebut dipimpin I Ketut Putra selaku Ketua Penyelenggara Gerakan Kedas Sampah Plastik, didampingi Ketua Peradah Bali Komang Agus Widiantara dan tiga anggota lainnya. Maksud dan tujuan bertemu Danrem 163/Wira Satya kali ini, terkait rencana untuk melaksanakan “Gerakan Kedas Sampah Plastik” atau gerakan pembersihan sampah plastik di kawasan Pulau Bali. Menurut Ketut Putra, rintisan awal kegiatan ini fokus pada dua lokasi kawasan suci, yaitu Pura Lempuyang Luhur dan Pura Besakih Karangasem. Sampah plastik saat ini telah menjadi permasalahan tersendiri terhadap lingkungan, termasuk di kawasan suci, seperti pura, sehingga ia memohon dukungan Danrem dan jajaran dalam rangka kegiatan tersebut. Gerakan Kedas Sampah Plastik juga sebagai wujud penerapan Peraturan Gubernur Bali Nomor: 97/Tahun 2018 terkait Pembatasan Timbunan Sampah Plastik Sekali Pakai. Kegiatan bersih-bersih sampah plastik ini akan dilaksanakan di Pura Lempuyang Luhur (12 Januari 2019) dan di Pura Besakih (2 Pebruari 2019) mendatang. Menanggapi hal tersebut, Danrem sangat mengapresiasi dan merespons positif apa yang menjadi ide dan rencana dari kedua organisasi pemuda Hindu itu, baik Peradah maupun KMHDI. “Keberadaan sampah plastik belakangan ini telah menjadi momok tersendiri yang harus segera ditangani dengan baik. Pendapatan Bali 68 persen bergantung pada sektor pariwisata, maka pelestarian alam lingkungan menjadi sangat penting, termasuk penanganan masalah sampah plastik,” ujar Danrem. Danrem mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud nyata dari konsep Tri Hita Karana, di mana sangat menyelaraskan tiga hubungan harmonis antara manusia dengan Sang Pencipta, manusia dengan manusia, dan manusia dengan lingkungan. Kegiatan ini menjadi suatu implementasi dari apa yang menjadi konsep luhur Tri Hita Karana tersebut.

wartawan
Djoko Moeljono
Category

BLDF Tanam 5 Ribu Bibit Mangrove di Tahura Pemogan

balitribune.co.id I Denpasar - Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF) kembali melaksanakan penanaman bibit mangrove di kawasan Taman Hutan Raya Ngurah Rai, Pemogan, Bali, pada Rabu, 2 September 2026.

Kegiatan ini merupakan lanjutan dari upaya pelestarian yang telah dilakukan sebelumnya, sekaligus mempertegas komitmen BLDF dalam mendukung pemulihan dan pelestarian ekosistem pesisir Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Kebakaran di Jalan Nakula, 85 KK Kehilangan Rumah

balitribune.co.id I Denpasar - Kebakaran hebat yang terjadi di Jalan Nakula Pemecutan Kelod Denpasar menyisakan kesedihan bagi puluhan warga yang tinggal di lokasi. Dari catatan Dinas Sosial Kota Denpasar, baru terdata ada 85 KK yang terdampak dari musibah kebakaran tersebut. Hingga kini Dinsos Denpasar terus melakukan pendataan kepada warga yang terdampak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

10 Hari Hilang,  Dadong Geloh Ditemukan Meninggal di Jurang

balitribune.co.id I Gianyar -  Ni Wayan Geloh alias Dadong Geloh (78), warga Banjar Perean, Desa Pupuan, Kecamatan Tegallalang, ditemukan meninggal dunia setelah sekitar 10 hari dilaporkan hilang. Jasad korban ditemukan di dasar jurang sekitar 500 meter dari rumahnya, Selasa (1/9/2026) sore.

Penemuan korban mengakhiri pencarian yang dilakukan keluarga bersama aparat desa dan masyarakat sejak Geloh dilaporkan hilang pada 21 Agustus 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Ketua DPRD Bangli Desak Evaluasi Total Penataan PNS di Setiap OPD

balitribune.co.id | Bangli - Ketua DPRD Kabupaten Bangli, I Ketut Suastika, mendesak Pemerintah Kabupaten Bangli untuk segera mengevaluasi dan menata ulang pendistribusian Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Langkah ini dinilai mendesak agar penempatan pegawai benar-benar selaras dengan Analisis Beban Kerja (ABK) dan prioritas program pembangunan daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.