Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dekan Termuda Undiksha Dilantik

Bali Tribune / MELANTIK - Rektor Undiksha, Prof. Dr. I Wayan Lasmawan, M.Pd, Jumat (28/7) melantik 8 Dekan di Undiksha Singaraja yang salah satunya Prof. Dr. I Wayan Widiana, S.Pd.,M.Pd.
balitribune.co.id | Denpasar – Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja mencatatkan sejarah dengan melantik dekan termuda setelah sebelumnya melahirkan rekor profesor termuda. Adalah Prof. Dr. I Wayan Widiana, S.Pd.,M.Pd resmi dilantik sebagai dekat Fakultas Ilmu Pendidikan Undiksha dan sekaligus sebagai yang termuda dari delapan dekan yang dilantik atau dikukuhkan pada pada Jumat (28/7).
 
Dekan termuda Prof. Dr. I Wayan Widiana, S.Pd.,M.Pd usai dilantik mengatakan akan bekerja maksimal selaku kepanjangan tangan dan pelaksana program dari visi misi Rektor Undiksha, Prof. Dr. I Wayan Lasmawan, M.Pd. Bahkan katanya, peningkatan prestasi akan dilakukan sehingga mampu melampui pemimpin sebelumnya khususnya untuk FIP dan Undiksha pada umumnya. Diantaranya, dekan termuda asal Desa Tianyar Kecamatan Kubu, Karangasem ini mengaku telah menyiapkan program trobosan yang tentu berpatokan pada indikator kinerja utama (IKU) diantaranya FIP berprestasi, FIP berkolaborasi, FIP merdeka belajar, FIP career development, FIP Berinovasi, FIP terstandarisasi, dan FIP dalam wirausaha.
 
“Saya berharap langkah awal ini bisa membawa peningkatan prestasi untuk Undiksha ke depannya. Selain itu FIP tetap menjadi trendsetter Undiksha dan bisa mempertahankan peringkat 1 dalam klasterisasi Undiksha,” ujarnya.
 
Lebih lanjut menurut suami dari Luh Ratna Rosalina ini menilai pendidikan di Indonesia saat ini sudah sangat baik. Apalagi berbagai inovasi dalam dunia pendidikan telah dilakukan, termasuk dalam proses pembelajaran. Hal tersebut dapat dilihat dari berbagai model strategi yang inovatif dengan berbasis teknologi yang sudah dilakukan oleh guru.
 
”Intinya kami akan terus melakukan riset untuk pengembangan pendidikan dan bisa dimanfaatkan di sekolah. Sehingga pembelajaran menjadi lebih modern serta kekinian,” ucapnya.
 
Sementara itu, Rektor Undiksha, Prof. Dr. I Wayan Lasmawan, M.Pd menegaskan bahwa dalam proses pemetaan, pemilihan, penetapan, dan pengangkatan pejabat struktural tentunya berdasarkan pada roh dan nafas statuta Undiksha yang baru dan itu termaktub dalam Permen Dikbudristek Nomor: 30 Tahun 2023. Lasmawan menyebut, tidak mudah menentukan siapa yang tepat menjadi dekan dalam proses pemilihan dekan hal itu cukup menguras pikiran. Pasalnya, di Undiksha banyak berhimpun  orang hebat dan cerdas. Dan pada akhirnya, seabagai rektor, memang harus tetap menentukan pilihan dengan memilih yang terbaik.
 
"Memang dalam memilih cukup sulit tapi inilah pilihannya. Kita tahu banyak yang sudah dicapai oleh para pemimpin Undiksha terdahulu. Tapi hal ini juga dianggap sebagai tantangan tersendiri agar prestasi dan capaian kinerja tersebut bisa ditingkatkan oleh mereka (dekan baru, red)," kata Lasmawan usai melantik delapan Dekan di Ruang Ganesha III Rektorat Undiksha.
 
Ia pun memint agar para dekan yang telah dilantik bekerja lebih maksimal dengan bersandar pada kosnep pesaja. Sehingga semua aspek serta komponen kelembagaan akan bergerak seirama dengan parameter realitas. Lasmawan juga meyakini para dekan terpilih ini akan mampu menjadikan fakultas dan universitas semakin baik melalui serangkaian inovasi yang tak berujung dan restorasi manajemen terstruktur di fakultas masing-masing.
 
“Undiksha sebagai rumah kedua bagi kita semua, tentu harus pro aktif dan mampu mengambil langkah inovatif yang masif dalam menterjadikan dan merealisasikan program-program prioritas kementerian dan Pembangunan nasional, khususnya dalam bidang pendidikan,” tandasnya. 
 
Untuk diketahui, selain melantik Prof. Dr. I Wayan Widiana, S.Pd.,M.Pd sebagai dekan Fakultas Ilmu Pendidikan. Rektor Undiksha juga melantik Dekan Fakultas Bahasa dan Seni, Drs. I Gede Nurjaya, M.Pd, Dekan Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial, Prof. Dr. I Nengah Suastika, S.Pd., M.Pd, Dekan Fakultas Teknik dan Kejuruan, Dr. Kadek Rihendra Dantes, S.T.,M.T., Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Dr. I Wayan Sukra Warpala, S.Pd.,M.Sc, Dekan Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Dr. I Ketut Yoda, S.Pd.,M.Or., Dekan Fakultas Ekonomi, Prof. Dr. I Gede Adi Yuniarta, S.E.,Ak.,M.Si., dan Dekan Fakultas Kedokteran, Prof. Dr. M. Ahmad Djojosugito, dr. Sp.OT (K), MHA, MBA.
wartawan
CHA
Category

Usai Kondangan, Mobil Staf Distan Tabanan Terjun ke Jurang

balitribune.co.id I Tabanan - Lima staf Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Tabanan terperosok ke jurang sedalam delapan meter di Desa Payangan, Kecamatan Marga, pada Selasa (24/3/2026). Kecelakaan yang dialami rombongan yang baru saja kondangan itu diduga terjadi akibat sopir yang panik saat melindas batu di jalan yang ada di sekitar lokasi kejadian.

Baca Selengkapnya icon click

Koster Kukuhkan 5.058 Pengurus PDI Perjuangan Tabanan, Sanjaya Pastikan Struktur Partai Makin Solid

balitribune.co.id | Tabanan – Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Wayan Koster secara langsung mengukuhkan 5.058 pengurus PAC, ranting, dan anak ranting PDI Perjuangan se-Kabupaten Tabanan masa bakti 2025–2030. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Kesenian I Ketut Marya Tabanan, turut dihadiri Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M, dan jajaran Pengurus, Selasa (24/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mau Hadiah Total 15 Juta? Mampir ke AHASS Siaga Plus!

balitribune.co.id | Negara – Astra Motor Bali terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan kepada konsumen setia Honda melalui kehadiran AHASS Siaga Plus. Tidak hanya menyediakan fasilitas servis dan istirahat yang nyaman bagi pemudik, AHASS Siaga Plus juga mengajak para pengunjung untuk berpartisipasi dalam survei layanan sebagai bentuk keterlibatan langsung dalam pengembangan pelayanan ke depan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tragedi Berdarah di Kerobokan, WNA Belanda Tewas Ditusuk

balitribune.co.id | Mangupura - Seorang warga negara asing (WNA) asal Belanda inisial RP tewas dibunuh di depan Villa Amira Nomor 1, Banjar Anyar Kelod Kerobokan, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Senin (23/3/2026) pukul 22.50 Wita. Sementara pelaku diduga dua orang yang memakai jaket Ojek Online (Ojol).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.