Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Desa Pakraman Sangsit Dangin Yeh, Giri Emas Buleleng melaksanakan Ngusaba Desa di Desa Giri Emas, Berjalan Kaki, Ribuan Krama Iringi Prosesi ‘Bukakak’

Bali Tribune/ NGUSABA BUKAKAK- Serangkaian karya Ngusaba Desa, krama Subak di Desa Pakraman Sangsit Dangin Yeh,Giri Emas Singaraja menggelar tradisi’ Bukakak’. Tampak, puluhan warga berupaya melewati tembok penyengker Pura Baleagung Desa Pakraman Buleleng saat tradisi itu dilangsungkan, Kamis (21/3)kemarin.
Balitribune.co.id | Singaraja - Serangkaian pelaksanaan ritual Ngusaba Desa, Desa Pakraman Sangsit Dangin Yeh, Desa Giri Emas Kecamatan Sawan Buleleng, Kamis (21/3) kemarin menggelar tradisi  ‘Bukakak’. Sesuai pawisik, lokasi yang dituju kali ini adalah, Pura Baleagung Buleleng yang berjarak sekitar 15 kilometer dari lokasi ritual.
 
Klian Desa Pakraman Sangsit Dangin Yeh, Jro Mangku Wayan Gunawan disela-sela prosesi kemarin menuturkan, tradisi Bukakak merupakan bagian dari ritual Ngusaba Desa yang puncak karya berlangsung setiap rahina Purnama Kadasa.
 
“Tradisi ini (Bukakak,red) digelar setiap dua tahun,”terangnya.
Lanjut Jro Mangku Gunawan, sebelum tradisi itu dilaksanakan, prajuru desa bersama krama Subak Sangsit Dangin Yeh menggelar ritual khusus di Pura Subak setempat.
 
Ritual dimaksud, salah satunya memohon petunjuk Pura yang akan dituju oleh Ida Bhatara Sesuhunan ring Dangin Yeh berstanakan ‘Bukakak’. Biasanya, petunjuk dimaksud disampaikan oleh salah seorang warga yang dalam keadaan trance atau kesurupan.
 
“Untuk ngusaba desa kali ini, berdasarkan petunjuk Ida Bhatara Sesuhunan, Pura yang dituju adalah,Pura Baleagung Buleleng,” ucap Jro Gunawan.
 
Sebagaimana pantauan Balitribune.co.id| kemarin, kepadatan warga terlihat sejak sejak pukul 08.30 Wita. Didominasi busana adat berwarna Putih dan Merah, prosesi ‘Bukakak’ dimulai sekitar pukul 11.00 Wita.
 
Diawali dengan persembahyangan bersama di Pura Subak Sangsit Dangin Yeh dilanjutkan dengan melaksanakan ritual pesucian di Pura Pancoran Emas Desa Giri Emas. Tampak hadir dalam prosesi itu, Wakil Bupati Buleleng, dr.I Nyoman Sutjidra. 
Setibanya warga dari ritual pesucian, prosesi dilanjutkan dengan sakralisasi Bukakak melalui sebuah ritual khusus di Pura Gunung Sekar desa setempat. Pura ini berada disebuah bukit kecil arah ke Timur dari Pura Subak Sangsit Dangin Yeh.
 
Sekitar pukul 13.30 Wita, ribuan warga ini pun mulai bergerak ke arah Kota Singaraja. Berjalan kaki, jarak PP yang ditempuh oleh iring-iringan warga ini mencapai sekitar 30 kilometer.
 
Meski, telah dibantu sejumlah personil pengatur lalu lintas di Singaraja, kepadatan warga disepanjang jalur Singaraja-Gilimanuk mengalami kemacetan. Sejenak, situasi ini sempat terurai tatkala ‘Bukakak’ telah memasuki  areal Pura Baleagung Singaraja. Namun, beberapa jam kemudian, jalur itupun kembali mengalami kemacetan.
 
Setibanya, di Pura Baleagung Buleleng, prajuru dan krama Desa Pakraman Sangsit Dangin Yeh bersama Klian dan Prajuru Desa Pakraman Buleleng melangsungkan persembahyangan bersama.
Usai persembahyangan, warga kemudian mengarak Bukakak melewati Kantor Bupati Buleleng, kembali ke Desa Giri Emas . 
wartawan
I Wayan Sudarma
Category

Dirut Perumda Sanjayaning Singasana Mundur Demi Posisi Baru di Perumda Pasar Badung

balitribune.co.id | Tabanan – Direktur Utama (Dirut) Perumda Sanjayaning Singasana, Kompyang Gede Pasek Wedha, secara mendadak mengundurkan diri. Pengunduran diri itu bukannya tanpa sebab. Kompyang belum lama ini terpilih sebagai Direktur Utama Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana (MGS) di Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Antisipasi Pilkel 2027, Komisi I DPRD Tabanan Konsultasikan Kekosongan Aturan Teknis UU Desa ke Kemendagri

balitribune.co.id | Tabanan – Kekosongan aturan teknis dalam bentuk peraturan pemerintah atau PP terkait penjabaran Undang-Undang Desa yang baru membuat Komisi I DPRD Tabanan berinisiatif untuk menanyakan mekanisme pencalonan perbekel (kepala desa). Pasalnya, pada 2027 mendatang, ada 97 desa di Kabupaten Tabanan yang akan menggelar pemilihan perbekel.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Sedana Arta: Rumah Jabatan Sikut Satak, Wujud Nyata Pelestarian Budaya Bangli

balitribune.co.id | Bangli - Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta merancang pembangunan Rumah Jabatan Bupati berupa balai pertemuan dan gedung kantor sikut satak. Pembangunan dengan mengusung konsep arsitektur tradisional Hindu Bali, sikut satak ini adalah sebagai bentuk pelestarian warisan budaya. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Memahami Dilema Gubernur Bali Terkait TPA Suwung

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), telah merilis penutupan TPA Suwung bahwa TPA terbesar di Bali itu akan ditutup permananen pada tanggal 23 Desember 2025, tetapi penutupan tersebut kemudian ditunda hingga tanggal 28 Pebruari 2026 atas beberapa pertimbangan, diantaranya belum siapnya infrastruktur pengolahan akhir sampah khususnya di Badung dan Denpasar, perpanjangan masa penutupan TPA itu dimaksudkan agar dalam tentang waktu

Baca Selengkapnya icon click

Walikota Jaya Negara Bersama Desa Adat dan Bapak Angkat Kebersihan Hijaukan Pura Beji Penatih

balitribune.co.id | Denpasar - Komitmen menjaga kesucian lingkungan sekaligus kelestarian alam kembali ditunjukkan Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara. Bersama bapak angkat kebersihan Kelurahan Penatih serta seluruh elemen Desa Adat Penatih, Walikota Jaya Negara melaksanakan aksi kebersihan dan penghijauan di kawasan Pura Beji Desa Adat Penatih, Kelurahan Penatih, Kecamatan Denpasar Timur, Jumat (23/1).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.