Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Deteksi Dini Gejala Demam Berdarah Dengue

SENAM – Puluhan warga lansia mengikuti senam di sela kegiatan Posyandu Paripurna di Br Tegal Kori, Ubung Kaja, Denut, Selasa (3/7)

BALI TRIBUNE - DEMAM berdarah dengue (DBD) adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus Dengue tipe 1-4, yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti betina (dominan) dan beberapa spesies Aedes lainnya. Di Indonesia, keempat tipe virus Dengue dapat ditemukan dan yang dihubungkan dengan gejala dengue hemorrhagic fever (DHF) yang parah adalah tipe 3. “Jumlah kasus DHF utamanya meningkat pada musim hujan, di mana sumber air bersih bagi perkembangbiakan nyamuk Aedes tersedia dimana-mana, jika tidak dilakukan program pembersihan lingkungan yang baik,” ujar dr Ayu Widyanti, didampingi AA Made Wirayanthi (Program Lansia) Puskesmas II Denpasar Utara (Denut), Selasa (3/7). Sosialisasi upaya pencegahan dan deteksi dini gejala DBD di Wantilan Br Tegal Kori, Ubung Kaja, Denut, itu disampaikan di hadapan para kader dan puluhan warga lanjut usia (lansia) di sela kegiatan Posyandu Paripurna. Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua PKK Kelurahan Ubung Kaja Ni Nyoman Surmiati Mirta, didampingi Kepala Dusun Tegal Kori Ketut Subrata, dan Ketua PKK Dusun Tegal Kori Ni Wayan Sukasih. Gejala terinfeksi virus DBD, antara lain jika mengalami demam tinggi mendadak tanpa sebab yang berlangsung secara terus menerus selama 2-7 hari, nyeri pada kepala, mata, otot, tulang, sendi, mual, muntah, dan timbul ruam. Biasanya disertai perdarahan pada kulit, gusi, hidung, saluran pencernaan, saluran kemih, dan bertambah banyaknya darah waktu menstruasi. Pada kesempatan itu juga dijelaskan tentang tanda dan gejala anjing rabies, di mana awalnya, seekor anjing yang terinfeksi mungkin menunjukkan perubahan perilaku yang ekstrem dan lebih sensitif. Seiring perkembangan virus, anjing yang terinfeksi bisa menjadi sensitif terhadap sentuhan, cahaya, dan suara serta munculnya busa atau buih di mulut anjing. Secara bertahap, virus akan menyebar sehingga menyebabkan penderita merasa gelisah, kebingungan, kelumpuhan, kesulitan menelan, dan menjadi kejang hingga menyebabkan koma. Bahkan berbagai organ tubuh terasa semakin sakit dan menyebabkan kematian meski sudah mendapatkan pengobatan. Sebelumnya, puluhan warga lansia itu selama sekitar 60 menit mengikuti senam kesegaran jasmani dan senam tera yang dipimpin Siswoto, dibantu Hari Sutanto dan Ni Nyoman Widiasih yang akrab disapa Bu Fajar. 

wartawan
Djoko Moeljono
Category

Merayakan Natal di Tengah Kemerosotan Ekologis

balitribune.co.id | Sebentar lagi gereja sejagat merayakan Natal. Liturgi meriah, paduan suara gegap gempita. Banyak kota-kota di dunia juga di Indonesia memberi warna dan ciri tersendiri. Ada pohon natal menjulang tinggi, dihiasi lampu warna-warni. Pernak pernik Natal ini dipasang di banyak sudut kota, di mall, pusat keramaian dan sebagainya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Libur Nataru 2025/2026, BRI Denpasar Siapkan Kas Rp 1 Triliun

balitribune.co.id | Denpasar - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Region 17/Denpasar memastikan kesiapan layanan perbankan bagi masyarakat selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), khususnya di wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berlangsung Meriah, Telkomsel Ikut Semarakan Denpasar Festival ke-18

balitribune.co.id | Denpasar - Telkomsel turut berpartisipasi pada event Denpasar Festival ke-18 sebagai bentuk komitmen dalam mendukung kegiatan budaya sekaligus menghadirkan pengalaman layanan terbaik bagi masyarakat. Kehadiran Telkomsel pada perhelatan tahunan ini diwujudkan melalui booth pelayanan pelanggan yang siap melayani berbagai kebutuhan pengunjung selama acara berlangsung.

Baca Selengkapnya icon click

Tiga Langkah Kecil Pastikan Liburan Tahun Baru Masih Masuk ke Rencana Keuangan

balitribune.co.id | Denpasar - Berdasarkan data OCBC Financial Fitness Index 2025, hanya 12% menggunakan uang sesuai dengan anggaran yang sudah ditetapkan di awal tahun. 82 persennya menganggap anggaran hanyalah angan-angan. 76 persen anak muda masih habiskan uang demi ikut gaya hidup satu sama lain. Meskipun turun dari 80 persen, angka ini masih tergolong tinggi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.