Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Deteksi Pelanggaran dan Kecurangan, Ratusan Pengawas Pemilu Disiagakan

Bali Tribune / SIAGA - Puluhan personel Pengawas Pemilu, Minggu (11/2) disiagakan untuk mengantisipasi kecurangan dan pelanggaran pada masa tenang hingga hari pemungutan suara.

balitribune.co.id | Negara - Masa Kampanye Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif serta Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) kini telah berakhir. Menjelang tahapan pemungutan suara yang akan digelar Rabu (14/2), berbagai upaya kini dilakukan untuk memastikan tidak ada alat peraga kampanye (APK) yang terpasang serta kecurangan dan pelanggaran Pemilu.

Tiga hari menjelang hari pemungutan suara, saat ini tahapan Pemilu sudah memasuki masa tenang. Aktifitas untuk melakukan kampanye pun telah berakhir. Bawaslu Kabupaten Jembrana kini telah menyiagakan jajarannya untuk memastikan tidak ada pelanggaran terhadap pelaksanaan tahapan Pileg maupun Pilpres di Jembrana.

Salah satunya dengan penertiban untuk memastikan tidak ada lagi alat peraga kampanye peserta pemilu baik partai politik, calon legislatif maupun calon presiden dan wakil presiden yang terpasang di ruang publik.

Penertiban ini dilakukan serentak Minggu (11/2). Seperti salah satunya di wilayah Kecamatan Mendoyo. Penertiban dilaksanakan di sepanjang ruas jalan protokol Denpasar-Gilimanuk dari pukul 15.00 Wita hingga pukul 18.00 Wita. Penertiban alat peraga kampanye ini melibatkan petugas gabungan yang terdiri dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Mendoyo, Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Mendoyo, Anggota Polsek Mendoyo serta jajaran Panitia Pemungutna Suara (PPS) dan Pengawas Pemilu Kelurahan/Desa (PKD).

Petugas gabungan tidak hanya menyisir alat peraga kampanye berupa baliho, spanduk, maupun bendera partai yang masih terpasang di pinggir jalan nasional, namun juga menyisir alat peraga kampanye yang masih terpasang di jalan desa. Kendati telah memasuki masa tenang dan telah dilaksanakan sosialisasi terkait penurunan alat peraga kampanye, namun tidak sedikit alat peraga yang ditertibkan di wilayah Kecamatan Mendoyo. Petugas berhasil menurunkan 54 baliho, 10 spanduk, 23 pamflet serta 38 lembar bendera partai politik.

Ketua Bawaslu Kabupaten Jembrana I Made Widiastra Minggu (11/2) malam mengatakan penertiban ini dilaksanakan di seluruh wilayah Kabupaten Jembrana. Ia pun menegaskan pasa masa tenang menjelang hari pemungutan suara ini, tidak boleh ada lagi alat peraga kampanye yang terpasang di ruang-ruang public.

“Sebelumnya sudah ada juga pembersihan APK yang dilakukan masing-masing peserta pemilu. Sedangkan yang belum dibersihkan, sekarang (Minggu kemarin) dibersihkan. Semua APK sudah harus bersih di masa tenang ini,” tegasnya.

Selain itu di masa tenang Pemilu 2024 mamasuki hari pemungutan dan penghitungan suara, Bawaslu Kabupaten Jembrana juga memperketat pengawasan terhadap potensi dan kerawanan pelanggaran baik money politic dan kecurangan lainnya. Pihaknya pada Minggu (11/2) telah menyiagakan ratusan personel mulai dari jajaran Bawaslu Kabupaten Jembrana, jajaran Panwascam hingga Pengawas Tingkat Desa dan Kelurahan se-Kabupaten Jembrana. Apel siaga sudah dilaksanakan pihaknya Minggu siang di Halaman Kantor Camat Negara.

Pihaknya pun berharap kecurangan dan pelanggaran pada masa tenang hingga berakhirnya hari pemungutan suara biasa diantisipasi dan dicegah.

"Harapannya, apel siaga ini dapat mengantisipasi kecurangan dan pelanggaran pemilu di Kabupaten Jembrana," ujarnya.

Bawaslu Jembrana akan mengawasi secara ketat seluruh TPS di Kabupaten Jembrana. Di Kabupaten Jembrana ada 898 TPS tersebar di 51 desa/kelurahan di lima. "Kami fokus pada potensi money politic dan kegiatan kampanye di masa tenang," tandasnya.

wartawan
PAM
Category

Mangkir Dipanggil Satpol PP Badung, Izin Kondotel di Cemagi Bisa Dicabut?

balitribune.co.id I Mangupura - Pembangunan kondotel di dekat Pantai Cemagi, Kecamatan Mengwi, Badung terus menjadi sorotan. Pasalnya, proyek yang disebur-sebut milik warga negara asing (WNA) itu melakukan sejumlah pelanggaran berat sehingga disegel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Polemik Mangrove Benoa, Investigasi Internal Berlanjut, Aparat Didorong Usut Kelalaian Lingkungan

balitribune.co.id | Denpasar - Polemik matinya ratusan pohon mangrove di kawasan Benoa, Denpasar Selatan, memasuki babak baru. Dalam rapat koordinasi yang digelar Sabtu (21/2/2026) pukul 10.00 WITA di Kantor Pelindo, terungkap adanya rembesan pipa bahan bakar minyak (BBM) milik Pertamina pada September 2025 yang tidak dilakukan pembersihan secara menyeluruh.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Wujudkan Sinergi Bagi Negeri, Astra Motor Bali Gelar Edukasi Keselamatan Berkendara bagi Profesional

balitribune.co.id | Denpasar – Keselamatan di jalan raya merupakan prioritas utama yang harus dimiliki oleh setiap pekerja. Menyadari hal tersebut, Astra Motor Bali melalui tim Safety Riding secara khusus menggelar edukasi keselamatan berkendara bagi 45 karyawan dari PT Maxima Inti Perkasa dan CV Mister Auto Indonesia, Sabtu (21/2/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Dua Motor Adu Jangkrik di Jalur Denpasar Gilimanuk, Satu Pemotor Tewas

balitribune.co.id I Tabanan - Seorang pemotor bernama  I Made Kartikayasa (33), tewas setelah terlibat tabrakan adu jangkrik di jalur Denpasar-Gilimanuk, Desa Berembeng, Kecamatan Selemadeg. Kecelakaan maut pada Sabtu (21/2/2026) malam tersebut dipicu oleh kendaraan korban yang melaju terlalu ke kanan hingga melewati as jalan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tergiur Tawaran Kerja di Australia, 5 WN Bangladesh Disekap di Desa Pemuteran

balitribune.co.id I Singaraja - Nasib nahas dialami lima warga negara Bangladesh yang awalnya tergiur tawaran bekerja di Australia. Bukannya diberangkatkan, mereka justru diduga menjadi korban penyekapan di sebuah villa di Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click

Sampah Jadi Persoalan Serius, Yuli Utomo: Masyarakat Adat Harus Tindak Tegas Pembuang Sampah Sembarangan

balitribune.co.id I Semarapura - Permasalahan sampah harus mendapatkan perhatian serius dari semua pihak termasuk masyarakat adat. Masyarakat adat perlu membuat peraturan dan memberikan sanksi yang tegas bagi pembuang sampah sembarangan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.