Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dewan Badung Soroti LPJ Banyak Padam, Jalanan Pecatu Sampai Gelap Gulita

Tomy Martana Putra
Bali Tribune / Tomy Martana Putra

balitribune.co.id | Mangupura - Sebagai daerah tujuan wisata dunia, jalanan di Kabupaten Badung belum sepenuhnya terang. Bahkan  di sejumlah jalur-jalur destinasi wisata banyak yang belum dilengkapi lampu penerangan jalan (LPJ). Jikapun terpasang LPJ namun dalam kondisi padam.

Salah satu jalan utama yang banyak dihiasi LPJ padam adalah jalur Ungasan-Pecatu dan Jalan Labuan Sait. Banyaknya LPJ mati ini bahkan menjadi sorotan kalangan DPRD Badung. Pasalnya, padamnya LPJ ini sudah terjadi sejak lama namun tak kunjung ada perbaikan.

"Sampai sekarang Pecatu gelap gulita. Sampai sekarang lampu penerangan jalannya banyak mati," ungkap anggota DPRD Badung I Made Tomy Martana Putra.

Sentilan terhadap LPJ padam ini bahkan diungkapkan langsung dalam rapat gabungan antara eksekutif dan legislatif Badung pekan lalu.

Menurut Tomy, Pecatu adalah kawasan pariwisata dunia. Bupati Badung juga berasal dari kawasan bukit itu. Setiap saat pejabat kelas atas seperti menteri juga banyak yang datang ke Pecatu. Namun, ironisnya justru penerangan jalannya banyak yang mati. Praktis pemandangan gelap gulita hampir terjadi setiap malam jika melintas jalanan kawasan Pecatu.

"Di Pecatu ada menteri banyak kesana. Tapi, Pecatu seperti kampung karena jalannya gelap," katanya.

Tomy yang juga politisi Golkar ini mengaku sudah berulang kali melaporkan LPJ mati ini. Namun, sampai saat ini tetap tidak ada perbaikan.

"Di Labuan Sait juga. Saya sampai bosan saya melaporkan ini," tegas Tomy.

Yang membuatnya makin jengkel justru saat melaporkan kondisi LPJ mati ini ke Dinas Perhubungan Badung, pihak Dishub mengaku tidak bisa melakukan perbaikan.

*Pernah saya menghubungi Dishub. Katanya lampu sudah ada. Tapi tidak bisa dikeluarkan," katanya.

Atas kondisi ini pihaknya mendorong Pemkab Badung segera melakukan penanganan. Sebab, jalanan yang gelap selain rawan terjadi kecelakaan juga belakangan rawan begal.

"Tolong ini di push. Banyak kecelakaan dan begal akibat LPJ mati," tegasnya.

Sementara itu Sekda Badung Ida Bagus Surya Suamba menyatakan sudah menyiapkan  LPJ baru di anggaran induk 2025. LPJ tersebut rencananya akan dipasang di titik-titik jalan strategis yang memerlukan penerangan. Namun,  belakangan peruntukannya dirubah menjadi LPJ di ruas jalan khusus pariwisata.

"Sesuai arahan dan temuan dari BPK lampu jalan strategis tidak lagi kewenangan kabupaten tapi lurah dan desa," ujat Surya.

Terkait hal ini pihaknya secepatnya akan membuat surat edaran agar dianggarkan di desa lewat dana bagi hasil.

"2026 akan dibuatkan SE agar dianggarkan di desa lewat dama bagi hasil," tukasnya.

wartawan
ANA
Category

Polres Tabanan Tangkap Dua Penjual Pertalite Diatas Harga Resmi

balitribune.co.id | Tabanan – Polres Tabanan mengamankan dua pria berinisial IWS (39) dan RVS (22) yang diduga menyalahgunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite dengan menjualnya di atas harga resmi.

Penangkapan kedua spekulan tersebut dilakukan di tengah kondisi kelangkaan bensin yang melanda wilayah Tabanan sepanjang pekan lalu.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Polres Gianyar Obok-Obok Live Star Bali, Dua Orang Positif Narkotika

balitribune.co.id | Gianyar - Jajaran Polres Gianyar melaksanakan sweeping tempat hiburan malam Live Star Bali, Jalan Prof. Dr. Ida Bagus Mantra, Keramas, Blahbatuh, Minggu (18/10/2026) dini hari. Dari pelaksanaan sidak tersebut, dua orang laki-laki dinyatakan positif narkotika berdasarkan hasil tes urine. 

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jual Pertalite Rp100 Ribu Per Liter, Buruh Bangunan Diciduk Polisi

balitribune.co.id | Bangli - Pengecer bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite yakni JP kini harus berurusan dengan pihak berwajib karena menjual BBM bersubsidi tersebut dengan harga yang tidak wajar. Pria asal Wonogiri, Jawa Tengah ini  menjual BBM jenis Pertalite dengan harga Rp100 ribu per liter.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

BBM Langka, Kunjungan Wisatawan ke Jatiluwih Merosot Hampir 50 Persen

balitribune.co.id | Mangupura - Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Bali beberapa hari belakangan mulai menunjukkan dampak nyata terhadap industri pariwisata. Bukan hanya antrean kendaraan di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), persoalan pasokan BBM kini merembet ke meja reservasi agen perjalanan, kendaraan wisata, hingga jumlah kunjungan ke destinasi.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

UMKM Hijau Bali Unjuk Gigi di ISEF 2026, Limbah Disulap Jadi Produk Bernilai

balitribune.co.id | Jakarta - Dari Bali, cerita tentang ekonomi syariah tidak hanya soal produk halal. Ada pula cerita tentang bagaimana limbah produksi diubah menjadi barang bernilai ekonomi, sekaligus membuka ruang pemberdayaan bagi masyarakat.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Berharap Kontribusi, ASITA Bali Dorong "Regenerative Tourism"

balitribune.co.id | Mangupura - Pariwisata Bali sedang menghadapi tantangan yang tidak lagi cukup dijawab dengan mendatangkan sebanyak-banyaknya wisatawan. Di tengah persoalan lingkungan, kepadatan lalu lintas hingga gangguan pasokan bahan bakar minyak (BBM), industri pariwisata mulai didorong untuk memikirkan kembali cara Bali menerima dan melayani wisatawan.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.