Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dewan Bali Sepakat Perjuangkan Status Penyuluh Bahasa Bali

Bali Tribune / AUDIENSI - Komisi IV DPRD Provinsi Bali menerima audiensi Paiketan Penyuluh Bahasa Bali dengan Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali dan BKPSDM Provinsi Bali terkait tindaklanjut rekomendasi dari Ketua DPRD Provinsi Bali di Wantilan DPRD Provinsi Bali, Kamis (27/7).
balitribune.co.id | DenpasarKomisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali menerima audiensi Paiketan Penyuluh Bahasa Bali dengan Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Bali terkait tindaklanjut rekomendasi dari Ketua DPRD Provinsi Bali di Wantilan DPRD Provinsi Bali, Kamis (27/7). Audiensi Penyuluh Bahasa Bali yang berada dibawah kewenangan Dinas Kebudayaan Provinsi Bali ini diterima langsung oleh Ketua Komisi IV DPRD Bali, Gusti Putu Budiarta bersama anggota.
 
Pada kesempatan tersebut, Komisi IV menyampaikan rekomendasi yang dikeluarkan DPRD Provinsi Bali kepada Gubernur Bali terkait kebijakan khusus untuk memperjelas status Penyuluh Bahasa Bali dihadapan 651 Penyuluh Bahasa Bali. "Bali, 18 Juli 2023 kepada yang terhormat saudara Gubernur Bali di Denpasar menindaklanjuti hasil audiensi Paiketan Penyuluh Bahasa Bali Provinsi Bali dengan Ketua DPRD Provinsi Bali yang didampingi Pimpinan dan Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Bali pada Senin 17 Juli 2023 bertempat di Ruang Rapat Pimpinan Kantor DPRD Provinsi Bali mengenai pentingnya keberadaan Penyuluh Bahasa Bali sebagai pelestari kebudayaan Bali khususnya bahasa, aksara dan sastra Bali yang menunjang program Pemerintah Provinsi Bali Nangun Sat Kerthi Loka Bali, dengan ini DPRD Bali merekomendasikan 4 hal".
 
Pertama, agar Pemerintah Provinsi Bali menyelesaikan permasalahan status dan penanganan-penanganan kontrak non-ASN Penyuluh Bahasa Bali terkait dengan pelaksanaan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN serta PP Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). 
 
Kedua, mengingat dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN yang menyebutkan Pasal 6 berbunyi pegawai ASN terdiri dari a. PNS dan b. P3K, maka tenaga kontrak non-PNS Penyuluh Bahasa Bali agar diprioritaskan untuk memenuhi jabatan ASN (PNS atau P3K). 
 
Ketiga, mengingat PP Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen P3K diundangkan pada tanggal 28 November 2018 mewajibkan tenaga kontrak non-PNS Penyuluh Bahasa Bali mendapatkan kebijakan khusus dari Pemerintah Provinsi Bali.
 
Keempat, agar dalam pemberlakuan PP Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen P3K yang diundangkan per 28 November 2018 untuk pengangkatan ASN (PNS dan P3K) tenaga kontrak non-PNS Penyuluh Bahasa Bali mendapatkan prioritas khusus untuk diperjuangkan menjadi ASN atau P3K. Demikian rekomendasi ini bahwa DPRD Provinsi Bali sudah sepakat memperjuangkan tenaga kontrak non-PNS Penyuluh Bahasa Bali ini supaya statusnya untuk jelas P3K atau PNS. 
 
Koordinator Penyuluh Bahasa Bali, I Wayan Suarmaja mengatakan kedatangan ratusan Penyuluh Bahasa Bali ini untuk mempertanyakan status. Pasalnya saat ini status Penyuluh Bahasa Bali masih tenaga kontrak non-ASN di Pemprov Bali. Sedangkan sesuai aturan, pegawai non-ASN dihapus pada November 2022.
 
“Terkait UU ASN, selanjutnya ada dua, PNS dan P3K. Sementara kami total Penyuluh Bahasa Bali sebanyak 660 tersebar di masing-masing kabupaten/kota SK-nya adalah tenaga kontrak non-ASN. Tujuan kami ini ke sini mencari kejelasan, kami masuk kemana nantinya," jelasnya.
 
Di kesempatan tersebut, Sekretaris BKPSDM Provinsi Bali, I Made Mahadi Sanatana mengatakan ratusan Penyuluh Bahasa Bali ini sementara masih ditanggung Pemerintah Provinsi Bali. Sebab adanya SE Menpan RB per 25 Juli 2023 kemarin, setiap provinsi, gubernur wajib mengalokasikan anggaran untuk tenaga non-ASN yang ada sekarang, dan tidak boleh mengangkat yang baru.
 
"Ini menandakan yang tercatat sebagai non-ASN sekarang sudah jelas, ada SE-nya. Sementara untuk menjadi ASN ini masih dilakukan perundingan,” imbuhnya.
 
Lebih lanjut Mahadi mengatakan, pengangkatan P3K tahun ini sudah ada usulan formasi guru, tenaga kesehatan. "Dan Penyuluh Bahasa Bali belum masuk di sana, karena sebagai pelestari tradisi dan budaya, akan bisa masuk formasi pada tahun 2024," jelas Mahadi. 
 
Khusus di Bali untuk P3K, Guru Bahasa Bali sebanyak 215 formasi sudah masuk dari kabupaten/kota yang mengusulkan ke Kemenpan RB. "Ketika ada rekomendasi, baru bisa kami usulkan formasinya, karena pelaksanaan rekrutmennya tetap ada di pusat yang menentukan,” ungkapnya. 
 
Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bali, Gusti Putu Budiarta menegaskan keberadaan tenaga Penyuluh Bahasa Bali sangat diperlukan Pemerintah Provinsi Bali. “Mereka ini yang membangun Bali secara Sakala dan Niskala demi tetap mempertahankan tradisi, budaya Bali itu sendiri,” tegasnya.
 
Ia meminta Dinas Kebudayaan Provinsi Bali dan BKPSDM memberikan perhatian yang lebih terkait status tenaga Penyuluh Bahasa Bali tersebut kedepan “Kami akan kawal aspirasi teman-teman Penyuluh Bahasa Bali ini supaya statusnya dapat dipertahankan, terlebih menjadi formasi P3K,” katanya.
wartawan
YUE
Category

Enam Subak di Petang Dilanda Kekeringan, Pemkab Badung Kirim 3 Truk Tangki

balitribune.co.id | Mangupura - Kekeringan mulai mengancam sejumlah lahan pertanian di Kecamatan Petang, Kabupaten Badung. Sedikitnya enam subak terdampak akibat debit air irigasi yang terbatas dan distribusi yang belum mampu menjangkau seluruh areal persawahan, terutama kawasan hilir.

Baca Selengkapnya icon click

Wabup Tjok Surya Tinjau Rencana Restorasi Pura Penataran Pratisentana Ki Mantri Tutuan

balitribune.co.id | Semarapura - Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, meninjau langsung kondisi Pura Penataran Pratisentana Ki Mantri Tutuan yang berlokasi di Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan, Kamis (10/9/2026). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan rencana restorasi pada bangunan Pemedal dan Bale Kulkul pura tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Retribusi DTW Nusa Penida Tembus Rp300 Juta Per Hari

balitribune.co.id | Semarapura -  Penerapan pungutan retribusi pariwisata melalui program One Gate One Destination (OGOD) di Nusa Penida mulai menunjukkan hasil dari sisi penerimaan. Dalam sembilan hari pelaksanaan, 1–9 September 2026, penerimaan retribusi dari daya tarik wisata (DTW) disebut mencapai sekitar Rp2,7 miliar, dengan rata-rata sekitar Rp300 juta per hari.

Baca Selengkapnya icon click

Satpol PP Denpasar Tertibkan Ratusan Baliho dan Spanduk di Fasilitas Umum

balitribune.co.id | Denpasar - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar melaksanakan penertiban berbagai media promosi yang terpasang di fasilitas umum, Rabu (9/9/2026). 

Penertiban menyasar sejumlah ruas jalan utama di Kota Denpasar, diantaranya Jalan Mahendradatta, Jalan Teuku Umar, dan Jalan P.B. Sudirman. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ketua DPRD Badung Apresiasi Semangat Krama Desa Adat Kuta Gelar Atma Wedana

balitribune.co.id | Mangupura – Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti mengapresiasi semangat gotong royong krama Desa Adat Kuta dalam melaksanakan rangkaian Upacara Atma Wedana, Nyekah Kurung Nyatur Rebah, dan Upacara Manusa Yadnya (Mepandes/Metatah), Kamis (10/9/2026). Upacara tersebut dipusatkan di Bale Peyadnyan, Pura Segara, Kelurahan Kuta, dengan menghadirkan Ida Pandita Mpu Nabe Jaya Wijaya Nanda dari Griya Kutuh sebagai Yajamana Karya.

Baca Selengkapnya icon click

PT Koop Kopi Indonesia Kenalkan Program Percontohan Karbon Kintamani di Forum ICBS 2026

balitribune.co.id | Mangupura - Perubahan iklim semakin menuntut untuk melihat pertanian bukan hanya sebagai sektor produksi komoditas, tetapi sebagai bagian penting dari solusi iklim. Di balik setiap kebun kopi terdapat sebuah lanskap yang menyimpan karbon, menjaga biodiversitas, dan menjadi sumber penghidupan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.