Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dewan Rekomendasikan Evaluasi Simantri dan Gerbang Sadu

AA Adhi Ardhana
AA Adhi Ardhana

BALI TRIBUNE - DPRD Provinsi Bali melalui Panitia Khusus (Pansus) telah membahas Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Kepala Daerah Provinsi Bali Tahun 2016. Dari hasil pembahasan tersebut, dewan memberikan setidaknya 18 rekomendasi kepada Gubernur Bali Made Mangku Pastika, sebagaimana disampaikan pada Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bali, pekan kemarin.

Dari 18 rekomendasi tersebut, salah satunya terkait program Sistem Pertanian Terintegrasi (Simantri) dan Gerakan Pembangunan Desa Terpadu (Gerbang Sadu). Dalam rekomendasinya, Pansus LKPJ DPRD Provinsi Bali yang dinahkodai AA Ngurah Adhi Ardhana meminta eksekutif mengevaluasi kedua kedua program dimaksud.

"Berkaitan dengan Simantri dan Gerbang Sadu yang sebenarnya program ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat, terutama masyarakat petani, akan tetapi pelaksanaannya di lapangan belum sesuai dengan harapan," tutur Adhi Ardhana, saat menyampaikan laporan hasil pembahasan Pansus LKPJ DPRD Provinsi Bali.

Kondisi ini, diakui Adhi Ardhana, sebagaimana juga telah disampaikan kabupaten dan kota serta secara implisit tercermin dari apa yang disampaikan Inspektorat Provinsi Bali dan LKPJ Kepala Daerah Provinsi Bali. Intinya, dua program unggulan Bali Mandara ini banyak tidak sesuai dengan perencanaan awal.Hal ini pula yang didapatkan Pansus LKPJ DPRD Provinsi Bali saat melakukan tinjauan secara langsung ke lapangan.

"Dengan demikian, direkomendasikan kepada Saudara Gubernur agar program kegiatan yang berkaitan dengan Simantri dan Gerbang Sadu, dievaluasi dengan baik dan benar serta bersinergi dengan program kegiatan peningkatan ekonomi kemasyarakatan lainnya, seperti BUMDes, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama petani," ujar Adhi Ardhana.

Selain itu, Pansus LKPJ DPRD Provinsi Bali juga merekomendasikan agar eksekutif meningkatkan kegiatan yang berkaitan dengan infrastruktur penunjang ekonomi kerakyatan, bersinergi data potensi dengan kabupaten dan kota, di mana kegiatan itu diharapkan mampu sebagai pemilu perekonomian masyarakat terutama petani. "Sehingga diharapkan akan bermunculan ekonomi kreatif dan produktif di masyarakat yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ucapnya.

Selanjutnya, eksekutif diharapkan mendorong peningkatan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan kebutuhan primer masyarakat sesuai dengan keadaan, situasi dan kondisi di masing-masing kabupaten dan kota se-Bali. Di antaranya terkait air bersih, bedah rumah, Rumah Sakit Pratama, hingga pengganti Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM) bagi masyarakat miskin dengan mempertimbangkan kebutuhan dan berkeadilan.

Dalam rekomendasinya, Pansus LKPJ DPRD Provinsi Bali juga mengingatkan terkait penerapan otonomi daerah. Ini penting, mengingat dalam penerapan otonomi daerah pemerintah Provinsi Bali memiliki kewajiban untuk melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pemerintah kabupaten dan kota. Ini sangat penting agar tidak terjadi penyalahgunaan wewenang bupati dan wali kota terkait dengan pariwisata di daerah ini.

"Seperti kita ketahui, sistem pariwisata di Bali merupakan satu kesatuan, maka Saudara Gubernur sebagai wakil pemerintah pusat yang ada di daerah agar menyelesaikan masalah Kabupaten Badung yang ingin memberikan bantuan PHR secara langsung kepada enam kabupaten lainnya dengan baik dan benar sehingga memberikan nilai manfaat sebagai satu kesatuan sistem kepariwisataan," tegas Adhi Ardhana, yang juga anggota Komisi II DPRD Provinsi Bali.

wartawan
San Edison
Category

Lawan Mafia Tambang, Menhan Sjafrie: Ada yang Tampil Legal tapi Tindakannya Ilegal

balitribune.co.id | Bogor - Pemerintah memastikan tidak ada lagi ruang bagi praktik pertambangan ilegal yang menggerogoti kekayaan alam Indonesia. Melalui Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH), seluruh aktivitas tambang ilegal di berbagai wilayah Tanah Air akan ditindak tegas tanpa pandang bulu.

Baca Selengkapnya icon click

Sambut Awal Tahun, Pasar Murah Kembali Digelar Artha Graha Peduli dan Discovery Kartika Plaza Hotel

balitribune.co.id | Kuta - Artha Graha Peduli (AGP) kembali menggelar Pasar Murah di awal tahun 2026, tepatnya pada Sabtu, 31 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari program sosial berkelanjutan AGP dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus menjaga daya beli di tengah dinamika harga pangan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jaga Stabilitas Organisasi, OJK Tunjuk Pejabat Pengganti Anggota Dewan Komisioner

balitribune.co.id | Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjamin kesinambungan kepemimpinan dan kelancaran pelaksanaan tugas pengaturan dan pengawasan sektor jasa keuangan serta pelindungan konsumen dan masyarakat dengan melakukan penunjukan Pejabat Pengganti Anggota Dewan Komisioner (ADK) yang ditetapkan dalam Rapat Dewan Komisioner OJK di Jakarta hari ini.

Baca Selengkapnya icon click

Ekspansi ke Pulau Dewata, Changan Resmikan Dealer Pertama di Bali via Top Motor

balitribune.co.id | Mangupura - Pabrikan mobil listrik asal Tiongkok, Changan Automobil memperluas penetrasi pasar di Indonesia dengan membuka oulet pertama  di pulau Dewata. Di Bali Produsen mobil yang telah tersebar lebih dari 130 negara dan memulai debut di Indonesia GJAW 2025 bernaung dibawah bendera Top Motor Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pentingnya Perlindungan, BPJAMSOSTEK Gianyar Bayarkan Klaim JKK Rp 32 Miliar

balitribune.co.id | Gianyar - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Cabang Bali Gianyar menggelontorkan Rp 32 miliar lebih untuk pembayaran klaim Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) sepanjang tahun 2025 dengan jumlah klaim 5.030. Kepala Kantor Cabang BPJAMSOSTEK Bali Gianyar, Venina mengungkapkan, pada periode Januari hingga Desember 2025, ada 5.030 yang mendapatkan klaim pembayaran JKK.

Baca Selengkapnya icon click

Ketua Dewan Komisioner dan Dua Pejabat Tinggi OJK Mengundurkan Diri

balitribune.co.id | Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan bahwa Ketua Dewan Komisioner OJK, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK (KE PMDK), dan Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK (DKTK) telah menyampaikan pengunduran diri dari jabatannya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.