Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dharma Shanti Nyepi Caka 1939 Kabupaten Tabanan

Dharma Shanti
Pelaksanaan Dharma Shanti penyepian Caka 1939 di rumah jabatan Bupati Tabanan, Senin (29/5) kemarin. Tampak Bupati Eka Wiryastuti photo bareng dengan sejumlah undangan yang hadir dalam acara tersebut.

BALI TRIBUNE - Perayaan hari raya Nyepi bagi umat Hindu memiliki arti dan makna yang sangat penting untuk merenungkan hakekat dan makna kehidupan. Disamping sebagai sarana introspeksi dan evaluasi diri, perayaan Nyepi juga ditujukan untuk membersihkan jiwa dari segala bentuk perilaku yang kurang baik.


Demikian diungkapkan Bupati Tabanan, Ni Luh Putu Eka Wiryastuti saat memberikan sambutannya serangkaian acara Dharma Shanti Nyepi Caka 1939 di halaman rumah jabatan bupati, Senin (29/5) kemarin.
Hadir pada kesempatan itu sejumlah tokoh masyarakat diantaranya,Raja Tabanan Ida Cokorda Anglurah Tabanan, Ketua PHDI Provinsi Bali Prof I GN Sudiana, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkominda); Forum Kerukunan Umat Beragama, serta pimpinan umat beragama se-Kabupaten Tabanan.


“Semua pesan moral, spiritual, dan kebijakan perayaan hari raya Nyepi, pada hakekatnya masih relevan pada era kekinian, penyegaran, pencerahan bagi umat Hindu sangatlah penting dalam upaya terus menunjung tinggi kedamaian, ketenteraman toleransi, dan harmoni dalam kehidupan bermasyarakat,” tegas Bupati Eka.


Dikatakannya, Kabupaten Tabanan sebagai daerah yang penduduknya heterogen dengan latar belakang berbagai kultur, rasa suku dan agama, hendaklah mempererat rasa persaudaraan dan kekeluargaan.
“Sebuah ikatan yang sangat penting, tidak hanya bagi kalangan umat Hindu, tetapi juga bagi sesama umat beragama lainnya,” ucap Bupati Eka.


Dia menambahkan, satu hal yang patut dibanggakan saat ini adalah, Kabupaten Tabanan sebagai salah satu dari lima kabupaten/kota di Indonesia yang dianugerahi penghargaan Harmony Award dari Kementerian Agama.


Penghargaan itu ungkap Bupati Eka sebagai apresiasi pemerintah pusat atas penerapan kerukunan umat beragama di Kabupaten Tabanan.
“Jika ini dapat dipertahankan, niscaya hidup kita akan diwarnai oleh ketenteraman, kebahagiaan, dan pada akhirnya sampai pada visi Kabupaten Tabanan SERASI,” imbuhnya.
Persaudaraan, sambungnya, menjadi bagian dari tema dharma santhi perayaan hari raya Nyepi kali ini patut dijadikan spirit dalam kehidupan bermasyarakat di tengah situasi kehidupan berbangsa dan bernegara yang sedang mengalami gejolak intoleransi.


“Nilai-nilai persaudaraan yang bersifat universal harus berjalan seiring dengan budaya dan kearifan lokal, keterpaduan keduanya akan memperkuat tali persaudaraan yang menjunjung tinggi toleransi, menghormati perbedaan identitas serta senantiasa patuh dan tunduk pada pranata hukum atau rule of law,” sambungnya.


Dalam kaitan itu, Bupati Eka mengajak umat Hindu beserta segenap elemen masyarakat untuk terus memperkuat tali persaudaraan, saling menghormati, saling menghargai, serta menjauhkan sifat-sifat yang mengarah pada saling menghujat dan saling menjatuhkan serta perilaku pencemaran nama baik yang akan mencoreng kesantunan dan keadaban masyarakat yang telah tertata selama ini.
“Sebaliknya mari kita bangun fondasi dan suasana santun yang teduh dan yang damai,” ajak Bupati Eka.


Sementara itu, Ketua PHDI Prov Bali Prof I GN Sudiana menekankan bahwa makna Nyepi adalah hening dan sepi.
“Barang siapa yang mampu berdamai dengan keheningan, maka akan berdamai dengan dirinya sendiri, berdamai dengan orang lain. Dan, hidup akan lebih menjadi bersaudara,” ujar Prof Sudiana saat mengulas secara singkat makna Hari Raya Nyepi.
Selain diisi dengan acara ramah tamah, kegiatan Dharma Shanti juga diwarnai dengan penyerahan punia dari Bupati Eka kepada sebelas sulinggih yang diwakili oleh utusan PHDI Kabupaten Tabanan.

wartawan
Komang Arta Jingga
Category

Penerbitan SIM Sesuai Prosedur, Oknum Diduga Pemeras Diproses Hukum

balitribune.co.id I Denpasar - Menyikapi beredarnya video di media sosial yang menampilkan dugaan pelayanan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) di luar prosedur di Satpas SIM Polresta Denpasar, Satlantas Polresta Denpasar memastikan telah mengambil langkah cepat dengan melakukan pemeriksaan internal terhadap oknum anggota yang diduga terlibat.

Baca Selengkapnya icon click

Wali Kota Jaya Negara Hadiri Penyineban Pura Uluwatu

balitribune.co.id | Mangupura - Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara, didampingi Ketua TP PKK Kota Denpasar, Antari Jaya Negara, menghadiri prosesi persembahyangan sekaligus upacara Penyineban serangkaian Karya Padudusan Agung lan Tawur Balik Sumpah Agung di Pura Dang Kahyangan Luhur Uluwatu, Selasa (14/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Paus Bungkuk Terdampar di Pantai Perancak

balitribune.co.id I Negara - Satwa laut jenis paus bungkuk ditemukan terdampar oleh nelayan di Pantai Desa Perancak, Kecamatan/Kabupaten Jembrana pada Selasa (14/7/2026). Paus bungkuk (Humpback Whale) sepanjang 7,7 meter itu ditemukan terdampar di bibir pantai setelah sebelumnya sempat berjuang kembali menuju laut lepas.

Baca Selengkapnya icon click

Gubernur Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Karangasem, Akhir Juli 2026 Pembangunan Ditarget Rampung

balitribune.co.id I Amlapura - Gubernur Bali, Wayan Koster meninjau progres Pembangunan sekaligus Penerimaan Siswa Baru Tahun Ajaran 2026-2027 untuk Siswa SD, SMP, dan SMA di Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bali di Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem pada, Senin (Soma Umanis, Pujut) 13 Juli 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polda-Kejati Bali Perkuat Soliditas

balitribune.co.id I Denpasar - Polda Bali terus memperkuat sinergi dan soliditas dengan unsur aparat penegak hukum melalui silaturahmi ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali, Selasa (14/7/2026). Kunjungan tersebut dipimpin langsung Kapolda Bali, Irjen Pol Daniel Adityajaya didampingi Wakapolda Bali Brigjen Pol I Made Astawa beserta Pejabat Utama (PJU) Polda Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Kewalahan Hadapi Kemacetan, Dishub Badung Akui Kekurangan Personel Lapangan

balitrib une.co.id | Mangupura - Kemacetan yang kian parah di kawasan pariwisata Kabupaten Badung ternyata tidak diimbangi dengan jumlah personel pengatur lalu lintas yang memadai. Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Badung mengakui hanya memiliki sekitar 160 personel lapangan untuk mengawal arus kendaraan di wilayah pusat kunjungan wisata tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.