Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dijemput Gunakan Bus, Pekerja Migrant Jalani Isolasi Khusus

Bali Tribune / Bupati Buleleng yang juga Ketua Satgas Percepatan dan Penanggulangan Covid-19 Buleleng, Putu Agus Suradnyana.
balitribune.co.id | SingarajaPasca Bupati Buleleng terbitkan surat edaran soal isolasi khusus di desa-desa untuk pekerja migrant yang baru datang, sejumlah desa yang memiliki warga bekerja di luar negeri telah menyiapkan lokasi isolasi khusus, baik menggunakan gedung sekolah maupun tempat lain semisal vila. Dari data yang dilansir Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Buleleng, jumlah pekerja migrant yang telah kembali ke kampung halaman masing-masing sebanyak 1.057. Dan data itu terus berubah seiring kedatangan mereka secara bergelombang.
 
Surat Edaran Bupati No.140/266/SE/BPMPD/2020, tentang penyediaan tempat isolasi khusus bagi warga masyarakat desa yang baru datang dari luar negeri atau daerah transmisi lokal di Indonesia, menurut Bupati Buleleng yang juga Ketua Satgas Percepatan dan Penanggulangan Covid-19 Buleleng, Putu Agus Suradnyana, seusai melakukan rapat koordinasi bersama Gubernur Bali, Wayan Koster, diputuskan kabupaten dibebankan kewajiban untuk menjemput pekerja migrant yang baru datang di Denpasar.
 
“Mulai hari ini (Selasa, 14/4-2020) kami akan jemput gunakan bus pekerja migrant yang sudah tiba di Denpasar. Dan selanjutnya akan dibawa ke lokasi isolasi khusus di masing-masing desa. Jika hasil pemeriksaan negatif maka itu menjadi tanggungjawab kabupaten untuk melakukan karantina mandiri selama 14 hari,” terang Agus Suradnyana, Selasa (14/4).
 
Agus mengatakan, seluruh kebijakan terkait persoalan pekerja migrant yang baru datang dari luar negeri merupakan langkah persuasive dalam rangka pengamanan. Dan isolasi mandiri adalah inovasi masing-masing daerah sebagai salah satu alternative untuk menyelesaikan persoalan. ”Sebelumnya ada isolasi mandiri dirumah masing-masing. Namun mereka ada yang bengkung (bandel,red) karena sering keluar dan berinteraksi. Akhirnya kita ambil keputusan isolasi khusus,” imbuh Agus Suradnyana.
 
Keunggulan isolasi khusus, menurut Agus Suradnyana, akan mudah dalam mekanisme pengawasan. Terlebih satgas gotong royong di masing-masing desa akan melakukan pengawasan lebih ketat. ”Tidak ada yang boleh bertamu atau menemui mereka yang sedang menjalani masa isolasi. Saya keras untuk urusan itu. Dan saya rasa mereka lebih senang di isolasi di desa, mereka masih bisa melihat keluarga,” sambungnya.
 
Terkait kebijakan Buleleng untuk membantu masyarakat yang terdampak akibat mewabahnya Covid-19, Agus Suradnyana mengaku belum bisa menjanjikan apa-apa, terlebih pemberian sembako maupun bantuan langsung tunai (BLT).” Aturannya belum kongkrit. Pemerintah pusat belum memberikan acuan karena sedang di godog skemanya termasuk soal pemberian penundaan pembayaran bunga KUR maupun cicilan sepeda motor,” tegas Agus.
 
Sedang daerah, katanya, sudah melakukan langkah efisiensi seperti petunjuk bersama antara Kementrian Keuangan dan Kementerian Dalam Negeri soal tata cara penyusuan APBD terkait Covid-19. Atas dasar itu, katanya, pihaknya sangat berhati-hati menyikapi soal pemberian bantuan kepada masyarakat sebelum ada ketentuan pasti dari pusat.” Saya sudah sampaikan ke dinas sosial untuk berhati-hati sampaikan yang bersifat bantuan kemasyarakat,” tandasnya.
 
Sementara itu, perkembangan Covid-19 di Buleleng terkait jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang masih dirawat, secara akumulatif berjumlah 10 orang. Pasien terkonfirmasi positif, tetap satu orang yakni pasien dengan kode PDP 03 dan sedang menjalani perawatan isolasi di RS Pratama Giri Emas.
 
Sedangkan Orang Dalam Pengawasan (ODP) secara akumulatif berjumlah empat orang. Ada penambahan dua orang ODP, satu orang berasal dari pekerja kapal pesiar dalam isolasi mandiri, dan satu orang lagi berasal dari kapal pesiar juga sedang dirawat di RS Pratama Giri Emas. Untuk ODP yang masih sehat berjumlah 79 orang dengan rincian, 78 orang selesai masa pantau dan satu orang lainnya karantina mandiri. Selanjutnya, secara akumulatif jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 163 orang yang sebelumnya melakukan karantina mandiri, sudah berakhir masa karantina sejak Senin (13/4).Dan untuk pemantauan pekerja kapal pesiar maupun memiliki riwayat perjalanan luar negeri dan TKI lainnya, serta orang yang datang dari transmisi lokal Indonesia seluruhnya  berjumlah 1.052 orang.
wartawan
Khairil Anwar
Category

Peringati Tumpek Krulut, Wali Kota Jaya Negara Komitmen Tingkatkan Pelayanan Kesehatan bagi Warga Denpasar

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar menggelar persembahyangan bersama serangkaian Hari Pitenget Tumpek Krulut Kota Denpasar Tahun 2026 dipusatkan di Kawasan Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung Denpasar, pada Sabtu, (1/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Pemkab Tabanan Perkuat Tata Kelola APBD dan Pencegahan Korupsi Lewat Persiapan MCSP-RBS 2026

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan mulai mempersiapkan implementasi Monitoring Controlling Surveillance for Prevention-Risk Based Surveillance (MCSP-RBS) Tahun 2026 sebagai paradigma baru pencegahan korupsi daerah yang menitikberatkan pada deteksi risiko sejak tahap perencanaan hingga pengawasan pelaksanaan program.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BRI Gelar Apresiasi Layanan Pensiunan di KCP Telesera untuk Perkuat Pengalaman Nasabah

balitribune.co.id | Denpasar - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Kantor Cabang Pembantu (KCP) Telesera menyelenggarakan kegiatan Apresiasi Layanan Pensiunan bertajuk "Melayani Sepenuh Hati, Bersama dalam Harmoni, Bersama dalam Sejahtera" pada Senin (3/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Gedung BLK Tabanan Semakin Uzur, Perlu Perbaikan dan Tambahan Fasilitas Pelatihan

balitribune.co.id I Tabanan – Sejumlah gedung Balai Latihan Kerja atau BLK Tabanan agaknya perlu segera mendapatkan perbaikan. Bukan tanpa sebab, sebagian besar gedung yang berlokasi di Desa Meliling, Kecamatan Kerambitan, sudah uzur dimakan usia.

Tidak hanya itu, persoalan lainnya adalah ketersediaan fasilitas penunjang pelatihan kerja bagi masyarakat yang menempuh pendidikan di sana masih belum optimal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Finns Tutup Cekungan Genangan di Pantai Berawa, Desa Minta Penataan Drainase Permanen

balitribune.co.id I Mangupura - Manajemen Finns Beach Club bergerak cepat menangani genangan air di muara drainase Pantai Berawa, Desa Tibubeneng, Kuta Utara, yang sempat viral di media sosial. Sejak Senin (3/8/2026) pagi, alat berat diterjunkan untuk meratakan pasir sekaligus menutup cekungan yang menghambat aliran air menuju laut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.