Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dilapor Balik Ketua DPRD Klungkung, Wayan Udiana Tak Gentar

Bali Tribune/ist
Surat pengaduan, Wayan Baru dan Wayan Muka Udiana

Denpasar | Bali Tribune.co.id - Menyangkut lapor balik yang dilakukan Ketua DPRD Klungkung I Wayan Baru di Mapolres Klungkung, Wayan Muka Udiana mengatakan tidak ada masalah dan itu hak setiap warga negara.

Kalau memang berdasarkan pembuktian dan nantinya Ketua DPRD Klungkung tidak terbukti, ia mengaku siap menerima konsekwensinya. Tapi kalau laporannya yang benar, maka permintaannya wajib diproses sesuai hukum yang berlaku di Indonesia.

“Saya tidak gentar sedikitpun. Saya yakin masalah ini akan terungkap oleh aparat penegak hukum. Cek dengan baik, siapa yang bersalah, apakah saya sampaikan ini salah, atau yang saya sampaikan itu benar,” ungkapnya kemarin.

Menurutnya, nanti pada akhirnya akan ketahuan siapa yang salah dan siapa yang benar. Sebab, lanjut dia, tujuan utama ia mau mengamankan uang rakyat. 

“Banyak masyarakat yang tahu, tapi tidak tentu masyarakat itu punya keberanian. Saya tidak gentar laporan baliknya itu. Catat ini, walaupun demikian, pertama Tuhan pasti tahu siapa yang salah. Kedua, alam menjadi saksi dan yang ketiga tanyakan hati nurani Anda, apa yang telah Anda lakukan,” ujarnya.

Udiana kembali mendatangi Polda Bali, Senin (11/3) sekitar pukul 13.00 Wita. Ia membawa aduan terkait adanya dugaan korupsi dana bantuan sosial (bansos) yang dilakukan Ketua DPRD Klungkung, I Wayan Baru. Udiana berharap kepolisian tidak diintervensi oleh siapa pun.

Kedatangannya ke Propam Polda Bali membawa surat yang diadukan ke Direskrimsus Polda Bali dan Kejati Bali, sereta tembusan ke Bareskrim Polri, KPK, BPK, BPKP dan BPKAD itu bertujuan agar Propam Polda Bali ikut mengawal kasus ini agar seluruh instansi pemerintah dan kepolisian benar-benar bekerja dengan baik, teliti, dan serius.

Ia mengatakan kasus ini menyangkut uang negara. Ia mengaku, statusnya berada di pihak negara dan masyarakat. "Kasus ini banyak yang mengetahui tapi ketakutan membuat aduan. Yang senang dengan langkah saya ini, silakan. Yang tidak suka atau yang bertentangan mungkin saja memiliki penilaian lain, itu terserah mereka,” katanya.

Dikatakan, dirinya mengambil langkah tersebut lantaran melihat, mendengar memperhatikan ada kejadian diduga korupsi, sehingga selaku warga asli Nusa Penida dan hal ini dilakukan oleh orang Nusa Penida. Diduga ini dilakukan semena-mena menggunakan  jabatan. Sehingga dugaan korupsi ini harus diungkap.

“Tidak boleh ada pihak yang mau diintervensi sampai masuk angin dan jangan pandang bulu. Jangan pandang siapa dia, harus tegas. Sekarang masalah ini tentunya harus diungkap hingga terang benderang,” pungkasnya.ray

wartawan
habit

Menkomdigi Pantau Infrastruktur Telekomunikasi di Bandara I Gusti Ngurah Rai

balitribune.co.id I Kuta - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) Republik Indonesia memastikan kesiapan infrastruktur telekomunikasi nasional dalam menghadapi lonjakan trafik selama masa mudik Ramadan dan Idulfitri 2026. Guna mendukung kelancaran arus balik Lebaran, Menteri Komdigi, Meutya Hafid melaksanakan kegiatan pemantauan telekomunikasi di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Selasa (24/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dukcapil Denpasar Buka Selama Cuti Bersama, Layani 273 Dokumen Kependudukan

balitribune.co.id I Denpasar - Selama cuti bersama Idul Fitri menjadi momen bagi warga Denpasar untuk mengurus dokumen kependudukan di Dukcapil yang bertempat di Lumintang, Denpasar. Kondisi ini menjadi waktu luang bagi warga, selain tidak banyak antre juga pelayanan lebih cepat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Arus Balik Lebaran di Padang Bai Padat, Penumpang Mengeluh Tidak Dapat Tempat Duduk di Atas Kapal

balitribune.co.id I Amlapura - Arus balik di Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, pada H+3 Lebaran berlangsung padat, Selasa (24/3/2026). Sejumlah penumpang kapal dari Pelabuhan Lembar, Lombok yang tiba di Padang Bai bahkan mengaku sampai tidak mendapatkan tempat duduk diatas kapal sehingga mereka harus menyewa atau membeli tikar dengan harga yang cukup mahal.

Baca Selengkapnya icon click

Data Internal Buktikan Nol Tunggakan, Perumda Sanjayaning Singasana Luruskan Informasi Liar di Media Online

balitribune.co.id | Tabanan – Beredarnya informasi di salah satu media online yang mengaitkan Perumda  Sanjayaning Singasana dengan dugaan keterlibatan dalam pengelolaan SPPG/MBG di Kabupaten Tabanan, termasuk narasi mengenai tunggakan pembayaran bahan pokok hingga tekanan keuangan perusahaan, mendorong manajemen Perumda  angkat bicara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.