Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dinas Pertanian Karangasem : Tidak Semua  Kasus Babi Mati Akibat Virus ASF

Bali Tribune / PENYEMPROTAN - Sejumlah Medik Veteriner turun ke Desa Seraya Barat untuk melakukan penyemprotan desinfektan di kandang babi milik salah satu warga.

balitribune.co.id | AmlapuraMengantisipasi merebaknya virus ASF di Karangasem, Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Karangasem, terus menggencarkan turun ke sejumlah peternakan di beberapa kecamatan di Karangasem. Kegiatan tersebut dilakukan untuk mengecek kesehatan ternak babi warga sekaligus melakukan sterilisasi kandang dengan penyemprotan cairan desinfektan.

Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Karangasem, I Nyoman Siki Ngurah kepada awak media, Kamis (4/4) menyampaikan, pihaknya bersama petugas Keswan (Kesehatan hewan) telah turun melakukan pemantauan sekaligus pengecekkan keksehatan ternak babi warga di sejumlah lokasi. Dan pada Rabu (3/4) dirinya bersama sejumlah Medik Veteriner turun ke Desa Seraya Barat untuk melakukan penyemprotan desinfektan di kandang babi milik salah satu warga.

Disebutkannya, jika dibandingkan dengan total populasi babi yang ada di Kabupaten Karangasem yang berjumlah 82.445 ekor, jumlah kasus babi yang dilaporkan mati itu relatif masih sangat kecil  dimana jumlah babi yang dilaporkan mati sebanyak 115 ekor. Namun ditegaskannya pula jika dari 115 ekor babi yang mati tersebut hanya beberapa babi saja yang dinyatakan mati kaerena terpapat Virus ASF. Sisanya penyebab kematiannya beragam.

"Dari babi yang mati selama ini kita ambil sampel dari 2 ekor babi di wilayah Desa Pesedahan dan Duda Utara itu hasilnya 1 positif terjangkit virus ASF dan 1 lagi negatif. Jadi kesimpulannya, tidak semua babi mati karena terjangkit virus ASF, kebanyakan karena babi yang kondisinya kurang sehat," ujar Siki Ngurah.

Untuk pencegahan, pihaknya juga membagikan desinfektan gratis kepada para peternak selain pula  memberi himbauan atau sosialisasi kepada para peternak, baik peternak besar maupun rumahan agar tetap melakukan bio security. Disamping itu, para peternak diharapkan melakukan pembibitan babi di lingkungan yang sehat. Baik dari membeli bibit babi hingga penggemukan diharapkan berasal dari peternak lokal yang lingkungannya sehat. Transportasi babi juga menjadi faktor yang harus diperhatikan, misal membawa babi dengan keranjang babi yang steril.

"Kami memang mengagendakan kegiatan ini, kemarin saya mendapat laporan dari keswan, merespon isu yang berkembang memastikan babi yang mati itu karena ASF atau tidak, agar tidak menjadi momok di peternakan, kasian peternak rugi dari sisi nilai harga jual," ucapnya.

wartawan
AGS
Category

Proyek Strategis Nasional PPN Pengambengan Gunakan Pinjaman Luar Negeri Rp1,2 T

balitribune.co.id | Negara - Proyek Pengembangan PPN Pengambengan kini telah bergulir. Pembiayaan Proyek Strategis Nasional (PPN) yang nilainya lebih dari Rp 1 triliun ini menggunakan pinjaman luar negeri. Pengerjaannya pun melibatkan perusahaan kontruksi asing.

Baca Selengkapnya icon click

Astra Motor Bali Kampanyekan Keselamatan Berkendara di SMAN 1 Kuta

balitribune.co.id | Mangupura – Astra Motor Bali terus menggiatkan edukasi keselamatan berkendara kepada generasi muda melalui kegiatan edukasi Safety Riding di SMAN 1 Kuta. Kegiatan yang diikuti oleh sekitar 100 murid ini menjadi bagian dari upaya Astra Motor Bali dalam membangun kesadaran pelajar untuk lebih siap dan bijak saat berkendara di jalan raya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Korupsi Rp2,7 Miliar, Mantan Ketua LPD Kelungah Ditahan

balitribune.co.id | Amlapura -  Kejaksaan Negeri (Kejari) Karangasem menetapkan mantan Ketua LPD Desa Adat Kelungah, IWD, sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan keuangan lembaga tersebut. Penetapan ini tertuang dalam Surat Penetapan Tersangka Nomor: B-2255/N.1.4/Fd.2/9/2026 tanggal 9 September 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dispar Denpasar Perkuat Wisata Berbasis Budaya

balitribune.co.id | Denpasar - Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Denpasar menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) Tahun 2026 secara daring, Kamis (10/9/2026). Forum lintas sektor ini bertujuan untuk menyerap aspirasi, mengevaluasi kebijakan, serta menyempurnakan kualitas pelayanan publik di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif (ekraf).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.