Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Diterjang Gelombang Pasang dan Angin Kencang, Camat Kubutambahan Tinjau Warga Terdampak Bencana

Peristiwa gelombang tinggi serta angin kencang merusak sejumlah bangunan di kawasan pesisir Desa Kubutambahan Buleleng. Tampak Camat Suyasa sedang meninjau rumah salah seorang warga terdampak bencana di Banjar Dinas Kajakangin Desa Kubutambahan,Rabu (23/1) kemarin.

BALI TRIBUNE - Peristiwa gelombang tinggi dan angin kencang melanda sejumlah wilayah di Buleleng, Selasa (22/1) malam. Selain banjir dan pohon tumbang, sejumlah bangunan warga yang ada di kawasan pesisir dikabarkan rusak akibat peristiw dimaksud. Tidak terkecuali, kawasan pesisir Kecamatan Kubutambahan Buleleng. Menyikapi situasi tersebut, Camat Kubutambahan Drs Made Suyasa,M.Si didampingi Kasi Linmas Trantib I Made Bagia, Rabu (23/1) kemarin meninjau lokasi yang terdampak bencana dimaksud yakni, kawasan Pantai Ponjok Banjar Dinas Kajekangin,Desa Kubutambahan.  Disel-sela kegiatan itu, Camat Suyasa berharap warga untuk tetap tenang dan berdoa agar peristiwa tersebut tidak terulang lagi. Menurutnya, peristiwa tersebut merupakan kehendak alam. “Astungkara, semoga kita semua dijauhkan dari bencana,” kata Suyasa.Sebagaimana penjelasan warga setempat, Komang Sukredana, peristiwa gelombang tinggi dan angin kencang yang melanda kawasan itu terjadi sekitar pukul 21.00 Wita hingga 03.00 Wita Rabu dini hari. Dia mengatakan, tinggi gelombang mencapai sekitar 6 meter. Selain merusak  bangunan milik warga, sejumlah sampan (perahu) hanyut dan rusak terkena hantaman gelombang tinggi tersebut. Adapun bangunan yang rusak diantaranya milik, Kadek Mertayasa (35 thn) dan Putu Rediasa (30). Guna meringankan beban yang dideritanya, kepada kedua warga tersebut, Camat Suyasa memberikan bantuan sekadarnya. Camat Suyasa juga meminta Satuan Polisi Pamong Praja Kecamatan Kubutambahan untuk memantau keadaan di lokasi bencana.  “Kita semua bergerak dan hadir di tengah masyarakat saat terjadi bencana. Kita tenangkan warga dan mudah-mudahan tidak terjadi seusatu yang tidak kita inginkan,”ucapnya.

wartawan
I Wayan Sudarma
Category

Dishub Badung Uji Coba Rekayasa Lalin di Jalan Raya Taman dan Kayu Aya

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan uji coba rekayasa lalu lintas satu arah di Jalan Raya Taman dan Jalan Kayu Aya, Rabu (25/2/2026).

Kepala Dishub Badung, Anak Agung Ngurah Rai Yuda Darma, menegaskan uji coba ini merupakan pengembangan perubahan arus lalu lintas dari wilayah Kerobokan Kelod yang kini diperluas ke Seminyak.

Baca Selengkapnya icon click

Kontrak Kini 5 Tahun, Kebijakan Bupati Karangasem Ini Kabar Gembira Bagi PPPK Karangasem

balitribune.co.id | Amlapura - Pemerintah Kabupaten Karangasem menetapkan masa perpanjangan kontrak Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tenaga Kesehatan dan Tenaga Guru selama lima tahun. Kebijakan yang diputuskan Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, ini menjadi kabar gembira bagi para PPPK yang sebelumnya hanya memperoleh perpanjangan kontrak satu tahun.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tak Semua Laporan Terbukti, Panitia Luruskan Dugaan Pelanggaran Lomba Ogoh-Ogoh Badung

balitribune.co.id I Mangupura - Panitia Lomba Ogoh-Ogoh Kabupaten Badung menegaskan bahwa tidak seluruh laporan dugaan pelanggaran yang masuk terbukti kebenarannya. Hal tersebut terungkap dalam sesi klarifikasi terhadap sekaa teruna/yowana terlapor yang dilaksanakan di Dinas Kebudayaan, Puspem Badung, Rabu (25/2/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Darurat Ekologi Bali, Ratusan Mangrove Tahura Ngurah Rai Mati Serentak, Diduga Terpapar Limbah Kimia

balitribune.co.id | Denpasar - Ekosistem mangrove di kawasan selatan Bali, khususnya di Taman Hutan Raya Ngurah Rai, tengah menghadapi kondisi yang disebut para peneliti sebagai darurat ekologis. Ratusan pohon mangrove di sisi barat pintu masuk Tol Bali Mandara dilaporkan mati secara serentak pada awal 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menelusuri Jejak Rembesan Pipa di Balik Matinya Ekosistem Mangrove Kawasan Benoa

balitribune.co.id | Denpasar - Kerusakan tanaman mangrove seluas kurang lebih 60 are di kawasan Jalan Raya Pelabuhan Benoa kini memasuki tahap pendalaman lebih lanjut. Temuan lapangan pada titik koordinat 8°43'51.89"S dan 115°12'43.35"E itu dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar Sabtu (21/2/2026) di Ruang Rapat Pelindo Benoa.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.