Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

DPRD Bali Rekomendasikan Penyuluh Bahasa Bali Diangkat ASN

Bali Tribune / AUDIENSI - Komisi IV DPRD Bali saat menerima audiensi Paiketan Penyuluh Bahasa Bali Provinsi Bali di wantilan DPRD Provinsi Bali, Kamis (27/7).
balitribune.co.id | Denpasar - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali merekomendasikan Penyuluh Bahasa Bali yang saat ini masih berstatus Tenaga Kontrak Non ASN (Honorer) untuk dapat diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). 
 
Rekomendasi tersebut disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Bali, I Gusti Putu Budiarta saat menerima audiensi ratusan Penyuluh Bahasa Bali Provinsi Bali di wantilan DPRD Provinsi  Bali, Kamis (27/7). Tampak hadir pada audiensi, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali,  I Gede  Arya Sugiartha,  Sekertaris BKPSDM, I Made Mahadi Sanatana, beserta anggota komisi IV, Putu Mangku Mertayasa, I Gusti Ayu Aries Sujati, I Made Rai Warsa, serta Ni Wayan Sari Galung.
 
Lebih lanjut, Budiarta menyampaikan, DPRD Provinsi Bali serius memperjuangkan Tenaga Honorer Penyuluh Bahasa Bali untuk dapat diangkat menjadi ASN. Dikatakan, DPRD Provinsi Bali telah mengeluarkan surat rekomendasi nomor R.08.800/23200/PSD/SETWAN yang disampaikan kepada Gubernur Bali. Surat rekomendasi ditandatangani Ketua DPRD Provinsi Bali, I Nyoman Adi Wiryatama.  “Inti dari surat rekomendasi tersebut yakni DPRD Provinsi Bali merekomendasikan agar  Tenaga Honorer Penyuluh Bahasa Bali dapat diangkat menjadi ASN,” ujarnya. 
 
Politisi PDIP asal Kelurahan Pedungan Denpasar ini menjelaskan, tenaga honorer Penyuluh Bahasa Bali perlu mendapatkan kepastian status kepegawaian mengingat diberlakukannya Undang-Undang No 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN)  yang menegaskan bahwa ASN hanya terdiri dari PNS dan PPPK. Pemberlakuan UU No 5 tahun 2014 ini  dipertegas kembali melalui  Peraturan Pemerintah No 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja yang mempertegas  terkait  larangan mengangkat honorer. “Saat ini status Penyuluh Bahasa Bali kan tenaga honorer, jadi mereka butuh kepastian terkait nasib mereka sebelum tanggal 28 November 2023,” ujarnya. 
 
Pihaknya menegaskan keberadaan Penyuluh Bahasa Bali sangat diperlukan sebagai pelestari kebudayaan Bali khususnya pelestarian Bahasa, Aksara dan Sastra Bali.  Menurutnya, Penyuluh Bahasa Bali telah bekerja dan bersentuhan langsung dengan masyarakat di Desa dalam hal pelestarian bahasa Bali. “Tenaga Penyuluh Bahasa Bali ini sangat dibutuhkan, sehingga layak untuk diperjuangkan untuk mendapatkan peningkatan status menjadi ASN,” pungkasnya. 
 
Sementara itu, Sekertaris BKPSDM, I Made Mahadi Sanatana, menjelaskan terkait  dengan amanat Undang-Undang Undang -Undang No 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN)  menegaskan bahwa ASN hanya terdiri dari PNS dan PPPK. Pemberlakuan UU No 5 tahun 2014 ini  dipertegas kembali melalui  Peraturan Pemerintah No 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja yang mempertegas  terkait  larangan mengangkat honorer. “Kami sudah berusaha berkoordinasi bagaimana memperjuangkan pegawai Non ASN. Terkait Penyuluh Bahasa Bali kami sudah memasukkan data Penyuluh Bahasa Bali pada data base pendataan yang dilaksanakan oleh BKN. Namun terkait pengajuan atau formasi PPPK tahun 2023 Pemerintah Provinsi Bali diberikan alokasi dana untuk pengajuan formasi untuk guru, tenaga kesehatan dan tenaga teknis lainnya. Untuk Penyuluh Bahasa Bali memang tidak masuk karena bukan jabatan fungsional akan tetapi rekomendasi dari DPRD sudah diterima dan akan ditindaklanjuti BKPSDM berkoordinasi dengan Dinas Kebudayaan Provinsi Bali masalah jabatan fungsional apa yang pas untuk formasi Penyuluh Bahasa Bali,” ujarnya. 
 
Lebih lanjut Mahadi menyampaikan, terkait rekomendasi dari DPRD Provinsi Bali agar memperjuangkan pengangkatan Penyuluh Bahasa Bali menjadi ASN baik PNS maupun PPPK, pihaknya mengaku hanya akan bisa mengusulkan formasi ke Kemenpan RB.
 
“Setelah ini kami koordinasi dengan Kepala Dinas Kebudayaan terkait pengajuan formasi serta jabatan fungsional mana yang pas untuk Penyuluh Bahasa Bali,” ujarnya. 
 
Mahadi menyampaikan, pihaknya baru saja menerima surat edaran terbaru dari Kemenpan RB No B/1527/M.SM.01.00/2023 terkait status dan kedudukan eks THK II dan Tenaga Non ASN. Pada SE tersebut disebutkan Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) instansi pusat dan daerah agar tetap menghitung dan mengalokasikan anggaran untuk pembiayaan  tenaga Non ASN yang sudah terdaftar dalam pendataan tenaga Non ASN dalam basis data BKN. “Penyuluh Bahasa Bali kan sudah masuk data base BKN,” ujarnya. 
Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, I Gede Arya Sugiartha menyampaikan, apresiasi terhadap Tenaga Penyuluh Bahasa Bali Provinsi Bali. Menurutnya, Penyuluh Bahasa Bali memiliki peran yang sangat penting dalam pelestarian Kebudayaan Bali khususnya Bahasa, Aksara dan Sastra Bali. “Penyuluh Bahasa Bali adalah  ujung tombak di masyarakat dalam pelestarian kebudayaan Bali,” ujarnya. 
 
Dikatakan, terkait Penyuluh Bahasa Bali, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan BKPSDM untuk menindaklanjuti rekomendasi dari DPRD Bali. “Penyuluh Bahasa Bali ini sudah masuk dalam pendataan BKN sehingga nanti dapat diajukan sebagai PPPK. Jadi kami juga mohonkan agar dicarikan upaya terbaik,” ujarnya. 
 
Sementara Koordinator Paiketan Penyuluh Bahasa Bali Provinsi Bali, I Wayan Suarmaja, menyampaikan apresiasi dengan adanya rekomendasi dari DPRD Provinsi Bali untuk dapat memperjuangkan Penyuluh Bahasa Bali menjadi ASN baik PNS maupun PPPK. Pihaknya berharap rekomendasi tersebut dapat ditindaklanjuti dan dikawal hingga harapan seluruh Penyuluh Bahasa Bali Provinsi Bali untuk diangkat menjadi ASN dapat terwujud.
wartawan
RED
Category

Inisiatif 'Jaga Cita' Telkomsel Gelar TDEC 2026 di Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan - Telkomsel melalui program Telkomsel Digital Empowering for Community (TDEC) yang berada di bawah inisiatif Telkomsel Jaga Cita, resmi menggelar kegiatan bertema “Digital Leadership & Innovation for the Future” di Aula SMAN 1 Tabanan, Jumat (17/4). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Telkomsel dalam memberdayakan komunitas pendidikan melalui pemanfaatan teknologi digital untuk mendorong pemb

Baca Selengkapnya icon click

Genjot "Length of Stay", Kawasan Wisata Poles Fasilitas Umum

balitribune.co.id | Mangupura - Konflik geopolitik global yang terjadi di Timur Tengah mendorong pengelola kawasan pariwisata di Indonesia untuk semakin meningkatkan keamanan dan kenyamanan wisatawan saat berwisata di Pulau Dewata khususnya di kawasan pariwisata internasional Nusa Dua di Kabupaten Badung dan kawasan pariwisata lainnya di Tanah Air.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kartini Muda di Jalur Organik

balitribune.co.id | Tabanan - Ni Putu Meilanie Ary Sandi yang saat ini usia 22 tahun dan telah lulus perguruan tinggi (Sarjana) merupakan salah seorang petani muda di Kabupaten Tabanan. Kendati sempat merasa minder karena menjadi petani diantara teman-temannya yang sebagian besar memilih bekerja di sektor pariwisata, namun tidak pernah berkeinginan untuk berhenti bertani.

Baca Selengkapnya icon click

Diduga Hendak Kabur ke Jepang, Owner Arisan Twin TJ Dicegat Massa di Bandara Ngurah Rai

balitribune.co.id | Mangupura - Para penumpang pesawat di Terminal Keberangkatan Domestik Bandara I Gusti Ngurah Rai mendadak ramai. Seorang penumpang wanita bersama suaminya dicegat oleh sejumlah orang yang mengaku sebagai korban penipuan arisan. Sebab wanita yang dicegat itu disebut sebagai owner Arisan Twin TJ yang diduga kuat hendak kabur ke Jepang. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Operasional IPLT TPA Mandung Tidak Optimal, Layanan untuk Swasta Disetop Sementara

balitribune.co.id I Tabanan - Operasional Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) di TPA Mandung, Desa Sembung Gede, Kerambitan, saat ini sedang berjalan tidak optimal. Kondisi ini terjadi akibat sebagian besar kolam tertimbun longsoran sampah dalam beberapa tahun terakhir. 

Kondisi fasilitas yang tidak lagi memadai ini memaksa pengelola menghentikan sementara layanan bagi pihak swasta sejak tiga bulan terakhir. 

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Kembang Ajukan Bantuan Perbaikan Pura ke Gubernur Bali

balitribune.co.id I Negara - Di tengah keterbatasan fiskal yang tengah dihadapi daerah, komitmen untuk melestarikan warisan suci dan budaya Bali yang ada di Jembrana tetap menjadi prioritas daerah. Untuk perbaikan pura, pemerintah daerah mengajukan bantuan antar daerah salah satunya ke Gubernur Bali.   

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.