Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

DPRD Bangli Tekankan Penyesuaian Anggaran dan Peningkatan Kinerja

Ketua DPRD Kabupaten Bangli, I Ketut Suastika
Bali Tribune / Ketua DPRD Kabupaten Bangli, I Ketut Suastika.

balitribune.co.id I Bangli - Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Perubahan Kabupaten Bangli, Bali, Tahun Anggaran 2026 mulai berjalan. 

Ketua DPRD Kabupaten Bangli, I Ketut Suastika, mengatakan mekanisme pembahasan anggaran perubahan masih terus berjalan berurutan sesuai prosedur yang berlaku. Pada Senin (7/9/2026)  telah berlangsung sidang Penyampaian RAPBD Perubahan 2026 oleh Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta.

"Prosesnya masih panjang. Setelah ini ada pemandangan umum fraksi, baru dilanjutkan dengan jawaban pihak eksekutif, dan pembahasan kembali bersama," ujar Suastika.

Pihaknya memastikan  pembahasan RAPBD Perubahan 2026 ini akan rampung tepat waktu. Hal tersebut lantaran dinamika pembahasan di anggaran perubahan tidak seluas atau se-alot pembahasan APBD Induk.

"Untuk perubahan biasanya tepat waktu karena tidak terlalu alot. Pembahasannya pada dasarnya hanya melihat berapa ada penambahan atau pengurangan pendapatan, itu saja,” jelasnya.

Menurutnya  jika terjadi penambahan pendapatan daerah, baik dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) maupun penyesuaian Transfer Ke Daerah (TKD), maka alokasi belanja daerah juga akan bertambah secara proporsional. Sebaliknya, bila pendapatan tertekan, belanja daerah harus disesuaikan.

"Kalau belanja bertambah, tentu disesuaikan dengan belanja prioritas yang masuk dalam proyek strategis nasional maupun daerah. Misalnya ada penambahan belanja ke sektor irigasi atau infrastruktur, itu biasanya berkaitan dengan dana transfer pusat seperti dana insentif daerah atau DAK yang sudah diamanatkan pengunaannya," paparnya.

Dalam kesempatan ini, Ketut Suastika menyoroti efisiensi dan efektivitas penggunaan anggaran belanja pegawai di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Menanggapi aturan terkini mengenai efisiensi anggaran dan keberadaan Tenaga P3K Paruh Waktu, Suastika menekankan pentingnya akuntabilitas di setiap dinas.

Ia meminta setiap OPD tidak asal mengusulkan atau mempertahankan kegiatan pegawai tanpa arah outcome yang jelas.

"Untuk P3K paruh waktu kan masuknya di belanja barang dan jasa. Nah, bagi pegawai pendukung di masing-masing OPD, pimpinan OPD harus betul-betul mengidentifikasi kegiatan yang spesifik. Harus ada hasilnya yang jelas dalam tahun itu," harap  Suastika.

DPRD Bangli pun mendorong pemkab agar sisa waktu di TA 2026 ini benar-benar dimaksimalkan untuk menuntaskan pengerjaan fisik dan infrastruktur daerah agar dampaknya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat Bangli.

wartawan
SAM
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Belanja Gianyar Rp4,3 Triliun, Pendapatan  Rp3,4 Triliun

balitribune.co.id I Gianyar - Pemerintah Kabupaten Gianyar mengajukan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan defisit mencapai Rp921,956 miliar lebih.

Rancangan tersebut disampaikan Bupati Gianyar I Made Mahayastra melalui Pengantar Nota Keuangan dalam Rapat Paripurna DPRD Gianyar, Senin (7/9), di Ruang Sidang Utama DPRD Gianyar. Rapat dipimpin Ketua DPRD Gianyar I Ketut Sudarsana.

Baca Selengkapnya icon click

Huma Cafe Kebobolan Lagi, Barang Berharga Dikuras Maling

balitribune.co.id I Gianyar - Pengusaha di Kabupaten Gianyar kembali dibuat resah oleh aksi pencurian. Huma Cafe di Kecamatan Tegallalang bahkan harus mengalami kejadian serupa untuk kedua kalinya. Kali ini,  pelaku tidak hanya membawa kabur sejumlah barang berharga, tetapi diduga sempat mengacak-acak sistem keamanan kafe untuk memuluskan aksinya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rekayasa Lalin Ubud Belum Optimal, Dishub Gianyar Turunkan Skenario Anyar

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah dua pekan Rekayasa Lalin tahap II diterapkan, ternyata belum efektif meratakan volume kendaraan di kawasan Ubud. Mulai, Selasa ( 8/9/2026) Dinas Pehubungan ( Dishub) Gianyar kembali turunkan  skenario anyar. Dalam Rekayasa Tahap III ini,  Jalan Raya Ubud dari Catus Pata hingga simpang Patung Arjuna satu jalur keluar Ubud dan  Pangosekan dari simpang Pertamina  menuju Ubud.

Baca Selengkapnya icon click

Terdeteksi Terlibat Judol dan Pinjol, Puluhan Warga Buleleng Kehilangan Hak Penerima Bansos

balitribune.co.id I Singaraja - Sejumlah warga Buleleng terpaksa kehilangan hak penerimaan bantuan sosial (Bansos) setelah mereka ditemukan terlibat dalam permainan judi online (judol). Tidak hanya itu, beberapa diantaranya juga terpaksa dicoret dari daftar penerima bansos akibat terdeksi penerima pinjaman online (pinjol). Hal itu diungkap Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.