Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dua Pasutri Lolos Jadi Wakil Rakyat

Bali Tribune/ Nyoman Suyasa dan Kadek Weisya Kusmia Dewi
balitribune.co.id | Denpasar -  Kendati penghitungan suara Pileg 2019 saat ini masih memasuki tahapan rekapitulasi suara di tingkat kecamatan, namun 2 pasangan suami istri (pasutri) dipastikan lolos sebagai wakil rakyat. Pasutri itu adalah Nyoman Suyasa - Kadek Weisya Kusmia Dewi yang sama-sama kader Partai Gerindra, dan I Wayan Suastika - Ni Kadek Darmini yang sama-sama kader PDIP.
 
Kepastian kedua pasutri ini lolos ke Gedung Dewan berdasarkan akumulasi suara yang masuk di tingkat kecamatan. Raihan suara kedua pasangan suami istri yang bertarung di tingkat provinsi dan kabupaten ini, menarik dicermati.
 
Nyoman Suyasa misalnya, saat ini menjabat Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Karangasem sekaligus dipercaya sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali. Pada Pileg 2019, Suyasa kembali tampil sebagai calon anggota DPRD Provinsi Bali Dapil Karangasem dari Partai Gerindra.
 
Politikus asal Desa Pertima, Karangasem itu dipastikan kembali lolos ke DPRD Provinsi Bali setelah mengumpulkan 17.700 suara. Suara Suyasa melonjak tajam dibandingkan hasil Pemilu Legislatif 2014 lalu, yang hanya meraih 7.031 suara.
 
Capaian Suyasa ini, ternyata diikuti oleh sang istri, Kadek Weisya Kusmia Dewi, yang tampil sebagai calon anggota DPRD Kabupaten Karangasem Dapil Kecamatan Karangasem dari Partai Gerindra. Mantan Jurnalis ini sukses mengumpulkan 1.460 suara.
 
Yang menarik, Dewi, sapaan akrab Kadek Weisya, justru berhasil mengalahkan rekan separtainya yang berpredikat caleg petahana, I Wayan Putra Tanaya, yang hanya meraup 1.300 - an suara.
 
"Astungkara, semoga hasilnya sesuai harapan. Kami tidak mau mendahului penetapan oleh KPU, karena saat ini masih rekapitulasi penghitungan suara di tingkat kecamatan," kata Dewi, saat dikonfirmasi bali tribune, melalui saluran telepon di Denpasar, Minggu (28/4).
 
Dewi bahkan enggan berbicara terlalu jauh soal suksesnya bersama suami melenggang mulus sebagai wakil rakyat. Menurut dia, pihaknya menghormati mekanisme yang sedang dijalankan penyelenggara saat ini.
 
"Nanti kalau sudah ada keputusan KPU, mungkin kami boleh berbagi pengalaman. Untuk saat ini, rasanya belum etis bicara terlalu jauh. Kami menghormati proses yang tengah dilakukan oleh penyelenggara," tutur Dewi.
 
Pasutri lainnya dari Karangasem yang menorehkan prestasi adalah I Wayan Suastika dan Ni Kadek Darmini. Keduanya sama-sama kader PDIP.
 
Kadek Darmini merupakan caleg incumbent DPRD Provinsi Bali Dapil Karangasem dari PDIP. Srikandi asal Belong, Karangasem ini kembali lolos dengan predikat sebagai peraih suara terbanyak calon anggota DPRD Provinsi Bali Dapil Karangasem, dengan raihan sekitar 30.920 suara.
 
Adapun suaminya, I Wayan Suastika, kembali lolos ke kursi DPRD Kabupaten Karangasem Dapil Kecamatan Selat dari PDIP dengan koleksi 5.212 suara. Bahkan ini untuk ketiga kalinya Wayan Suastika lolos sebagai anggota DPRD Karangasem. 
wartawan
San Edison
Category

Imbas Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Pergerakan Wisatawan Domestik Terganggu

balitribune.co.id I Badung - Sehubungan dengan peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, berdampak pada pergerakan wisatawan domestik dari sejumlah daerah di Indonesia ke Bali. Pasalnya, sejak Minggu (6/9/2026), operasional penerbangan sejumlah bandara di Tanah Air ditutup sementara imbas sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Inflasi Bali Perlu Diwaspadai, Rantai Pasokan dan Logistik Harus Diperkuat

balitribune.co.id | Denpasar - Tekanan inflasi di Bali memasuki fase yang perlu mendapat perhatian serius menjelang akhir tahun. Pemerintah daerah dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Bali diminta memperkuat pengawasan terhadap pasokan pangan, kelancaran distribusi, hingga perkembangan biaya transportasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Belanja Gianyar Rp4,3 Triliun, Pendapatan  Rp3,4 Triliun

balitribune.co.id I Gianyar - Pemerintah Kabupaten Gianyar mengajukan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan defisit mencapai Rp921,956 miliar lebih.

Rancangan tersebut disampaikan Bupati Gianyar I Made Mahayastra melalui Pengantar Nota Keuangan dalam Rapat Paripurna DPRD Gianyar, Senin (7/9), di Ruang Sidang Utama DPRD Gianyar. Rapat dipimpin Ketua DPRD Gianyar I Ketut Sudarsana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.