Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dugaan Korupsi Dana SPI, Penyidik Kejati Bali Segera Panggil Rektor Unud

Bali Tribune / PEMERIKSAAN - Penyidik Kejati Bali melakukan pemeriksaan dokumen terkasit dugaan korupsi dana SPI di Unud beberapa waktu lalu
balitribune.co.id | Denpasar - Satu persatu pejabat di gedung Rektorat Kampus Unud Bukit Jimbaran dimintai keterangan oleh Penyidik Kejaksaan Tinggi Bali. Untuk sementara ini, mereka masih sebatas sebagai saksi.
 
Rabu (9/11) informasi yang didapat, bahwa penyidik memanggil Staf Ahli Bidang Pemberdayaan Aset dan Keuangan Rektor Unud yakni I Wayan Antara SE, MM untuk diminta keterangan, terkait kasus yang kini sedang mencuat di media. 
Mantan kepala biro perencanaan dan keuangan periode 2017-2020 itu diperiksa sebagai saksi oleh penyidik Kejati Bali terkait kasus dugaan penyalahgunaan Dana Sumbangan Pengembangan Institusi atau SPI. Dia diperiksa dari pagi sampai sore hari di Gedung Tindak Pidana Khusus, Kejati Bali. Usai diperiksa, Antara terkesan irit bicara ketika ditanya awak media. 
 
“Mohon maaf ya, kalau mau cari informasi tentang penyidikan langsung ke ibu ini ya (jaksa penyidik, red )," katanya sambil menoleh ke jaksa ibu Oka,SH.,MH yang mengantar Antara sampai ke parkiran.
 
Selain Antara, ada satu lagi pejabat Unud yang diperiksa. Dia adalah Kepala Biro Keuangan Unud Komang Teken yang juga terlihat keluar dari gedung Kejati Bali sekitar pukul 15.30.
 
Teken sendiri sebelumnya sudah diperiksa pada Kamis (3/11) lalu. Dia ditanya seputar Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) atau uang pangkal di Unud saat pemeriksaan marathon di Gedung Kejaksaan Tinggi Bali tersebut. 
 
Teken usai diperiksa saat itu terlihat sembahyang di Pura Kejati Bali. Pada hari yang sama penyidik kejaksaan guna melengkapi berkas juga meminta keterangan Ketua Satuan Pengawas Internal (SPI) Dr. Drs. Dewa Gede Wirama, MSBA., Ak, yang juga dikenal sebagai tangan kanan Rektor Unud, Prof Dr Ir I Nyoman Gde Antara, M.Eng.
 
Untuk selanjutnya, kabarnya Rektor Unud juga akan dimintai keterangan pada 14 November yang akan datang. Dimana, pada tahun 2012 menjabat wakil rektor dan juga ditunjuk menjadi Ketua Panitia penerimaan mahasiswa Baru.
wartawan
JRO

Cuma Desa Tanpa TPS3R yang Boleh Kirim Sampah Organik

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar mulai memperketat alur pembuangan sampah ke TPA Suwung. Sampah organik kini hanya diizinkan masuk ke TPA dua kali seminggu, khusus bagi desa atau kelurahan yang belum memiliki fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Baca Selengkapnya icon click

Menteri LH: 60 Persen Warga Denpasar Sudah Disiplin Pilah Sampah

balitribune.co.id I Denpasar - Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq, memberikan apresiasi tinggi atas kemajuan signifikan tata kelola sampah di Kota Denpasar dan Provinsi Bali. Hal tersebut disampaikan saat meninjau TPST Kesiman Kertalangu, Jumat (17/4/2026), bersama Gubernur Bali I Wayan Koster dan Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gerakan Badung Peduli Sambangi Warga Disabilitas di Desa Kutuh

balitribune.co.id I Mangupura - Kepedulian dan kebersamaan terus ditunjukkan melalui kegiatan sosial Gerakan Badung Peduli yang digelar di Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini menyasar warga yang membutuhkan perhatian khusus sebagai bentuk komitmen sosial pemerintah setempat.

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Badung Dorong Insentif Petugas Kebersihan di Tengah Darurat Sampah

balitribune.co.id I Mangupura - DPRD Badung mendorong pemerintah daerah memberikan insentif kepada petugas kebersihan yang terlibat langsung dalam penanganan darurat sampah. Dorongan ini muncul seiring meningkatnya beban kerja petugas di lapangan dalam beberapa waktu terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perbaiki 37 Titik Kerusakan Akibat Bencana 2026, Perkim Badung Siapkan Rp 11,77 Miliar

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Badung menyiapkan anggaran lebih dari Rp 11,77 miliar untuk memperbaiki puluhan titik kerusakan infrastruktur akibat bencana alam pada 2026.

Sebanyak 37 titik kerusakan menjadi prioritas penanganan. Perbaikan mencakup jalan rusak, senderan jalan, hingga sistem drainase di sejumlah wilayah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.