balitribune.co.id | Denpasar - Seiring berakhirnya masa kepengurusan Indonesia Offroad Federation (IOF) Pengda Bali periode 2022-2026, organisasi yang mewadahi komunitas, kompetisi, rekreasi, dan kegiatan sosial bagi para pecinta mobil berpenggerak gardan ganda ini bersiap menggelar Musyawarah Daerah (Musda).
Bertajuk Musda III, kegiatan rencananya akan diselenggarakan pada Agustus 2026 mendatang dengan agenda utama pemilihan Ketua Umum IOF Pengda Bali yang baru.
Ketua Panitia Musda III, Gede Angry, menuturkan bahwa panitia saat ini tengah mematangkan berbagai persiapan. Ia mengakui bahwa penyelenggaraan event besar membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Kendala pendanaan, menurutnya, merupakan tantangan yang lumrah dihadapi oleh komunitas hobi.
"Menyelenggarakan event semacam Musda tentunya bukan perkara gampang dan membutuhkan biaya besar. Sama seperti komunitas hobi lainnya, dana menjadi kendala. Namun, kami terus berusaha mencari jalan terbaik untuk mengatasinya," ungkap Angry.
Sebagai solusi kreatif, pihak panitia meluncurkan program penggalangan dana melalui penjualan berbagai merchandise resmi, mulai dari T-shirt, payung, handuk, gantungan kunci (keychain), hingga berbagai souvenir IOF lainnya. Seluruh keuntungan dari penjualan ini nantinya akan digunakan untuk mendukung kesuksesan Musda III.
"Saat ini kami sudah membuka pre-order untuk T-shirt, merchandise, dan souvenir lainnya. Harapan kami, seluruh anggota IOF Bali dapat berpartisipasi. Silakan hubungi pihak panitia ataupun ketua komunitas yang bernaung di bawah bendera IOF," ajak Angry.
IOF Pengda Bali yang terbentuk pada tahun 2010 telah menunjukkan kiprah nyata bagi masyarakat. Salah satu aksi terbarunya adalah keterlibatan penuh dalam penanganan bencana banjir di Kota Denpasar.
Mengusung tema ‘Disaster May Strike, But Humanity Never Falls’, tim IOF Peduli Bali melakukan berbagai aksi kemanusiaan, mulai dari evakuasi kendaraan yang terjebak di area parkir Pasar Badung, mengevakuasi mobil yang terseret arus banjir di sungai, hingga mendirikan posko peduli banjir untuk menyalurkan bantuan sosial dari para donatur. Atas dedikasinya tersebut, IOF Bali mendapatkan apresiasi khusus dari Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara.