Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Eskalasi Radikalisme dan Terorisme Mengkhawatirkan, BNPT Lakukan Dialog

Bali Tribune / DIALOG - Suasana Dialog Kebangsaan BNPT RI bersama YHPB dengan PT Pegadaian pada Rabu 25 Januari 2023 di Hotel Savoy Homann, Bandung, Jawa Barat (ist)

balitribune.co.id | Bandung - Pegadaian sebagai perusahaan Badan Usaha Milik Negara berperan aktif dalam mencegah tumbuhnya paham radikalisme intoleransi, dan terorisme. Dengan semakin besar jangkauan bisnis perusahaan, semakin komplek permasalahan yang akan dihadapi. Salah satunya adalah dalam mencegah paham-paham radikalisme. Oleh karena itu, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) bersama Yayasan Harmoni Pemersatu Bangsa menggandeng PT Pegadaian dan mengadakan Dialog Kebangsaan BNPT RI pada Rabu (25/1) di Hotel Savoy Homann, Bandung, Jawa Barat.

Dialog Kebangsaan tersebut dihadiri oleh Kepala BNPT RI Komjen. Pol. Dr. Boy Rafli Amar yang diwakili oleh Sestama BNPT Bangbang Surono, AK. MM., Direktur Deradikalisasi BNPT Brigjen Pol. Achmad Nurwahid, Dewan Pembina YHPB Habib Sholeh Putra (Menantu Abah Habib Lutfi Bin Yahya), Habib Hasan bin Syihab, KBP Astuti Plt. Karoren BNPT, Pimpinan Kanwil 10 PT Pegadaian M. Ariadi P., ASEVP PT Pegadaian Merry, Ramli Mitra Derad (exs Napiter), dan Keluarga Besar PT Pegadaian. Acara dihadiri sekitar 6000 orang, baik daring maupun luring.

Sestama BNPT Bangbang Surono, AK. MM. pada kesempatan tersebut mengajak kita bersama untuk meningkatkan kesadaran dan menumbuhkan kewaspadaan kita dalam rangka mencegah tumbuhnya paham radikalisme, intoleransi, dan terorisme di lingkungan PT Pegadaian.

Seperti disampaikan oleh Bangbang Surono, definsi ideologi terorisme sebagai sebuah paham, gagasan, perbuatan berbasis kekerasan ekstrim berorientasi pada ideologi yang diyakini, dan memiliki tujuan politik tertentu. Karakteristiknya sebagai berikut: anti konstitusi dan ideology Pancasila; bersifat transnational ideologi, memiliki tujuan dan ideologi politik, intoleran, radikal, dan eksklusif, menyalahgunakan narasi agama, anti kemanusiaan, dan menggunakan kekerasan ekstrim. Maka dari itu sebagai leading sector penanggulangan terorisme di Indonesia, BNPT RI berkomitmen dalam melawan paham dan aksi terorisme.

Bangbang Surono adalah Sestama BNPT yang baru dilantik pada akhir Desember 2022 lalu. Ia merupakan Sestama BNPT pertama yang berasal dari Aparatur Sipil Negara.

“Tujuan dibentuknya BNPT adalah agar penanggulangan terorisme di Indonesia bisa berjalan efektif, memiliki koordinator satuan elit terorisme agar terjalin kordinasi harmonisasi,” kata Bangbang Surono.

Dalam kesempatan tersebut, Pimpinan Kantor Wilayah Pegadaian 10 M. Ariadi P. menyampaikan salam takdzim dan hormat dari Dirut dan Direksi PT Pegadaian, mereka bersyukur kegiatan tersebut dapat terlaksana dengan baik dan memberikan ilmu pemahaman serta pengalaman yang sangat penting. Terutama dalam keberlanjutan bangsa dan negara, khususnya perusahaan. Paham radikalisme intoleransi merupakan kewajiban kita sebagai anak perusahaan BUMN bersama sama dengan seluruh komponen bangsa untuk mencegah agar tidak tumbuh di lingkungan kita.  

PT Pegadaian perusahaan yang bergerak dalam industri keuangan tentunya sangat membutuhkan mitigasi pencegahan agar seluruh keluarga besar PT Pegadaian terhindar dari paham-paham tersebut, serta dapat mengidentifikasi kepada calon-calon mitra dan nasabah.

“PT pegadaian berkomitmen sesuai dengan slogannya, Mengatasi Masalah Tanpa Masalah, dan dengan dukungan akhlak seperti yang diarahkan Kementerian BUMN. Kami akan selalu hadir untuk negeri dengan program-program terbaik yang kami bisa,” kata M Ariadi P.

Sementara itu, Dewan Pembina YHPB Habib Hasan Bin Syahab yang mewakili Abah Habib Lutfi Bin Yahya menyampaikan bahwa sesuai dengan ajaran Nabi Muhammad SAW, dalam Islam tidak pernah diajarkan untuk membenci dan mengkafir-kafirkan orang lain. Islam adalah agama rahmatan lil ‘alamin.

Oleh karena itu, segala bentuk kebencian dan narasi-narasi yang diciptakan oleh pihak-pihak tertentu, tentunya memiliki tujuan untuk mendiskreditkan Islam. Karena paham-paham radikalisme intoleransi selalu mengunakan narasi agama dalam pergerakannya.

“Kenapa? Karena agama Islam adalah mayoritas di Indonesia. Oleh karena itu, mari kita perdalam dan perkuat iman kita. Jangan mudah untuk terdistorsi dan termanipulasi oleh ajakan-ajakan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” kata  Habib Hasan Bin Syahab.

Ramli exs napiter mitra deras BNPT RI mengatakan, pelaku-pelaku yang mencari kader-kader radikalisme sangat dekat dengan kita, bahkan kita biasanya tidak menyadari karena mereka memiliki keahlian untuk menyesuaikan dengan target yang akan diajak masuk ke dalam paham-paham radikalisme intoleransi. Seperti itulah dahulu ia terjerumus dalam paham radikalisme.

“Mari kita semua kuatkan tekad dan semangat untuk mencegah paham radikalisme di lingkungan kita. Mulailah dari keluarga kita. Kenali putra-putri kita. Kenali lingkungan terdekat kita. Jika di lingkaran kita sudah mulai mendeskriditkan negara, membahas tentang pemimpin bangsa yang cenderung untuk menjatuhkan marwahnya, serta muncul narasi yang exclusivisme, maka kita perlu untuk berhati-hati dan segera mengambil tindakan dengan cara mengamati secara langsung keluarga kita serta menjauhkannya segera dari lingkungan yang berbahaya tersebut,” kata Ramli.

Dalam penutupan Dialog Kebangsaan tersebut, Direktur Deradikalisasi BNPT RI Brigjen Pol. Achmad Nurwahid mengatakan, jadikanlah Indonesia rumah kita, maka dengan itu kita tidak akan memasukan pemahaman-pemahaman yang akan merusak diri kita, keluarga kita, dan rumah kita. Semoga kita semua mendapatkan ridha dari Allah SWT., dan mendapatkan perlindungan dari hal-hal buruk yang akan menyerang kita.

“Kami menghaturkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada PT Pegadaian atas terselenggaranya kegiatan ini, semoga giat Dialog Kebangsaan ini dapat dilaksanakan di seluruh Kanwil PT Pegadaian. BNPT akan selalu hadir sebagai garda terdepan dalam penanggulangan terorisme. YHPB akan selalu menjunjung tinggi 4 pilar kebangsaan, dan akan menjadi mitra strategis BNPT dalam pencegahan paham radikalisme intoleransi dan terorisme, agar tidak berkembang di NKRI kita tercinta,” kata  Brigjen Pol. Achmad Nurwahid.

Sestama BNPT Bangbang Surono, AK. MM. menambahkan, “Don't judge a book, by it’s cover, hati-hati banyak intelegen dunia yang menyamar memasuki komunitas keagamaan seolah-olah menjadi satu. Namun mereka bertujuan untuk memecah belah dari dalam. Pada fenomena-fenomena mualaf kita jangan terkecoh oleh perkataannya. Namun kita harus bentengi diri kita agar tidak mudah terseret derasnya arus paham paham radikalisme yang digaungkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab.”

Ketum YHPB Aditya Yusma menegaskan, seperti virus paham-paham itu, akan selalu menyebar, namun kita harus selalu memvaksin diri kita dengan ideologi kebangsaan yang sesuai dengan 4 Pilar Kebangsaan.

“Nafas kita NKRI Harga Mati. Salam Pancasila,” teriak Aditya Yusma pada acara Dialog Kebangsaan tersebut,

wartawan
RED
Category

Bupati Satria Minta Perumda Panca Mahottama Lakukan Pemerataan Distribusi Air Minum

balitribune.coid | Semarapura - Bupati Klungkung, I Made Satria, menghadiri Apel Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-34 Perumda Air Minum Panca Mahottama Kabupaten Klungkung di Halaman Kantor Perumda Air Minum Panca Mahottama, Senin (14/9/2026). Acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung, Anak Agung Gede Lesmana serta seluruh jajaran manajemen dan staf Perumda.

Baca Selengkapnya icon click

Niat Healing di Laut, WNA Inggris Malah Tenggelam di Crystal Bay Nusa Penida

balitribune.co.id | Semarapura - Seorang wisatawan mancanegara (WNA) berkebangsaan Inggris, Archibald Frederick Taylor, meninggal dunia setelah mengalami musibah tenggelam saat berenang di Pantai Crystal Bay, Banjar Penida, Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 15.40 Wita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Akui Data 16 Ribu ASN Badung Bocor, Sekda Diminta Ambil Langkah Strategis

balitribune.co.id | Mangupura - Polemik dugaan kebocoran data pribadi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Badung memasuki babak baru. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengakui telah menerima informasi mengenai kebocoran data pegawai dan langsung meminta Sekda Badung mengambil langkah strategis.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gigitan HPR di Karangasem Capai 5.756 Kasus, Satu Orang Meninggal Dunia Terpapar Rabies

balitribune.co.id | Amlapura - Kasus gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) di Kabupaten Karangasem di Tahun 2026 ini masih cukup tinggi, berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Karangasem, rata-rata terjadi sebanyak 500 kasus gigitan HPR perbulan. 

Baca Selengkapnya icon click

Badung Dorong Integrasi Kinerja ASN melalui Sistem Digital

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung mendorong penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) untuk mengintegrasikan proses kerja dan penilaian kinerja aparatur sipil negara (ASN). Upaya tersebut dilakukan melalui Pelatihan Manajemen SPBE atau Pemerintahan Digital Tahun 2026 yang digelar di Ruang Samasta BKPSDM Badung, Senin (14/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.