Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Fakultas Ilmu Budaya Unud Tuan Rumah Pertemuan Dekan Fakultas Ilmu Budaya Perguruan Tinggi se-Indonesia

Bali Tribune / PERTEMUAN Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana menjadi tuan rumah pelaksanaan Pertemuan Dekan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) se-Indonesia bertempat di Ruang Batukaru, Hotel Inna Sindhu Sanur, Jumat (29/7).

balitribune.co.id | Denpasar - Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana menjadi tuan rumah pelaksanaan Pertemuan Dekan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) se-Indonesia bertempat di Ruang Batukaru, Hotel Inna Sindhu Sanur, acara ini dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Udayana Prof. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng. IPU, dihadiri oleh Para Dekan dan Para Wakil Dekan I Fakultas Ilmu Budaya se-Indonesia serta Para Koordinator Program Studi di Fakultas Ilmu Budaya Unud. Jumat (29/7).

Dekan Fakultas Ilmu Budaya Unud, Dr. Made Sri Satyawati, S.S., M.Hum, dalam laporannya menjabarkan sejarah tergagasnya pertemuan Dekan Fakultas Ilmu Budaya Se-Indonesia ini. “Perkumpulan Dekan FIB tergagas di tahun 2019 dan pertemuan-pertemuan sebelumnya terbatas pada pertemuan daring. Sebelumnya kami mengadakan pertemuan terkait cara membuat Lembaga Akreditasi Mandiri dengan mengundang Ketua BAN PT. Berdasarkan pertemuan tersebut, salah satu yang dibutuhkan adalah deklarasi dari seluruh dekan FIB di Indonesia”, Paparnya. Dekan FIB Unud optimis bahwa hasil pertemuan ini akan berdampak positif bagi seluruh Fakultas Ilmu Budaya yang hadir.

Salah satu perwakilan Dekan FIB se-Indonesia, yakni Dekan FIB Universitas Airlangga, Prof. Dr. Purnawan Basundoro, M.Hum. menyampaikan bahwa tujuan pertemuan ini adalah menyambung kembali hasil pembicaraan pada pertemuan-pertemuan Dekan sebelumnya, yakni upaya untuk membentuk lembaga akreditasi mandiri karena di masa depan akreditasi prodi harus dilakukan oleh LAM. “Seluruh akreditasi yang harus dilakukan untuk Prodi nanti harus dilakukan oleh lembaga akreditasi mandiri. Oleh karena itu, diharapkan hari ini bisa membentuk embrio dari lembaga akreditasi mandiri untuk lingkup humaniora”, ujarnya.

Sementara itu Rektor Unud Prof. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng. IPU, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih kepada Para Dekan yang telah berkesempatan hadir karena telah memilih Unud sebagai tuan rumah pertemuan ini. Prof Antara juga menyatakan bahwa FIB Unud adalah salah satu fakultas kebanggaan sivitas akademika Unud karena FIB merupakan cikal bakal dari Universitas Udayana itu sendiri. Prof Antara mengapresiasi gagasan pembentukan asosiasi Dekan FIB se-Indonesia serta pembentukan LAM PT untuk prodi-prodi humaniora. “Harapan saya, niat baik kita bersama ini segera diamini oleh Tuhan Yang Maha Esa sehingga nanti, sudah percaya diri, akan membentuk asosiasi yang manfaatnya luar biasa bagi kita semua, katakanlah dari segi akademik dan non akademik”.

Para Dekan Fakultas Ilmu Budaya se-Indonesia yang hadir, yakni dari Universitas Udayana, Universitas Airlangga, Universitas Andalas, Universitas Sebelas Maret, Universitas Jember, Universitas Hasanuddin, Universitas Padjajaran, Universitas Brawijaya, Universitas Diponegoro, Universitas Sumatera Utara, Universitas Halu Oleo, Universitas Gadjah Mada, Universitas Indonesia, Universitas Mulawarman, Universitas Sam Ratulangi, Universitas Jenderal Soedirman, Universitas Khairun, dan Dekan FKIP Universitas Jambi secara bersama-sama mendeklarasikan pembetukan organisasi asosiasi Dekan FIB seluruh Indonesia dengan nama Asosiasi Dekan Humaniora Indonesia (ADHI).

Setelah deklarasi pembentukan ADHI, acara dilanjutkan dengan pembahasan AD/ART ADHI, pembahasan dan deklarasi pembentukan LAM-PT Fakultas Ilmu Budaya se-Indonesia dengan nama Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Humaniora (LAM-PT HUM). Acara disusul dengan pemilihan Pengurus Asosiasi Dekan Humaniora Indonesia (ADHI) dengan keputusan memilih (1) Dekan FIB Universitas Udayana Dr. Made Sri Satyawati, S.S., M.Hum. sebagai Ketua, (2) Dekan FIB Universitas Airlangga Prof. Dr. Purnawan Basundoro, M.Hum.  sebagai sekretaris dan (3) Dekan FIB Universitas Sumatera Utara Dr. T. Thyrhaya Zein, M.A. sebagai bendahara. Selain pengurus ADHI, pada kesempatan yang sama juga terpilih Pembentuk Embrio LAM PT Humaniora yakni Dekan FIB Universitas Andalas Prof. Dr. Herwandi, M.Hum. dan Dekan FKIP Universitas Jambi Prof. Dr. M. Rusdi, S.Pd., M.Sc. Disepakati pula bahwa Yogyakarta akan menjadi tempat pertemuan ADHI pada tahun 2023.

 

wartawan
ARW
Category

Konjen Jepang di Denpasar Serahkan Penganugerahan Bintang Jasa Jepang kepada Prof. Wirawan

balitribune.co.id | Denpasar - Upacara Penganugerahan Bintang Jasa Jepang untuk Musim Gugur Tahun 2025 kepada Prof. Ir. I Gede Putu Wirawan, M.Sc., Ph.D., Guru Besar Universitas Udayana berlangsung Senin 16 Maret 2026, bertempat di Kediaman Dinas Konsul-Jenderal (Konjen) Jepang di Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click

Nyepi Caka 1948, Bupati Badung Ajak Masyarakat Jaga Keteduhan Hati dan Kebersamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 kepada seluruh umat Hindu di Kabupaten Badung.

Bupati dan Wakil Bupati Badung berharap perayaan Nyepi Caka 1948 membawa ketenangan, kedamaian, serta semangat kebersamaan bagi seluruh masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Soal Utang Obat RSU Tabanan, Komisi IV Minta Ada Audit dan Subsidi Pemkab

balitribune.co.id I Tabanan - Komisi IV DPRD Tabanan mengusulkan perlunya audit terhadap piutang pasien yang memicu penumpukan utang obat dan bahan medis habis pakai (BMHP) senilai Rp36 miliar lebih di RSU Tabanan.

Tidak hanya itu, Komisi IV berencana akan bertemu dan meminta Bupati Tabanan memberikan dukungan anggaran untuk menyelamatkan operasional rumah sakit rujukan tipe B tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tewasnya Desak Gayatri di Moskow Ungkap Risiko Fatal Berangkat Non-Prosedural

balitribune.co.id | Singaraja - Desak Komang Ayu Gayatri, pekerja migran asal Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Bali, meninggal dunia saat bekerja di Kota Moskow, Rusia. Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Buleleng, Putu Arimbawa membenarkan laporan tersebut. Menurutnya, Desak Gaytari meninggal dalam peristiwa kebakaran yang terjadi ditempatnya bekerja.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.